Solusi Saham

SELAMAT DATANG DI SOLUSISAHAM SANGAT SENANG JIKA DAPAT MEMBANTU ANDA , SEMUA YANG DATANG SEBAGAI TAMU AKAN TINGGAL SELAYAKNYA SAUDARA

ARTIKEL

Tuesday, 24 March 2009

BERITA GLOBAL

Berita

Kontrak Derivatif Danareksa Disetop

PT Danareksa (Persero) menghentikan kontrak derivatif dengan PT Bank Permata Tbk, menyusul kerugian yang diderita BUMN itu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Laba CSAP 2008 Melonjak 67%

Perusahaan distribusi dan jaringan ritel modern bahan bangunan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih 2008 sebesar 67% menjadi Rp 56,22 miliar dibandingkan Rp 33,49 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

WIKA Peroleh Laba Bersih Tertinggi 2008

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) membukukan laba bersih tahun 2008 sebesar Rp 156 miliar, naik 21% dibanding tahun 2007 sebesar Rp 129 miliar. Pertumbuhan penjualan dari sektor jasa konstruksi mendongkrak kinerja perseroan.

CAR BDMN Capai 20,8%

PT Bank Danamon Tbk memproyeksikan rasio kecukupan modal (capital adequancy ratio/CAR) akan meningkat menjadi 20,8% dari posisi 15,4% setelah meraup dana dari penawaran saham terbatas (rights issue) sebesar Rp4 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Wall Street Membara Berkat Rencana 'Pembersihan' Bank

Wall Street membara dengan lonjakan tajam mencapai 7 persen, setelah pemerintah AS mengumumkan detail dari rencana pembersihan bank-bank dari aset-aset macet.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

‘Currency Swap’ China Sulap Rupiah?

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Selasa (24/3) masih akan menguat. Sentimen positif berasal dari ekspektasi pelemahan dolar AS dan penandatanganan currecy swap antara Indonesia dan China.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Peringkat ADMF Tetap idAA-

PT Pemeringkat Efek Indonesia menetapkan peringkat idAA- terhadap PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk dan obligasi II/2006 senilai Rp750 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Pelemahan Greenback Topang Rupiah

Pelemahan nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia menjadi underlying penguatan rupiah. Rupiah terus mengalami penguatan signifikan hingga mencapai Rp11.500 per dolar AS pada perdagangan kemarin.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kredit Vendor TLKM US$200 Juta, Telkomsel Jajaki Penerbitan Obligasi

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk akan memfinalisasi vendor financing senilai US$200 juta guna mendukung belanja modal perseroan tahun ini yang menembus US$2,1 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Saham ASII Makin Ngacir

Kendati pelemahan permintaan akibat krisis global, menekan berbagai sendi ekonomi, peluang bagi PT Astra International (ASII) masih terbuka. Hal ini tak lepas dari posisi perseroan sebagai pemimpin pasar di industri otomotif.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.


RIGHTS ISSUE RP 4 TRILIUN, Asia Financial Serap Saham Baru BDMN

Pemegang saham mayoritas PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), Asia Financial (Indonesia) Pte Ltd, menyatakan kesanggupannya mengeksekusi 67,9% saham dari total saham baru yang diterbitkan Bank Danamon senilai Rp 4 triliun.

Dow Jones Melesat 497,48 Poin Dipicu Spekulasi

Saham AS mengalami reli, melampaui kenaikan tertajam dua pekan pada bursa itu sejak 1938, karena para investor berspekulasi rencana pemerintahan Obama untuk membersihkan perbankan dari aset beracun bakal mendongkrak pertumbuhan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Sektor Finansial Angkat Bursa Asia

Bursa-bursa di Asia menguat yang dimotori oleh sektor finansial dan perusahaan pertambangan, setelah pemerintah AS mengumumkan detail dari rencana pembersihan bank-bank dari aset-aset macet.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kebijakan AS Angkat Bursa Jepang

Harga saham di Jepang menguat sehingga membuat indeks� Topix meningkat untuk ketujuh harinya setelah dipengaruhi oleh berita mengenai pemerintah AS mengumumkan detail dari rencana pembersihan bank-bank dari aset-aset macet.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Infrastruktur Dongkrak Laba Bersih WIKA 21%

PT Wijaya Karya Tbk membukukan laba bersih 2008 senilai Rp156 miliar, atau naik 21% dibandingkan dengan capaian 2007 senilai Rp129 miliar. Proyek infrastruktur menopang kinerja tersebut.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Indeks BISNIS-27 Ukir Level Tertinggi

Pemodal pada hari ini diperkirakan mencermati kelanjutan aliran dana dari investor asing, sebelum kembali melanjutkan aksi pembelian.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

DGIK Cari pinjaman Rp125 miliar

PT Duta Graha Indah Tbk mencari pinjaman senilai Rp125 miliar dari sejumlah bank untuk menambah modal kerja perseroan pada tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

2009, Investasi Saham Dapen Rp 12 T

Dana pensiun (Dapen) akan menginvestasikan sebesar Rp 10,18 – Rp 12,2 triliun atau sekitar 10-12% dana kelolaannya pada saham sepanjang 2009. Dana kelolaan diproyeksikan naik sekitar 5% dari Rp 97 triliun menjadi Rp 101,85 triliun.

