Solusi Saham

SELAMAT DATANG DI SOLUSISAHAM SANGAT SENANG JIKA DAPAT MEMBANTU ANDA , SEMUA YANG DATANG SEBAGAI TAMU AKAN TINGGAL SELAYAKNYA SAUDARA

ARTIKEL

Friday, 8 May 2009

BERITA GLOBAL

Berita

Dow Jones Stoxx 600 Index Turun 0,8%

Bursa Eropa turun untuk pertama kali dalam 6 hari setelah Barclays Plc dan Lloyds Banking Group Plc melaporkan kredit macet kemungkinan membengkak tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Bursa Jepang dan Australia Berjangka Turun

Bursa Australia dan berjangka Jepang turun akibat kekhawatiran pendapatan korporasi masih dalam tekanan dan kenaikan saham dianggap mampu mendorong ke level yang kurang menarik.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

HITS Rugi Bersih Rp 17,1 Miliar

PT Humpus Intermoda Transportasi Tbk (HITS) membukukan rugi bersih perseroan pada triwulan 1-2009 sebesar Rp 17,1 miliar dari Rp 72,68 miliar pada periode sebelumnya menjadi Rp 55,53 miliar pada triwulan 1-2009.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

10 Bank Besar AS Butuh Tambahan Modal US$ 74,6 Miliar

Hasil uji beban atau stress test menunjukkan 10 bank besar AS membutuhkan tambahan modal hingga US$ 74,6 miliar. Bank of America tercatat membutuhkan tambahan modal terbesar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Dow Jones Terenggut 102 Poin

Saham-saham di Wall Street melemah oleh profit taking atas saham-saham teknologi. Namun index futures menguat setelah keluarnya hasil stress test atas bank-bank besar AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Investor Agresif, BUMI ke Rp 2.500

Potensi harga saham PT Bumi Resources (BUMI) ke level Rp 2.500 masih terbuka terdorong faktor positif market dan valuasi yang masih murah. Namun pencapaian level itu sangat tergantung agresivitas investor.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Credit Suisse Miliki 8,08% Saham BTEL

Lembaga Keuangan Singapura Credit Suisse Singapore Branch S/A Long Haul Holdings menempatkan portofolionya sebesar 2,306 milair saham atau 8,08% di PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Laba Bersih INCO US$ 17,2 juta

PT International Nickle Tbk (INCO) mencatat pertumbuhan laba bersih pada triwulan 1-2009 sebesar US$ 17,2 (US$ 0,002 per saham) dibandingkan dengan laba bersih sebesar US$ 139,6 juta (US$ 0,014 per saham) untuk triwulan pertama tahun 2008.

Batas Aman Saham BUMI di Level 1.300

Sekalipun pada perdagangan kemarin saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali menunjukkan kenaikan luar biasa, namun sebetulnya level aman saham sejuta umat ini berada pada harag 1.300.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Transaksi Derivatif RIGS

PT Rig Tenders Tbk membukukan kewajiban derivatif senilai US$1,6 juta per 31 Desember 2008.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Rupiah Akan Terimbas Aksi Profit Taking

Rupiah nampaknya harus waspada terhadap aksi profit taking pada perdagangan Jumat (8/5/2009). Kendati demikian, sebenarnya sentimen positif masih ada untuk rupiah ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Rupiah Menguji Level 10 Ribu

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat (8/5) berpeluang menguat dalam kisaran terbatas, seiring prediksi buyback dolar AS di akhir pekan. Mata uang lokal ini pun akan menguji level 10 ribu per dolar AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Lelang Obligasi Goyang Wall Street

Saham Wall Street merosot pada Kamis (7/5) waktu setempat yang disebabkan lemahnya permintaan pada sebuah lelang obligasi negara AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Pengeluaran INCO Capai US$ 40,3 juta

PT International Nickle Tbk (INCO) membukukan kenaikan pengeluaran barang modal tunai pada triwulan pertama tahun 2009 mencapai US$ 40,3 juta, karena sedang mengerjakan proyek PLTA Karebbe.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Nikkei 225 Stock Average Tergelincir 0,1%

Bursa Jepang turun akibat kekhawatiran atas pendapatan korporasi dan kenaikan belakangan ini mendorong valuasi ke level yang kurang menarik.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Rupiah Akan Terimbas Aksi Profit Taking

Rupiah nampaknya harus waspada terhadap aksi profit taking pada perdagangan Jumat (8/5/2009). Kendati demikian, sebenarnya sentimen positif masih ada untuk rupiah ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Lelang Obligasi Mengecewakan, Wall Street Merosot

Saham Wall Street merosot pada Kamis waktu setempat, karena lemahnya permintaan pada sebuah lelang obligasi negara AS memicu kekhawatiran bahwa otoritas tak akan dapat mempertahankan suku bunga rendah untuk memicu pemulihan ekonomi, kata para dealer.

Harga Minyak Melonjak di Atas 58 Dolar Per Barel

Harga minyak melonjak ditutup di posisi tertinggi enam bulan di atas 58 dolar AS per barel pada Kamis waktu setempat, memperpanjang kenaikan baru-baru ini di tengah harapan bangkitnya kembali permintaan energi menyusul sinyal baru pemulihan ekonomi, kata para dealer.

Dow Jones Terenggut 102 Poin

Saham-saham di Wall Street melemah oleh profit taking atas saham-saham teknologi. Namun index futures menguat setelah keluarnya hasil stress test atas bank-bank besar AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Saham Finansial Tekan Bursa AS

Bursa AS tergelincir dari posisi tertinggi dalam 4 bulan didorong oleh saham finansial, telepon, dan teknologi sementara obligasi pemerintah berjangka 30 tahun jatuh mencapai rekor sejak Februari setelah investor menginginkan estimasi tingginya imbal hasil atas lelang surat berharga senilai US$14 miliar.

Thursday, 7 May 2009

REKOMENDASI TRADER

BUY SAHAM
ENRG, INTP, BNBR, SMGR dan UNVR.

ANALISA IHSG

Analisa

Saham Energi Jadi Andalan IHSG

Melejitnya harga minyak dunia ke level US$ 56,34 per barel akan membuat saham-saham energi bergairan. Indeks Harga Saham Gabungan akan mengandalkan pergerakan harga saham energi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

IHSG Diprediksi Bergerak di 1.750-1.830

IHSG diprediksi bergerak di level 1.750-1.830 dengan memperhatikan pergerakan regional dan harga minyak mentah dunia.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

IHSG Menunggu Cawapres SBY

Bukan hanya politisi, penggiat pasar modal pun kini deg-degan menunggu nama calon wakil presiden kubu Partai Demokrat. Mereka tak terlalu butuh teknokrat ekonomi. Paling tidak, dia punya posisi di perekonomian dan menjamin kemenangan SBY.

IHSG Akan Mencoba di Kisaran 1.800

Analis pasar Modal David Cornelis menelaah, indeks hari ini dalam posisi nanggung antara break out ke atas 1.800 atau tidak kuat untuk mencapai resistennya.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

BERITA GLOBAL

Berita

2 Hari, Transaksi Marjin Rp 1,72 T

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan selama 2 hari kerja untuk transaksi marjin sebesar Rp 1,72 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

ELSA Incar Proyek US$ 160,3 Jt

PT Elnusa (ELSA) mengicar kontrak proyek tahun ini sebesar US$ 160,3 juta.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

MEDC Bantah Lepas Migas di Libya

PT MedcoEnergi Internasional Tbk (MedcoEnergy) membantah kabar adanya rencana untuk melepaskan hak penuh atas aset minyak dan gas (migas) di area 47 yang berada di Libya.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Akuisisi Orchard Maritime Tak Perlu RUPSLB

Akuisisi terhadap 74,16% saham Orchard Maritime Pte Ltd oleh PT Adaro Energy Tbk dinilai tidak mengandung benturan kepentingan sehingga tidak memerlukan RUPSLB.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

LCGP Pakai Dana Rights Issue

PT Laguna Cipta Griya Tbk telah menggunakan seluruh dana hasil penawaran umum terbatas (rights issue) tahun lalu sebesar Rp89,38 miliar untuk mengakuisisi PT Dian Sakti dan modal kerja.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Nilai Tukar Rupiah Turun Pascapenurunan BI Rate

Nilai tukar rupiah terkoreksi tipis setelah pengumuman pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia pada Selasa menjadi 7,25%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Emas Bertahan di Atas US$900

Harga emas meningkat terpicu aksi investor yang menambah jumlah kontrak komoditas menyusul spekulasi masa terburuk resesi ekonomi sudah dilalui.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Empat Investor Minati Saham ELSA

Empat investor bersaing dengan PT Pertamina untuk membeli 37,15% saham PT Elnusa Tbk yang akan dilepas oleh PT Tri Daya Esta.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

WOMF Jajaki Kredit Motor Sport

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) menjajaki pembiayaan sepeda motor sport dengan menggandeng tiga perusahaan yakni PT Kawasaki Motor Indonesia, PT Bajaj Auto Indonesia, dan PT TVS Motor Company Indonesia.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Laba BFIN Melonjak

Laba bersih PT BFI Finance Indonesia Tbk melonjak 27% pada kuartal I/2009 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni dari Rp55,1 miliar menjadi Rp70,4 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.



Cermati Saham Cenko!!!!

PT Central Korporindo International Tbk (Cenko) dikabarkan berencana meningkatkan investasinya pada pembangunan PLTU di Kalimantan dan Riau.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Dividen BBRI Ditetapkan 35%

Pemegang saham Bank Rakyat Indonesia (Bank BRI) menetapkan dividen tahun buku 2008 sebesar 35%, atau turun dari tahun buku sebelumnya sebesar 50% dari laba bersih.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Yes! Wall Street 'Rebound'

Wall Street mencatat kenaikan mantap pada Rabu (6/5) waktu setempat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Harga Spot Emas Pagi Ini US$911,50 per Ounce

Harga spot emas pagi ini naik ke posisi US$911,50 per ounce didorong prospek pemulihan ekonomi dunia, menurut siaran televisi CNBC.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Rupiah Sudah Terlalu Kuat

Rupiah dinilai menguat terlalu cepat sehingga pelaku pasar khawatir terjadi aksi ambil untung. Penguatan rupiah belakangan lebih banyak disokong oleh dana asing jangka pendek yang masuk ke pasar atau hot money.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Pemerintah Minta Dividen BBRI 35%

Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana menarik dividen sebesar 35 persen kepada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dari perolehan laba bersih tahun buku 2008. Jumlah ini lebih rendah dari setoran tahun lalu yang sebesar 50%.