Midsummer Lepas 0,33% Saham BISI

Midsummer Limited melepas sebanyak 10 juta sahamnya pada PT Bisi International Tbk (BISI) senilai Rp 19,1 miliar. Pihaknya melepas saham tersebut dengan harga Rp 1.910 per saham pada 10 Maret 2009.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Konsorsium INDY Dapat Pinjaman US$ 525 Juta

Konsorsium yang dibentuk oleh PT Indika Energy Tbk (INDY) bersama Marubeni Corp, Korea Midland Power Co Ltd, dan Samtan Co segera memperoleh pinjaman senilai US$ 525 juta. Pinjaman tersebut untuk membiayai pembangunan pembangkit listrik di Cirebon.

Saham Semen, Pilihan Bagi yang Sabar

Maret ini, mestinya, menjadi masa panen bagi produsen semen. Pasalnya, sejumlah proyek Departemen Pekerjaan Umum (PU), yang tendernya dimulai sejak November tahun lalu, akan segera dimulai. Baik itu proyek pembangunan jalan, irigasi, santitasi, mau pun instalasi air bersih.

Semester II, NISP Buka Unit Usaha Syariah

Krisis keuangan global tak mematahkan niat PT Bank OCBC NISP Tbk untuk terus berekspansi. Bank ini berniat membuka Unit Usaha Syariah (UUS) pada semester kedua tahun ini atau paling telat awal 2010.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Harga Emas Spot Pagi Ini US$941,80 per Ounce

Harga emas di pasar spot pagi ini tercatat pada US$941,80 per ounce atau melemah dari posisi kemarin yang berada pada tingkat US$949,50 per ounce, seperti yang diungkapkan oleh siaran televisi CNBC Asia, pagi ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Spektakuler, Indeks Wall Street Naik

Bursa Wall Street tampil mempesona dengan menguat tajam pada perdagangan Senin (23/3/2009) waktu setempat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

BDMN Belum Dapat Gugatan dari EKN

Manajemen Bank Danamon mengaku hingga kini belum mendapat gugatan resmi dari PT Esa Kertas Nusantara (EKN). Meski begitu saat ini Bank Danamon terus berupaya memilih jalan damai untuk menyelesaikan sengketa dengan nasabahnya itu.

Saham Eropa Terkatrol Rencana Depkeu AS

Saham Eropa menanjak ke tertinggi satu bulan karena para pemodal berspekulasi rencana pemerintahan Obama untuk membersihkan perbankan dari aset beracun akan mendongkrak pertumbuhan, serta investor Mark Mobius menyatakan bursa yang bergairah telah dimulai.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Rugi Kurs Bengkak, WIKA Tetap Bukukan Laba

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berhasil membukukan peningkatan laba bersih tahun 2008 mencapai 20,827 persen menjadi Rp156,034 miliar, bila dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya yang membukukan Rp129,138 miliar.

Rupiah Masih Punya Tenaga Menanjak

Melemahnya dolar Amerika masih menjadi faktor dominan menguatnya rupiah pada perdagangan Selasa (24/3/2009).

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Harga Minyak Kembali Membumbung ke USD53,8

Luar biasa, dalam waktu singkat harga minyak kembali melonjak ke level tertinggi dalam tiga bulan, yakni naik USD1,73 ke level USD53,8 per barel.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Penguatan Rupiah Belum Terbendung

Rupiah terus melaju ke zona hijau terimbas banyaknya sentimen positif yang ada di pasar. Penguatan mata uang lokal ini makin tak terbendung yang pada Selasa pagi ini sudah nangkring di posisi 11.350 per dolar AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Monday, 23 March 2009

REKOMENDASI ETRADING

Title : TLKM (Rp 7.100) - Sell on Strength

Menguat signifikan kemarin dan keluar dari upper level Bollinger dengan resistance
berikutnya di 7300. Sangat rawan koreksi untuk keluar dari Overbought area dengan
bearish confirmation di 6900 dan support berikutnya di 6400 dan 6150..

Trading Range: 6150 - 7300


Title : PTBA (Rp 6.650) - BUY

Momentum bearish telah berakhir dan sedang berkonsolidasi di kisaran
level 6550 - 6750. Akan memasuki momentum bullish jika berhasil menembus
level 6750 dengan resistance berikutnya di level 7050 dan 7400.

Trading Range: 6450 - 7400



Title : INDF (Rp 890) - BUY

Bergerak dalam bullish channeling dengan resistance berikutnya di 910.
Masih berpeluang menguat menuju level 950 dan 980 seiring kuatnya
momentum bullish. Rekomendasi jual di atas level 950. Support sekarang di 870.

Trading Range: 870 - 980

ANALISA

Analisa

Prediksi Investor Daily 23 Maret 2009: Profit Taking Bayangi Indeks

Kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 2,52% sepekan lalu mendorong transaksi saham rawan aksi ambil untung (profit taking) awal pekan ini. Kekhawatiran profit taking juga didorong pelemahan indeks Wallstreet akhir pekan lalu.