Kenaikan di Bursa Efek Eropa Berlanjut

Indeks di bursa efek Eropa melanjutkan penguatan pada hari kelima dibantu membaiknya kinerja perusahaan mulai dari BNP Paribas SA sampai Bayerische Motoren Werke AG.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Indeks S&P Menguat ke Level Tertinggi

Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat ke level tertinggi dalam empat bulan terakhir, sementara investor berspekulasi bank tidak memerlukan banyak modal.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Saham Menguat, Minyak Meroket

Bocoran dari hasil stress test menunjukkan kondisi perbankan AS tak seburuk bayangan. Ditambah data PHK yang makin berkurang, Wall Street bergerak menguat. Harga minyak mentah pun ikut meroket.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Saham Tambang Masih Favorit

Saham dari emiten pertambangan hingga kini menjadi favorit investor. Diperkirakan saham-saham ini masih menarik dikoleksi hingga beberapa hari ke depan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.



Wednesday, 6 May 2009

REKOM TRADER

Siap Beli Saham ELSA, Pertamina Tunjuk Danareksa

Manajemen PT Pertamina menyatakan kesiapannya membeli saham PT Elnusa Tbk (ELSA) milik PT Tridaya Esta. Untuk mengakuisi saham Elnusa, Pertamina segera menunjuk PT Danareksa Sekuritas sebagai penasihat keuangan (financial advisor).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.



Hmm indeks akan dibawa koreksi sebaiknya untuk anda yang masih menyimpan saham yang sudah naik lebih dari 7% jual aja deh..

saham yang akan saya incar adalah TINS, MIRA, BISI, BHIT, ELSA

ROMUR PASAR

Rumor

RUMOR PASAR INVESTOR DAILY 6 Mei 2009

HARGA saham PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk (SDRA) berpotensi menguat dalam jangka pendek.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

REKOMENDASI ETRADING

Title : TINS (Rp 1.650) - Sell on Strength


Kemarin menguat signifikan dan mendekati level resistance penting di 1740.

Berpeluang terkoreksi di level ini seiring momentum bullish telah terbatas

karena telah memasuki Overbought area.

Bearish confirmation di 1600 dengan support berikutnya di 1480.



Trading Range: 1480 - 1740


Title : BBRI (Rp 6.300) - Sell on Strength



Berada dalam bullish rally kuat dengan target resistance channeling di level 6600.

Rekomendasi jual jika mendekati level ini dengan bearish confirmation di 6150.

Support berikutnya di level 5600 dan 5225.



Trading Range: 5225 - 6600



Title : PTBA (Rp 9.550) - SELL



Kehilangan momentum bullish setelah kemarin gagal menembus level 10000 dan terkoreksi.

Konfirmasi reversal pada Stochastic dan berpeluang terkoreksi dengan target support pertama

di 9250 sebagai konfirmasi bearish. Support berikutnya di 8350.



Trading Range: 8350 - 10000


Title : JSMR (Rp 1.190) - SELL


Masih berada dalam bulish channeling yang kuat dengan support hari ini di 1160.

Berpeluang memasuki bearish trend jangka pendek jika level ini tertembus seiring

hilangnya momentum bullish kemarin. Support berikutnya di 1100 dan 1070.



Trading Range: 1070 - 1230


BERITA GLOBAL

Berita

Kewajiban Derivatif SMDR US$ 4,45 Jt

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) memiliki kewajiban derivatif sebesar US$ 4,45 juta.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

INDX Tunda Rights Issue

Rencana PT Indoexchange Tbk menerbitkan saham baru (rights issue) senilai Rp36,7 miliar tertunda karena belum mendapatkan pernyataan efektif dari Bapepam-LK.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ARTI Lepas Anak Usaha

PT Ratu Prabu Energy Tbk mendivestasi PT Prabu Mutu Mulia, yang merupakan salah satu anak perusahaan PT Lekom Maras.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Prospek Ekonomi Topang Minyak

Harga minyak mentah cenderung stabil di kisaran harga tertingginya dalam 5 bulan terakhir sebagai dampak perbaikan prospek pertumbuhan ekonomi global.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kinerja 8 Broker Rerata -125,5%

Merosotnya volume perdagangan saham selama kuartal I/2009, menyebabkan delapan perusahaan efek membukukan kinerja negatif dengan rata-rata -125,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Utang Tekan Laba BUMI Kuartal II

Laba bersih PT Bumi Resources Tbk dari kuartal II/2009 hingga tahun depan diperkirakan mulai tertekan beban bunga utang jangka panjang senilai total US$1,11 miliar atau setara Rp11,54 triliun yang diperoleh pada tahun lalu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

TMAS Cari Utang Rp110 Miliar

PT Pelayaran Tempuran Mas Tbk mencari pinjaman bank senilai US$10 juta atau setara dengan Rp110 miliar dari total belanja modal yang dipatok pada tahun ini senilai US$15 juta.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Laju PDB 2009 Maksimal 4%

Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan merosot tajam pada kuartal II dan III tahun ini sehingga sepanjang tahun hanya tumbuh di kisaran 3,5%-4%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Bunga Kredit Enggan Ikuti BI Rate

Bank Indonesia akhirnya menurunkan tingkat bunga BI Rate hingga 7,25% atau menyentuh level terendah dalam 4 tahun terakhir, tetapi bank tak kunjung cepat menurunkan bunga kredit.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Saham Bakrie Kembali Berkibar, Kapitalisasi Pasar Melonjak Rp38 Triliun

Kapitalisasi pasar saham tujuh perusahaan Grup Bakrie meroket 214,35% atau Rp38,39 triliun dalam 6 bulan, karena ditopang prospek fundamental saham-saham itu dan penyelesaian repurchase agreement (repo).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Seluk Beluk Transaksi Short Selling

Transaksi short selling kerap dituding sebagai penyebab krisis mulai dari krisis di era Great Depression 1929 hingga krisis 2008. Apa itu short selling? Ada baiknya kita mengenal salah satu transaksi paling 'hot' di lantai bursa ini.

Hot Money yang Kibarkan Rupiah

Aliran dana asing yang masuk (hot money) ke pasar saham belakangan merupakan salah satu pendukung penguatan rupiah. Hot money ini masih akan mempengaruhi pergerakan rupiah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Profit Taking Hentikan Wall Street

Rally saham-saham di Wall Street terhenti oleh profit taking. Investor kini sedang harap-harap cemas menunggu hasil stress test atas bank-bank besar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Penguatan Rupiah Dibuntuti Meningkatnya Volatilitas

Pergerakan nilai tukar rupiah tercatat menguat hingga 7,3% selama April 2009. Namun penguatan rupiah disertai pula dengan meningkatnya volatilitas.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

ENGR Dapat Kontrak GMB

PT Energy Mega Persada Tbk (ENGR) melalui anak-anak perusahaannya telah memperoleh kontrak untuk mengoperasikan 2 blok yang bergerak dalam bidang Gas Metana Batubara (GBM) di Kalimantan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Perbankan Anggap BI Rate Angin Lalu

Sesuai estimasi analis, Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan 25 basis poin. Hal ini dapat menjadi sentimen positif bagi sektor riil. Namun, komitmen perbankan untuk segera menyesuaikan bunga kreditnya kembali dipertanyakan.

SMCB Rugi Bersih Rp 77,49 M

Holcim Indonesia menderita rugi bersih Rp 77,49 miliar pada triwulan 1-2009 dibanding periode sama tahun sebelumnya yang meraih laba bersih Rp 138,17 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Laba Bersih BUDI Turun 28,57%

Laba bersih triwulan I 2009 PT Budi Acid Jaya Tbk (BUDI) turun 28,57% menjadi Rp 32,98 miliar dibanding periode sama tahun sebelumnya yang meraih laba bersih Rp 46,17 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Fed: Banyak Bank AS Dapat Penuhi Modal

Ketua Federal Reserve AS Ben Bernanke, Selasa, mengatakan, bank-bank AS yang membutuhkan modal segar akan dapat memenuhi kebutuhannnya sendiri melalui pasar tanpa dukungan pemerintah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara News.

Rugi Bersih TRIM Rp 2,9 M

PT Trimegah Securities Tbk (TRIM) membukukan rugi bersih perseroan pada triwulan 1-2009 sebesar Rp 2,90 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya berhasil meraup laba bersih sebesar Rp 18,11 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Tuesday, 5 May 2009

RUMOR PASAR HARI INI

Rumor

RUMOR PASAR INVESTOR DAILY 5 Mei 2009

LONJAKAN laba bersih PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) hingga 165% bakal mendongkrak perolehan laba PT Mitra Rajasa Tbk (MIRA) pada kuartal I-2009. Sumber Investor Daily mengatakan, pengumuman laporan keuangan Mitra Rajasa dalam waktu dekat akan dijadikan momentum oleh sejumlah broker

REKOMENDASI TRADER

REKOMENDASI TRADER.

kami setelah melakukan diskusi dengan beberapa trader dan bandar..
menghasilkan sebuah rekomendasi seperti di bawah ini :

kami merekomendasikan:

1. saham BUMI ( dengan target JUAL di 2000 ) terkait valuasinya yang murah
2. saham PT Indika Energy (INDY: buy di harga 2150) memiliki kinerja positif didukung
anak usahanya Kideco.
3. serta saham PT Bukit Asam (PTBA: Buy di harga 9000 dan hari ini akan
mengalami sedikit koreksi)
yang akan mengakuisisi PT Adaro Energy (ADRO).

4. Sedangkan saham konsumer PT Unilever (UNVR: Buy di harga 7600 - target jual di 8200) yang kinerjanya positif didukung anak usanya yaitu PT London Sumatra (LSIP).

Selanjutnya pengumuman BI rate akan menjadi katalis pergerakan bursa dengan kisaran 1.710-1.840. Beberapa saham pilihan Yang bergerak aktif hari ini yakni:

1.BBCA,
2.SGRO,
3.ELSA,
4.UNVR
5. WIKA.