BERITA GLOBAL

Berita

S&P/ASX 200 Terangkat Ke Posisi 3.476,80

Indeks S&P/ASX 200 Australia terangkat 0,3% menjadi 3.476,80 pada pkl. 10:30 di Sydney, kenaikan tertinggi sejak 19 Maret.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

META Patok Pertumbuhan 30%

PT Nusantara Infrastructure Tbk mematok pertumbuhan kinerja 30% pada tahun ini berkat sumbangan pendapatan jalan tol Makassar yang beroperasi penuh pada tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Rupiah Bisa Lanjutkan Penguatan

Penguatan rupiah diperkirakan masih akan berlanjut karena potensi pelemahan dolar AS terhadap mata uang utama dunia masih terjadi. Pasokan dolar AS di pasar juga mulai menuju normal.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Laba CSAP Melonjak

PT Catur Sentosa Adiprana Tbk membukukan laba bersih 2008 senilai Rp56,2 miliar, atau melonjak 67% dibandingkan dengan capaian 2007 senilai Rp33,5 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

INTP Tunda Investasi

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk menunda rencana investasi perseroan guna peningkatan kapasitas perseroan. Padahal, rencana investasi perseroan hingga 3 tahun ke depan semula direvisi hingga menjadi US$1,39 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Merger BUMN Farmasi Belum Direstui, Saham KAEF dan INAF Melonjak 79,61% dan 70,07%

Departemen Keuangan belum merestui merger PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma Tbk, kendati Kementerian BUMN telah mengumumkan rencana itu secara resmi pada Selasa pekan lalu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Bank Dunia Beri Pinjaman Lunak

Bank Dunia menyetujui pinjaman lunak untuk Indonesia senilai US$50 juta untuk proyek Dam Operational Improvement/Safety.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Pasar Farmasi Diprediksi Stagnan

GP Farmasi memprediksikan pasar farmasi nasional pada tahun ini akan stagnan dengan proyeksi angka penjualan sekitar Rp28 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Obama Ingatkan Bahaya Sistemik Jika Institusi Finansial Bangkrut

Presiden Obama mengingatkan munculnya bahaya sistemik yang berpotensi memicu depresi ekonomi jika institusi-institusi finansial besar bangkrut. Namun ia meyakinkan bahwa hal itu tidak akan terjadi.

Investor Asing Bidik Properti RI, Investor Asing Bidik Properti RI

Sejumlah investor asing mulai membidik pasar properti Indonesia dengan bergabung bersama developer nasional untuk mengembangkan proyek baru.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Rupiah Masih Dimungkinkan Menguat

Rupiah pada perdagangan hari ini, Senin (23/3/2009) masih akan mengalami penguatan seperti pekan lalu.Di samping karena pelemahan dolar Amerika, penguatan rupiah ini juga adalah akibat dari akan diadakan lelang surat berharga.

700 Nasabah Ikuti Kompetisi Online Trading

Lebih dari 700 investor ritel siap berkompetisi perdagangan saham secara online mulai Senin (23/3) hingga 5 Juli 2009. Mereka akan memperebutkan hadiah uang senilai Rp 300 juta dan puluhan unit black berry. Kompetisi tersebut diprakarsai PT etrading Securities dan Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI).

Laba BLTA Mengkilat 105%

PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) berhasil membukukan peningkatan laba bersih tahun 2008 mencapai 105,26 persen menjadi Rp1,557 triliun, dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya yang mencatatakan Rp758,982 miliar.

Harga Spot Emas Turun ke US$949,50/ounce

Harga emas di pasar spot pagi ini tercatat di posisi US$949,50 per ounce atau melemah dari akhir pekan lalu yang di US$951,85 per ounce.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BNBR Lunasi Repo Rp 203 M

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akan melunasi transaksi gadai (repurchase agreement/repo) saham senilai Rp 203 miliar kepada PT PNM Investment Management pada Mei 2009.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

INDX Kaji Rights Issue

PT Indoexchange Tbk mengkaji ulang komposisi penerbitan saham baru perseroan (rights issue) terkait dengan perubahan nilai akuisisi Indoexchange atas Radikal Rancak Sdn Bhd menjadi Rp8 miliar dari semula Rp5,4 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Saham Asia Terkerek Optimisme Stimulus Jepang

Saham Asia menguat, dimotori oleh perbankan dan perusahaan tambang, karena optimisme Jepang akan meningkatkan upaya untuk membantu perekonomiannya dan kenaikan harga komoditas.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kinerja Emiten Gairahkan Bursa

Pemodal sepanjang perdagangan pekan ini diperkirakan mengantisipasi kinerja akhir tahun lalu perusahaan publik yang mulai marak dipublikasikan menjelang pekan terakhir bulan ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Krisis Hambat Aksi Akuisisi SMGR, Tanpa Kontrak Jangka Panjang, Biaya Batu Bara Naik 10%

Sejak akhir 2007, manajemen PT Semen Gresik Tbk berambisi menjadi pemain kunci di kawasan Asia dengan mengakuisisi perusahaan semen di negara lain. Krisis global memaksa perseroan memendam dulu rencana prestisius itu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

TLKM Berbenah Hadapi Persaingan

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) merupakan perusahaan penyelenggara layanan informasi dan telekomunikasi dengan layanan terlengkap dan jaringan terbesar di Indonesia.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Friday, 20 March 2009

REKOMENDASI TRADER

AMBIL BUMI BUY ( 720 -740 )

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan membagi dividen sebesar 15% dari laba bersih 2008. Tahun lalu, laba bersih perseroan lebih dari US$ 600 juta. Sumber Investor Daily mengatakan, rencana pembagian dividen itu menjadi momentum kenaikan harga saham perseroan.

BUY ANTM ( 1070 - 1080 )

ANTM Masih berpotensi naik hari ini.


One day trading PTBA

PTBA masih berpotensi naik hari ini.. securities yang megkoleksi adalah ZP,YU,KZ


REKOMENDASI ETRADING

Title : ANTM (Rp 1.070) - BUY


Momentum bearish telah berkurang dan sedang terkonsolidasi dengan bullish confirmation
jika menembus level 1090. Berpeluang memasuki momentum bullish jika level ini tertembus
dengan target resistance berikutnya di 1130 dan 1180.

Trading Range: 1060 - 1180

Title : INDF (Rp 890) - BUY

Bergerak dalam bullish channeling dengan resistance berikutnya di 910.
Masih berpeluang menguat menuju level 950 dan 980 seiring kuatnya momentum bullish.
Rekomendasi jual di atas level 950. Support sekarang di 870.

Trading Range: 870 - 980


Title : GGRM (Rp 5.150) - Buy on Weakness


Masih berada dalam bearish momentum dengan tahanan support kuat di level 4925.
Rekomendasi beli dibawah level 5100 seiring Stochastic telah memasuki Oversold area.
Target resistance berikutnya di 5300 dan 5550.

Trading Range: 4925 - 5550


Title : INCO (Rp 2.125) - SELL

Gagal meneruskan momentum penguatan setelah gagal bertahan di atas level 2150.
Berpeluang membentuk reversal top dan terkoreksi dengan target support pertama
di level 2050 dan 1980.

Trading Range: 1980 - 2150



BERITA GLOBAL

Berita

Pinjaman Siaga Bisa Tambah

Bank Indonesia meyakini ada peluang bagi pemerintah untuk mendapatkan tambahan pinjaman siaga senilai US$1 miliar dari Islamic Development Bank (IDB) dan Pemerintah Prancis.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Simalakama The Fed Jatuhkan Dow Jones

Setelah menguat pada sesi perdagangan Rabu (18/3) berkat rencana the Fed, pada perdagangan Kamis (19/3) harga saham di Wall Street kembali melorot, dan uniknya, penyebabnya adalah the Fed juga.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Alamak! Minyak Lampaui US$ 51

Harga minyak mentah melonjak lebih dari 7%, Kamis (19/3), hingga melampaui level US$ 51 per barel setelah Federal Reserve mengumumkan rencana baru untuk memerangi resesi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Pemerintah Bentuk Badan Pengelola Batu Bara

Pemerintah akan membentuk badan pengelola batu bara untuk mengatur pemanfaatan komoditas tersebut di pasar domestik sehingga bisa memberikan jaminan keamanan pasokan batu bara.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


The Fed Makin Agresif

Federal Reserve menaikkan target pembelian surat berharga yang terkait dengan kredit pemilikan rumah bermasalah sampai dengan US$750 miliar, menjadi total US$1,25 triliun selama 2009.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Komoditas Kian Mahal, Harga Angkut Internasional Dikeluhkan

Kenaikan harga komoditas pangan strategis di dunia kemungkinan masih akan terus berlanjut sampai akhir tahun, sehingga mulai memengaruhi harga jual produk pangan di dalam negeri.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Cegah Kasus AIG, Bonus Pejabat Perusahaan Bailout Dipajaki 90%

AS tak mau kasus bonus AIG terulang. DPR AS pun meloloskan UU yang akan menetapkan pengenaan pajak hingga 90% untuk bonus yang diterima para petinggi perusahaan penerima bailout.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Laba Bersih META Anjlok 68,79%

Laba bersih PT Nusantara Infrastructure Tbk pada 2008 merosot 68,79% menjadi Rp6,38 miliar dibandingkan dengan perolehan 2007 yaitu Rp20,44 miliar akibat lonjakan beban bunga bersih.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Wall Street Melorot, Minyak Melonjak

Efek The Fed pudar dan saham-saham kembali bergerak melemah. Sementara harga minyak justru merangsek menembus lagi level US$ 50 per barel.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Divestasi Saham EXCL Terancam Batal, TM International Rights Issue US$1,4 Miliar

TM International Berhad mengisyaratkan pembatalan penerbitan saham baru (rights issue) PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) yang direncanakan berlangsung tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Pemeringkat Usul Modal Tak Diatur

Perusahaan pemeringkat efek (credit rating) mengusulkan otoritas tidak membatasi modal disetor dengan alasan kondisi keuangan perusahaan sangat bergantung pada situasi pasar modal yang volume perdagangannya masih rendah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Solusi Pratama Calon Pemenang Tender, BTEL Akan Kantongi Rp390 Miliar

PT Solusi Tunas Pratama kemungkinan memenangi tender penjualan 543 menara telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk senilai bersih Rp390 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Soetrisno Bachir Lepas Saham BUMI, Penjualan Melalui Samuel Sekuritas Capai Rp234,97 Miliar

Pengusaha nasional Soetrisno Bachir melepas portofolionya berupa saham perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia yaitu PT Bumi Resources Tbk dalam sepekan terakhir.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BNLI Gandeng St. Moritz

PT Bank Permata Tbk menjalin kerja sama dalam pembiayaan pemilikan apartemen The St. Moritz Penthouse & Residences yang terletak di Puri Indah Jakarta Barat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Berita

Euro Stoxx 50 Mendaki 1% ke 2.039,58

Euro Stoxx 50 Index, yang menjadi patokan bagi negara pengguna mata uang euro, mendaki 1% ke 2.039,58. Sedangkan Dow Jones Stoxx 600 menanjak 0,7% ke 171,87, dan Dow Jones Stoxx 50 Index naik 0,4% ke level 1.763,64.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Ratchaburi Akuisisi 40% Saham TRUB di PLTU Kuala Tanjung

Ratchaburi Electricity Generating Holding PCL mengambil alih 40% saham PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB) di proyek PLTU Kuala Tanjung, Sumut. Dengan akuisisi itu, saham Truba berkurang menjadi 40%, sedangkan sisanya 20% dimiliki perusahaan lokal, PT Ranyza Energi.