ANALISA

Analisa

PREDIKSI INVESTOR DAILY 5 Mei 2009: Tren Indeks Masih Menguat

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) masih tren menguat hingga hari ini. Meski demikian, ancaman pelemahan dari bursa regional semakin besar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

BI Rate & Harga Minyak Topang IHSG

Kenaikan harga minyak dunia yang kini di level US$ 54,47 per barel dan pengumuman BI Rate akan menjadi dua penopang utama pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Bursa Asia Siap Kembali ‘Mengaum’

Perekonomian di kawasan Asia akan pulih dengan cepat tahun depan dan segera dapat melepaskan diri dari keterpurukan ekonomi. Saham-saham di bursa Asia diprediksi akan menjadi bursa saham dengan performa terbaik tahun ini.

IHSG: Giliran Koleksi Saham Tambang

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (5/5) masih berpotensi melanjutkan penguatan. Beberapa saham yang direkomendasikan adalah saham komoditas terutama pertambangan seperti PTBA dan INDY.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Erdikha: Hati-hati Sell on News Saham Perbankan!

Indeks kembali melanjutkan rally akibat pengaruh regional dan juga data ekonomi dalam negeri yaitu deflasi dan potensi penurunan BI rate pada hari ini.

Saham Bank Bergairah

Keputusan rapat dewan gubernur Bank Indonesa pada hari ini terkait dengan besaran BI Rate diperkirakan membuat saham-saham perbankan menjadi pilihan utama pemodal.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ANALISA IHSG TEKNIKAL

Title : IHSG (1.788,1) - Watchout for Profit Taking!

Indeks meski masih berada dalam bullish channeling, namun telah mendekati resistance
level channeling di 1824 untuk hari ini. Sangat rawan terkoreksi seiring momentum bullish
akan terbatas karena telah memasuki Overbought area.
Rekomendasi sell on strength dengan exit point di 1824. Support berikutnya di 1729 dan 1696.
Level 1767 sebagai konfirmasi bearish.

Trading Range: 1696 - 1824

BERITA GLOBAL

Berita

ADRO Beli Saham Orchard Maritime

PT Adaro Energy Tbk menuntaskan akuisisi 74,16% saham Orchard Maritime Pte Ltd, perusahaan pengangkutan tongkang dan pengapalan berbasis di Singapura senilai US$78,55 juta.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BI Rate Dapat Turun 25 bps

Bank Indonesia memberikan sinyal suku bunga BI Rate bisa kembali turun, karena melihat indikator tekanan inflasi dari luar negeri dan dalam negeri mulai menurun seiring dengan pelemahan ekonomi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BMRI Jaga CAR di Level 12%-15%

PT Bank Mandiri Tbk menjaga rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) di kisaran 12%--15% dengan mengandalkan laba ditahan setelah mengasumsikan potensi peningkatan risiko kredit dan risiko operasional.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Harga Mobil Akan Stabil

Laju kenaikan harga mobil baru diperkirakan melambat atau kemungkinan terhenti, jika stabilitas nilai tukar rupiah terjaga di kisaran Rp10.500 per dolar AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BSDE Garap Klaster Baru

Manajemen BSD City mengembangkan proyek klaster hunian baru Naturale di lahan 11,3 hektare dengan taksiran nilai investasi Rp100 miliar hingga Rp120 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Emiten Batu Bara Paling Tahan Banting, Total Laba 15 Perusahaan Tembus Rp9 Triliun

Perusahaan di sektor batu bara pada kuartal I/2009 mendominasi daftar emiten yang mencetak pertumbuhan laba bersih (tahan banting) di tengah hantaman krisis finansial.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Harga Minyak Menguat Seiring dengan Pasar Saham

Harga minyak mentah menguat pada Senin waktu setempat, seiring dengan kenaikan saham-saham di Wall Street, didorong oleh meningkatnya harapan pemulihan ekonomi global yang akan memicu permintaan energi, kata para dealer.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara.

Kalangan Perbankan Yakin BI Rate Akan Terkoreksi

Kalangan perbankan meyakini suku bunga acuan BI rate akan terkoreksi, yakni Bank Indonesia akan memangkas bunga acuan sebesar 25 basis poin atau 0,25 persen menjadi 7,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pekan ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara.

LABA APEX MELONJAK 165%, APOL Beli 8 Kapal US$ 303 Juta

PT Arpeni Pratama Oceanline Tbk (APOL) berencana membeli delapan unit kapal senilai US$ 303,9 juta atau sekitar Rp 3,19 triliun. Delapan kapal tersebut terdiri atas kapal tanker, tongkang, floating crane, dan kapal tunda beserta peralatannya.