Pembayaran Utang Dolar Hantui Rupiah

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat (20/3) berpotensi menguat terbatas. Namun permintaan dolar AS di pasar domestik masih tinggi terkait kebutuhan pembayaran utang pemerintah dan swasta. Rupiah pun rentan koreksi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS ke 11.885

Posisi mata uang rupiah terhadap dolar AS pagi ini tercatat di 11.885, atau menguat dibandingkan kemarin yang di level 11.940.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Rupiah Bisa Berbalik Arah

Tren penguatan rupiah yang terjadi pekan ini bisa berbalik arah karena aksi ambil untung pelaku pasar. Rupiah akan mulai mengalami koreksi meski tetap di bawah level 12.000/US$.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

BUMI Roadshow Bidik Investor Asing

Bumi Resources sedang menggelar serangkaian pertemuan dengan forum investor di negara-negara barat guna membidik investor asing kembali masuk borong saham BUMI di pasar sekunder.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Keterpukan US$ Angkat Emas ke Tertinggi 6 Bulan

Harga emas di pasar spot hari ini tercatat berada di US$951,85 per ounce atau menguat dibandingkan level US$927,80 yang tercatat kemarin.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Minyak Naik Sampai US$50,85 per Barel

Harga minyak bergerak naik pada minggu kelima, terlama dalam 11 bulan, setelah naik di atas US$50 per barel dipicu rencana Federal Reserve untuk memulihkan pertumbuhan melalui belanja US$1 triliun untuk membeli obligasi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Standard & Poor's 500 Index Turun 1,3%

Bursa AS turun memangkas reli di pasar global, disebabkan saham-saham finansial jatuh untuk pertama kali dalam 3 hari menyusul tumbuhnya sikap skeptis atas rencana Federal Reserve membeli obligasi untuk memulihkan ekonomi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ADB Batalkan Sebagian Pinjaman, Ketidaksiapan Proyek Penyebab Pembatalan Utang

Bank Pembangunan Asia (ADB) melakukan penundaan pencairan dana dan pembatalan terhadap sejumlah pinjaman proyek dan pinjaman program untuk Indonesia pada tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Thursday, 19 March 2009

REKOMENDASI TRADER

ANTM
saya memprediksi harga antm masih murah.. dan masih akan rebound ke 1120

BUMI
Bumi hari ini akan di main kan oleh sejumlah securities ke harga 770.
apabila tembus di 870.. maka Bumi akan di tutup di harga 800..


Rumor

Rumor Pasar Investor Daily 19 Maret 2009

Harga saham PT Jaya Pari Steel Tbk (JPRS) akan dikerek ke level Rp 500, sebelum akhir Maret ini. Menurut sumber Investor Daily, kabar di pasar mengenai rencana pembelian 66,3% saham perseroan oleh perusahaan baja multinasional, Pohang Iron and Steel Company (Posco), menjadi momentum kenaikan harga saham.

REKOMENDASI ETRADING

Title : MIRA (Rp 670) - SELL

Untuk meneruskan momentum bullish, harus ditutup diatas level 700 hari ini,
sementara jika melemah dibawah 650 sebagai konfirmasi bearish.
Cenderung melemah seiring momentum bullish mulai hilang.
Target support berikutnya di 540 dan 490.
Diperkirakan akan bergerak sideway di rentang ini..

Trading Range: 490 - 720


Title : BBRI (Rp 4.150) -SELL

Mirip seperti BBCA namun baru kehilangan momentum bullish kemarin setelah gagal bertahan
di atas 4200. Berpeluang terkoreksi dengan bearish confirmation di 4075.
Support berikutnya di 3800 dan 3575. Rekomendasi beli dibawah 3800. Stochastic confirm bearish.

Trading Range: 3575 - 4350


Title : BBCA (Rp 2.800) - SELL

Kehilangan momentum bullish setelah menembus support bullish dan mulai terkonsolidasi.
Berpeluang terkoreksi dengan bearish confirmation jika menembus level 2750.
Support berikutnya di 2550 dan 2300. Rekomendasi beli di bawah 2550. Stochastic confirm bearish.

Trading Range: 2300 - 2900

BERITA GLOBAL

Berita

APEX Jajaki Obligasi Rp1 Triliun, MIRA Akuisisi Tambang Senilai US$40 Juta

PT Apexindo Pratama Duta Tbk menjajaki emisi obligasi senilai Rp1 triliun guna memenuhi belanja modal bagi ekspansi perusahaan minyak dan gas itu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

WOMF Raih Kredit Rp5 Triliun

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) memperoleh komitmen kredit dari PT Bank Internasional Indonesia Tbk senilai Rp5 triliun dalam bentuk fasilitas pembiayaan bersama (joint financing).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Batu Bara & CPO Dongkrak Kinerja Ekspor

Kendati ekspor tahun ini diprediksikan mengalami kontraksi, beberapa produk ekspor, antara lain minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), batu bara, dan gas masih akan menyokong kinerja ekspor nasional dari segi volume.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Ekspor Timah Babel Turun

Ekspor timah Bangka Belitung (Babel) pada Januari 2009 ke Singapura dan Malaysia turun drastis hingga 87,64%, dibandingkan dengan Januari 2008.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Kestrel Tender Offer CTBN Rp 524 M

Kestrel Wave Investment Ltd, perusahaan investasi bermarkas di Hong Kong, segera melangsungkan penawaran tender (tender offer) sekitar 20,16% saham publik PT Citra Tubindo Tbk (CTBN). Nilai penawaran itu mencapai Rp 524,16 miliar.