BI Rate Iringi Jalan Rupiah

Dana investor asing ke pasar modal Indonesia masih akan menjadi tumpuan utama rupiah berjalan ke jalur positif. Pengumuman BI Rate Selasa ini juga akan mengiringi pergerakan rupiah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Minyak Melonjak, Wall Street Melejit

Harga minyak melambung ke titik tertingginya sepanjang 2009. Saham-saham di Wall Street pun menguat signifikan dengan harapan ekonomi segera membaik dan sektor perbankan yang makin stabil.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Rupiah Siap Menuju 10 Ribu

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Selasa (5/5) masih berpeluang menguat di bawah level 10.500, bahkan menuju 10 ribu per dolar AS. Sentimen positif dari bursa saham dan ekspektasi penurunan suku bunga, masih membayangi pasar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

TLKM Jajaki Lepas Saham Divisi Flexi

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengkaji pelepasan sebagian saham divisi telepon berbasis code division multiple access (CDMA) Flexi setelah pemisahan unit usaha itu (spin-off) terwujud.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ADMF Minati Emisi Obligasi Tahun Depan

Manajemen PT Adira Dinamika Multifinance Tbk menyatakan minatnya untuk menerbitkan obligasi pada tahun depan, setelah menerbitkan obligasi ADMF III/2009 yang menawarkan kupon berkisar 12,55%-14,6%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Laba Bersih APEX Melonjak 165%

Laba bersih PT Apexindo Pratama Duta Tbk pada triwulan I/2009 melonjak 165,4% menjadi US$27,6 juta dibandingkan dengan US$10,4 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Pelemahan US$ Topang Emas

Harga emas naik untuk pertama kalinya dalam 3 hari terakhir setelah pelemahan kurs dolar AS memicu permintaan komoditas untuk lindung nilai.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Monday, 4 May 2009

REKOMENDASI TRADER

kami melihat peluang trading pada saham second liner di tengah ancaman profit taking pada saham blue chip. Selain rapat dewan gubernur BI, investor akan mencermati perkembangan koalisi politik serta hasil dari stress test terhadap perbankan di AS. Kami proyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran support-resistance 1.677-1.764.

Saham yang di rekomendasikan hari ini:
DEWA, BUMI, MIRA

RUMOR

Rumor

RUMOR PASAR INVESTOR DAILY 4 Mei 2009

HARGA saham PT Titan Kimia Nusantara Tbk (FPNI) berpotensi menuju level Rp 250-350 dalam waktu dekat, seiring penguatan rupiah dan kenaikan harga saham sejenis.

Rumor selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

ANALISA IHSG

Analisa

PREDIKSI INVESTOR DAILY 4 Mei 2009: Indeks Tunggu BI Rate

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dipengaruhi keputusan rapat dewan gubernur Bank Indonesia (BI) tentang suku bunga.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Rally IHSG Bisa Tersendat

Pasar saham dalam negeri masih dalam kondisi bullish karena sentimen positif pencapaian deflasi di bulan April. Namun rally IHSG bisa tersendat karena dibayangi aksi ambil untung.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Potensi Penurunan BI Rate Angkat Indeks

Deflasi selama April sebesar 0,31% yang diperkirakan bermuara pada pemangkasan BI Rate sebesar 25 basis poin berpotensi memperpanjang rally indeks saham pekan ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

REKOMENDASI ETRADING

Title : BBCA (Rp 3.475) - Sell on Strength


Sedang bergerak dalam pola bullish jangka pendek meski rawan koreksi karena telah

memasuki overbought area. Resistance berikutnya di level 3650 dengan exit point di level 3575.

Support bearish di level 3425 dan 3275.



Trading Range: 3275 - 3650



Title : INTP (Rp 5.800) - SELL



Reversal signal setelah dead cross pada Stochastic. Berpeluang kehilangan momentum

bullish dan terkoreksi untuk keluar dari Overbought area dengan target support berikutnya

di level 5550 dan 5000. Entry point di bawah level 5300.



Trading Range: 5000 - 5850


Title : TLKM (Rp 7.850) - Sell on Strength



Dengan pola defensif secara historis, momentum bullish TLKM mulai terbatas

seiring telah mendekati resistance channeling di 8200. Berpeluang terkoreksi

dengan exit point di atas 8000 untuk kembali bergerak dalam rentang channeling.

Support pertama di 7600 dan support chanelling di 7250.



Trading Range: 7250 - 8200


Title : MEDC (Rp 2.600) - BUY



Berpeluang menembus center level channeling di level 2675 dan melanjutkan

momentum bullish ke level resistance chanelling di 3000. Target resistance

sebelumnya harus bertahan di atas 2750.


Trading Range: 2550 - 3000





BERITA GLOBAL

Berita

Rupiah Bisa Menguat Meski Lambat

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin (4/5) berpeluang menguat, meski agak lambat. Hal ini dipicu minimnya acuan pasar yang jelas akibat liburnya beberapa bursa saham dunia akhir pekan lalu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

BYAN Bukukan Laba Melonjak 587%

PT Bayan Resources (BYAN) mencatatkan kenaikan laba bersih yang gemilang hingga mencapai 587%, dari Rp 16,49 miliar pada triwulan pertama 2008, menjadi Rp 113,22 miliar ditriwulan ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Rupiah Diuntungkan Pasokan Valas

Pasokan valas di pasar global memberikan dampak positif ke rupiah. Untuk sementara mata uang lokal ini tidak lagi terjepit ketatnya pasokan valas yang membuat pergerakannnya volatile.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.


Kinerja TURI Diprediksi Bakal Merosot 30%

Kinerja PT Tunas Ridean Tbk (TURI) pada tahun ini bakal menyusut. Penyebabnya karena TURI menjual saham anak usahanya, PT Tunas Financindo Sarana sebanyak 51% kepada PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

2009, MEDC Siapkan Capex US$ 220 Juta

Banyak proyek, perusahaan minyak PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menyiapkan belanja modal lumayan besar tahun ini. MEDC menganggarkan capital expenditure (capex) US$ 200 juta-US$ 220 juta sepanjang tahun 2009.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

IHSG Diuji di Kisaran 1.705-1.750

IHSG perdagangan saham Senin (4/5), dierkirakan masih bergerak positif dengan kisaran 1.705-1.750. Saham-saham unggulan seperti tambang dan perbankan masih direkomendasikan untuk dikoleksi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

LTLS Jajaki Stock Split?

PT Lautan Luas Tbk (LTLS) dikabarkan akan melakukan stock split atau memecah nilai nominal sahamnya.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

FPNI Layak Dilirik!

Pemegang saham pengendali PT Titan Kimia Nusantara (FPNI), Titan Chemical Bhd berencana membangun pabrik baru petrokimia di Indonesia.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Rupiah Coba Terus Menguat

Nilai mata uang rupiah diprediksi masih akan mengalami penguatan pada awal pekan ini, Senin (4/5/2009). Hal ini ditenggarai karena masih masuknya dana ke pasar modal, termasuk hot money.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com

IHSG Berpotensi Masuki Level 1.800

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan penguatannya pada perdagangan diawal pekan ini, Senin (4/5/2009). Pasalnya, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan indeks dalam kondisi positif.

TINS Bangun Pabrik Aspal Rp 130 Miliar

PT Timah Tbk (TINS) berencana membangun pabrik ekstraksi aspal alam di Buton, Sulawesi Tenggara. Nilai investasinya sekitar Rp 130 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Laba BUMI Naik 20,6%, ELTY Turun 12,6%

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan laba bersih kuartal I-2009 sebesar US$ 124,5 juta, naik 20,6% dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 103,3 juta. Di sisi lain, laba bersih PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) turun 12,65% dari Rp 30,11 miliar menjadi Rp 26,3 miliar.

Refinancing, GJTL Sudah Siapkan Tiga Opsi

PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mulai memikirkan beberapa cara penyelesaian utang obligasi dolar mereka yang akan jatuh tempo 21 Juli 2010.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Friday, 1 May 2009

REKOMENDASI TRADER

Kemarin IHSG rally setelah laporan keuangan triwulan I-2009 di atas prediksi analis membawa sentiment positif ke pasar. Pemeberian kredit bank meningkat, BBRI 30%YoY di 1Q09 dan BMRI 31% YoY di 1Q09 sementara BCA naik 27% YoY di 1Q09. PGAS yang mengumumkan laporan hari ini telah di faktorkan kerugian kurs yang di atas prediksi sebesar Rp 2,5 triliun dengan laba yang tergerus 45% menjadi Rp 634 miliar. Hari ini kita melihat indek akan mengambil nafas setelah rally besar kemarin. Range indeks di kisaran 1.700 – 1.790

Beberapa saham pilihan yakni: BNBR, PTBA, ISAT, dan BBRI ( koleksi no one day trading )

RUMOR PASAR

Rumor

Rumor Pasar Investor Daily 1 Mei 2009

HARGA saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) masih berpotensi menguat dalam jangka pendek. Menurut sumber Investor Daily, adanya kabar di pasar yang menyebutkan bahwa perseroan akan ekspansi usaha ke sektor pertambangan batubara telah menjadi momentum kenaikan harga BRPT.

IHSG di prediksi akan koreksi

Title : IHSG (1417.09) - Buy on Weakness

Kemarin mengakhiri momentum bullish dengan full candle dan menembus support kuat di 1438.
Support psikologis penting di 1400 akan coba ditembus dengan tahanan support berikutnya di 1374.
Rekomendasi beli jika Indeks bergerak di bawah 1400.

Trading Range: 1374 - 1472

ANALISA IHSG

Analisa

Mayday & Data Inflasi Tentukan Gerak IHSG

Indeks harga saham gabungan (IHSG) memiliki kesempatan untuk mengalami pemguatan pada perdagangan Jumat (1/5/2009). Bahkan, level 1.800 bukan tidak mungkin untuk terlewati. Tapi investor masih wait and see atas dua sentimen.

Inflasi dan Short Selling Pengaruhi IHSG

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan ini akan dipengaruhi sentimen inflasi dan transaksi short selling yang mulai kembali 'nongol' di lantai Bursa Efek Indonesia.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

BERITA GLOBAL

Berita

BBNI Restrukturisasi Empat Debitor Besar, BMRI Awasi 135 Debitor

PT Bank Mandiri Tbk mengawasi 135 debitor perusahaan yang menunggak hingga Rp 12 triliun. Sejauh ini, Mandiri melihat arus kas harian perusahaan itu masih bagus.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

5 Investor Incar Saham HITS

Lima investor asing dan lokal mengincar 6,63% saham dalam portepel (treasury stock) PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk yang akan dijual senilai Rp120 miliar-Rp150 miliar kepada mitra strategis.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BNBR Lunasi Repo Rp203 Miliar ke PNM Investment