Hebat! Wall Street Masih Tancap Gas

Saham-saham di Wall Street menguat pada perdagangan Rabu (18/3) setelah muncul kejutan dari Federal Reserve bahwa bank senral itu akan membeli Treasury bonds jangka panjang.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Ups! Emas Hitam Rontok Lagi

Setelah ditutup menguat hampir menyentuh level US$ 50 per barel Selasa (17/3), akhirnya harga minyak mentah kembali melemah pada perdagangan Rabu (18/3).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Kongres AS 'Habisi' Petinggi AIG

Bonus untuk para pejabat AIG telah memicu kemarahan, rakyat, pemerintah dan Kongres AS. AIG dinilai arogan dan serakah dengan memberikan bonus hingga US$ 165 juta.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Wall Street Semarak oleh Keputusan The Fed

Wall Street semakin bersemangat setelah Bank Sentral AS membuat langkah yang mengejutkan dengan membeli surat-surat berharga berjangka panjang milik pemerintah AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

The Fed Tahan Suku Bunga, Tambah US$ 1 Triliun ke Perekonomian

Bank Sentral AS akan memompakan tambahan dana sekitar US$ 1 triliun ke perekonomian AS, guna mengangkat perekonomian dari jurang resesi. The Fed juga memutuskan mempertahankan suku bunga.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Sektor Finansial dan Elektronik Angkat Nikkei 225

Indeks Nikkei 225 naik 23,04 poin atau 0,3% menjadi 7.872,17 pada penutupan perdagangan di Tokyo kemarin. Indeks Topix juga menguat 4,03 poin atau 0,5% menjadi 764,67.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Indeks S&P 500 Tertekan 0,2% ke 790,10

Kontrak pada indeks Standard & Poor’s 500 yang jatuh tempo pada Juni tertekan 0,2% menjadi 790,10.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Laba Bersih KAEF Rp57,89 Miliar

PT Kimia Farma Tbk selama 2008 membukukan laba bersih sebesar Rp57,89 miliar, atau mengalami kenaikan 10,52% dari periode sebelumnya sebesar Rp52,19 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ANTM Incar Dua Tambang Emas

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menjajaki dua tambang emas untuk diakuisisi pada tahun ini guna menambah cadangan komoditas tersebut bagi perseroan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Pagi Ini, Nikkei Melesat Lagi

Saham-saham Jepang kembali mengalami kenaikan hari ini. Dengan demikian, sudah lima hari terakhir bursa Jepang mengalami bullish. Adanya keinginan The Federal Reserve untuk membeli obligasi sebesar US$ 1 triliun untuk memicu optimisme pasar menjadi salah satu penyebabnya.

Karena The Fed, Wall Street Tambah Kuat 90 Poin

The Federal Reserve membuat Wall Street kembali pulih; dan juga membuat pasar surat berharga tersurung mumbul.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

‘Foreign Inflow’ Bisa Topang Rupiah

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis (19/3) berpotensi menguat dalam kisaran terbatas. Hal ini dipicu dugaan adanya aliran dana asing masuk ke pasar domestik. Namun, koreksi terhadap dolar AS bisa berbalik arah.

The Fed Semangati Wall Street

Pernyataan dari The Federal Reserve (The Fed) yang menyebutkan Bank Sentral AS tersebut, akan membeli Treasury Bonds jangka panjang 10 tahun, memicu harga saham di bursa Wall Street menguat, hingga melompat tinggi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com

Minyak Mentah Melemah USD48

Harga minyak mentah dunia kembali melemah ke level USD48 per barel, setelah sehari sebelumnya hampir menyentuh level psikologis USD50 per barelnya, pada penutupan perdagangan Rabu (18/3/2009).

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com

IHSG Menunggu Kelanjutan Dow Jones

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksikan masih mengikuti pola pergerakan eksternal.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com

Harga Emas Spot Pagi Ini US$927,80 per Ounce

Harga emas di pasar spot hari ini bertengger di posisi US$927,80 per ounce pagi ini atau menguat dibandingkan dengan kondisi kemarin US$913,15, menurut siaran televisi CNBC.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Euro Stoxx 50 Naik 0,3% di 2.019,19

Dow Jones Stoxx 600 melemah 0,8% menjadi 170,76. Dow Jones Stoxx 50 Index tertekan 0,8% ke 1.757,56. Indeks Euro Stoxx 50, yang menjadi patokan bagi sejumlah negara pengguna euro, terangkat 0,3% menjadi 2.019,19.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Rupiah Hitung Dampak The Fed

Langkah the Fed membeli surat utang pemerintah AS secara besar-besaran mulai diperhitungkan. Pembelian tersebut bisa membuat perhatian investor valas beralih ke pasar AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Standchart Biayai TLKM US$ 140 Juta

Standard Chartered Bank berniat mengucurkan pinjaman senilai US$ 140 juta atau sekitar Rp 1,68 triliun kepada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Dana untuk menambah belanja modal tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Wednesday, 18 March 2009

REKOMENDASI TRADER

ANTM
Untuk menjawab pertanyaan investor.. tentang ANTM, saya mem-prediksikan masih dapat akan menguat ke 1200.. untuk hari ini saya prediksi ANTM ditutup rebound.

PTBA
Untuk saham ini sangat bagus untuk di ambil saat ini.. karena bakal akan rebound ke 7100, dng sekurities besar yang akan mendukung pada hari ini..

Rumor

ITMG

Sejumlah hedge fund asing maupun lokal akan memburu kembali saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dalam jangka pendek. Menurut sumber Investor Daily, adanya kabar mengenai rencana perseroan membagi dividen di atas 50% dari laba bersih 2008 bakal menjadi momentum akumulasi saham.


REKOMENDASI ETRADING

Title : PGAS (Rp 1.890) - Buy on Weakness

Masih berada dalam momentum bearish setelah membentuk reversal top kemarin.
Berpeluang melanjutkan koreksi ke level support pertama di 1850 dan kedua di 1780.
Rekomendasi beli di bawah level 1850.

Trading Range: 5150 - 5800


Title : PTBA (Rp 6.750) - Buy on Weakness

Masih menyisakan sedikit momentum bearish dengan support kuat di 6550.
Rekomendasi beli di level support penting di 6700 dengan potensi reversal seiring
Stochastic telah Oversold.
Bullish confirmation di level 6900 dengan resistance berikutnya di 7150 dan 7400.

Trading Range: 6550 - 7400

Title : ASII (Rp 12.600) - SELL

Telah kehilangan momentum bullish setelah gagal menembus resistance 13400.
Membentuk reversal top sebagai konfirmasi bearish dengan target support berikutnya
di level 12150 dan 11550. Rekomendasi beli dibawah level 11550.

Trading Range: 11050 - 13050

Title : AALI (Rp 12.200) - Buy on Weakness

Berada dalam trend bearish jangka pendek meski momentum bearish mulai terbatas
seiring telah memasuki oversold area.
Support berikutnya di 11800 dengan rekomendasi beli di level 12000.
Bullish confirmation di level 12500 dengan resistance berikutnya di 12900 dan 13450.

Trading Range: 11800 - 13450



BERITA GLOBAL

Berita

BSDE Garap Klaster Baru

PT Bumi Serpong Damai Tbk akan mengembangkan enam klaster hunian baru The Icon secara bertahap di lahan 74 hektare.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Berita

SMGR Kaji Penerbitan Sukuk

PT Semen Gresik Tbk mengkaji penerbitan sukuk yang dikombinasikan dengan pinjaman bank dalam rangka memenuhi kebutuhan pendanaan perseroan senilai Rp5,2 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BNBR Restrukturisasi Utang Rp1,4 Triliun

PT Bakrie & Brothers Tbk berpotensi mencatatkan kenaikan beban bunga menyusul perpanjangan jangka waktu utang dan kenaikan suku bunga surat promes senilai Rp1,4 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Aduan Nasabah RBS Ditunggu

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menunggu pengaduan dari nasabah kontrak pengelolaan dana (KPD/discretionary fund) PT PNM Investment Management untuk memuluskan pemeriksaan yang sedang dilakukan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Pengalihan Efek Sarijaya

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menjamin pengalihan rekening efek nasabah PT Sarijaya Permana Sekuritas tidak bermasalah akibat penahanan direktur utama perusahaan Yusuf Rusli akhir pekan lalu oleh Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim).

CPO Terkerek Permintaan, Penurunan Minyak Belum Berpengaruh

Tren kenaikan permintaan minyak sawit mentah dari China dan India mulai mendongkrak harga komoditas itu di bursa Malaysia, meskipun perekonomian global masih disibukkan krisis kredit dan keuangan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Nilai Pasar Merger Capai Rp5 Triliun, KAEF dan INAF Perkuat Pasar Obat Generik

Pemerintah akhirnya memilih opsi merger PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma Tbk. Nilai pasar gabungan dua BUMN farmasi itu diperkirakan mencapai Rp5 triliun, dan total aset Rp2 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BBRI Isyaratkan Laba Lampaui Rp5 Triliun

Laba PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk pada 2008 tembus di atas Rp5 triliun, lebih besar dibandingkan dengan periode sebelumnya yang Rp4,8 triliun. Lonjakan penyaluran kredit menjadi menopang pendapatan bank pelat merah itu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Debitur AGRO Ngemplang

Sebanyak 14 obligor PT Bank Agroniaga Tbk ngemplang utang sekitar Rp100 miliar dari total nilai kredit bermasalah sebesar Rp118 miliar, sehingga membuat rasio kredit bermasalah bank publik itu masih di level 6,15%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Mendag: Laju Ekspor Akan Negatif

Pemerintah membuka peluang revisi kembali target ekspor 2009 ke arah zona negatif, menyusul koreksi turun target pertumbuhan ekonomi dunia menjadi minus 0,5%-1,5%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

SMAR Bangun Pabrik Minyak Goreng 1.000 Ton

PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (Smart)-perusahaan yang bergerak di perkebunan sawit dan minyak goreng-menjadwalkan proyek pembangunan pabrik minyak goreng berkapasitas 1.000 ton per hari di Marunda, Bekasi, akan selesai pada Juli tahun ini.