PT Bakrie & Brothers Tbk melunasi kewajiban repurchase agreement (repo) Rp203 miliar kepada PT PNM Investment Management kemarin.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kideco Angkat Laba INDY

PT Kideco Jaya Agung dan anak perusahaan menyumbang laba Rp468,52 miliar kepada PT Indika Energy Tbk.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

San Miguel Negosiasi Beli ADRO

Perusahaan raksasa makanan dan minuman terbesar di Asia Tenggara, San Miguel, sedang bernegosiasi untuk membeli 17% saham atau 5,44 miliar saham PT Adaro Energy Tbk.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Chrysler Bangkrut, Wall Street Bingung

Kebangkrutan produsen otomotif terbesar ketiga AS, Chrysler LLC membuat para investor harus menghitung lagi dampaknya pada perekonomian AS. Saham-saham pun bergerak sangat labil.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Nilai Beli Saham Oleh Asing Naik 400%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 78,58 poin (4,78%) ke posisi 1.722,77, yang merupakan level tertinggi sejak 15 September 2008, menyusul aksi beli pemodal asing senilai Rp1,42 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


KUARTAL I-2009, Laba BBRI, BBNI, dan BBCA Melonjak

Di tengah ancaman krisis finansial global, laba bersih bank-bank papan atas cukup menggembirakan hingga kuartal I-2009. Lonjakan tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lain.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

April Diperkirakan Deflasi

Beberapa ekonom memperkirakan kecenderungan penurunan harga-harga secara umum (deflasi) pada April 2009 akibat musim panen raya.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Bank Syariah Milik BBCA Beroperasi September 2009

Manajemen PT Bank Central Asia Tbk (BCA) segera mengoperasikan bank syariah hasil konversi dari PT Bank UIB pada September tahun ini. Bank UIB merupakan bank yang diakuisisi oleh perseroan November 2008 senilai Rp 242,67 miliar.

Rupiah Tahan Zona Penguatan

Rupiah akan mencoba bertahan di zona penguatan karena tren masuknya investasi asing yang berlanjut di akhir pekan ini. Pengumuman inflasi April 2009 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) akan ikut membayangi gerak rupiah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Penjualan Rokok Sampoerna Hijau Turun

Penjualan Sampoerna Hijau-salah satu produk rokok PT HM Sampoerna Tbk.-diprediksikan turun selama kuartal I/2009, karena pangsa pasar produk tersebut kalangan ekonomi menengah yang terkena dampak krisis global.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

TGKA Jajaki Utang

PT Tigaraksa Satria Tbk menjajaki pinjaman senilai Rp140 miliar dari pemegang saham utama untuk membiayai pembelian gudang dan modal kerja tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BCIC Segera Keluar dari Pengawasan BI

PT Bank Century Tbk akan segera keluar dari pengawasan khusus Bank Indonesia (BI) menyusul perbaikan kinerja secara signifikan. Perseroan juga telah melunasi pinjaman Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) sebesar Rp 600 miliar.

BBRI Ekspansi Kredit Mikro Rp 11 Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menargetkan pertumbuhan kredit mikro sebesar 32% pada tahun ini. Total kredit baru mikro yang akan dikucurkan sekitar Rp 11 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Laba Multifinance Naik Signifikan

Laba bersih beberapa multifinance papan atas pada kuartal I tahun ini mencatatkan kenaikan signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu seiring dengan mulai menggeliatnya bisnis pembiayaan kendaraan bermotor.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kredit Perkebunan BBRI Nganggur

Kredit PT Bank Rakyat Indonesia Tbk di sektor perkebunan belum terserap optimal. Dari komitmen Rp12 triliun baru digunakan Rp2 triliun akibat berlarutnya sertifikasi lahan tanam di daerah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


INDF Jual Obligasi Rp 1 Triliun

Perusahaan makanan olahan, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menerbitkan obligasi kelima senilai Rp 1 triliun. Obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Juni 2009.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Anak Usaha BYAN Menangkan Gugatan Rp1,6 T

Mahkamah Agung (MA) memenangkan gugatan perdata anak usaha PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Gunungbayan Pratamacoal (GBP) dengan menolak permohonan kasasi Bapak Abdul Sokeng, selaku penggugat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Chrysler Khawatirkan Bursa Wall Street

Bursa Wall Street terkoreksi tipis 17 poin, pada penutupan perdagangan Kamis (30/4/2009) waktu setempat. Kabar bangkrutnya Chrysler LLC berimbas negatif di pasar bursa. Investor pun kembali mecemaskan resesi ekonomian Amerika yang kian memburuk ke depannya.

Saham-Saham AS Naik

Saham-saham AS melonjak Kamis karena berlanjutnya keyakinan bahwa negara ekonomi terbesar di dunia itu telah menyentuh dasar, mengabaikan pengumuman bahwa raksasa otomotif Chrysler telah mengajukan bangkrut.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara.

Keputusan The Fed Untungkan Rupiah

Rupiah menguat tajam hingga lebih dari 200 poin pada perdagangan kemarin seiring dengan meredanya supremasi dolar AS terhadap mata uang utama lainnya di dunia pascapengumuman