Berita

Penurunan BI Rate Bisa Berlanjut

BI siap menurunkan BI Rate lagi karena memang ruang penurunannya masih ada. Meskipun diakui penurunan BI Rate tidak akan ampuh untuk memicu penggelontoran kredit lebih banyak lagi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Minyak Turun 1% Jadi US$48,68 per Barel

Harga minyak mentah turun dari posisi tertinggi 3 bulan setelah laporan pemerintah AS mengenai persediaan yang di luar perkiraan pekan lalu dan proses pengilangan yang sedikit bahan bakar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BI: Perlu Kebijakan Moneter "Unconventional"

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom mengatakan kebijakan moneter berupa penurunan suku bunga tidak cukup untuk menstimulus ekonomi, untuk itu diperlukan kebijakan moneter tidak konvensional lainnya.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara News.

Wall Street "Rally" Terdorong Data Perumahan

Saham-saham Wall Street "rally" (naik panjang) pada Selasa waktu setempat, setelah data "housing starts" AS (data bulanan yang menghitung jumlah pembanguan unit perumahan baru -red.) secara mengejutkan melonjak mendorong sentimen pasar, memicu harapan berkurangnya krisis ekonomi, kata para dealer.

Bursa Saham Eropa Ditutup Melemah

Pasar-pasar saham utama Eropa ditutup melemah pada Selasa waktu setempat, menyusul aksi ambil untung, setelah sehari sebelumnya melonjak didukung harapan para investor terhadap pemulihan ekonomi, kata para dealer.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara News.

Rupiah Turun Tipis ke 11.960

Mata uang rupiah pagi ini tercatat di posisi 11.960 per dolar AS atau melemah tipis dari level kemarin yang di 11.950.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Euro Stoxx 50 Tersandung 1,1% ke 2.012,25

Dow Jones Stoxx 600 tertekan 0,7% menjadi 172,05. Dow Jones Stoxx 50 Index melemah 0,7% ke 1.771,97, dan Euro Stoxx 50 Index, patokan bagi negara pengguna mata uang euro, tersandung 1,1% menjadi 2.012,25.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Nikkei 225 Stock Average Naik 1,1%

Bursa Jepang melanjutkan kenaikan hari keempatnya setelah sektor perumahan di AS naik tak terduga dan ekspektasi adanya kebijakan tambahan dari pertemuan bank sentral.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Wall Street Naik Didorong Perumahan dan Finansial

Wall Street bergerak naik didorong data sektor perumahan yang di luar perkiraaan dan spekulasi Federal Reserve akan menguraikan rencana untuk memulihkan perekonomian sementara harga minyak naik ke posisi tertinggi dalam 3 bulan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Menakar Ulang Saham AKRA

Di tengah koreksi harga minyak mentah dunia, PT AKR Corporindo Tbk optimistis membukukan penjualan distribusi minyak tahun ini mencapai 1,2 juta kiloliter atau naik hampir dua kali lipat dari 2008.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Berita

Saham BUMI Saatnya ‘Cut Loss’?

Pada perdagangan Rabu (18/3) saham PT Bumi Resources (BUMI) diprediksi masih diterpa tekanan jual. Pasalnya, secara teknis BUMI sudah mengalami masa konsolidasi lebih dua bulan. Investor pun disarankan jual rugi (cut loss) atas BUMI.

Rupiah Masih Tertekan Tunggu Pemilu

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (18/3) diperkirakan masih bergerak dalam range trading. Investor masih akan memegang dolar sebagai safe haven seiring belum adanya kepastian berakhirnya krisis finansial global.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Trading Aman di Tengah Profit Taking

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (18/3) diperkirakan masih tertekan. Namun beberapa saham masih layak untuk trading seperti TLKM, BMRI dan SMGR. Sedangkan long term, sektor properti lebih oke.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Wow..Minyak Nyaris Sentuh US$ 50

Perekonmian dunia mungkin kembali kebat kebit setelah harga minyak mentah kembali terus merangkak naik dan pada perdagangan Selasa (17/3) sudah nyaris menyentuh level US$ 50 per barel.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Harga Spot Emas Pagi Turun ke US$913,15

Harga emas di pasar spot pagi ini tercatat berada di level Rp357.000 per gram, atau lebih rendah dari posisi Rp361.000 per gram kemarin.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Aturan 'Chain Listing' Rampung Maret

Otoritas bursa tengah mematangkan aturan chain listing yang akan rampung pada akhir Maret 2009.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Suspensi APEX Dicabut di Pasar Negosiasi

Tak membutuhkan banyak waktu ternyata PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) sudah dibuka d pasar negosiasi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Euro Menguat, Dolar AS Tunggu Fed

Mata uang euro menguat setelah hasil jajak pendapat yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor di Jerman. Sedangkan dolar AS tengah menunggu hasil the Fed.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Investor Nyicil Belanja Saham

Investor mulai mencicil belanja sahamnya untuk keperluan jangka pendek. Hijaunya bursa Wall Street dan regional diharapkan ikut menularkan sentimen positif ke IHSG.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Data Perumahan Kejutkan Wall Street

Saham-saham di Wall Street kembali bergerak menguat setelah keluarnya data perumahan yang cukup mengejutkan. Data itu sekaligus memunculkan optimisme bahwa krisis akan segera terkikis.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance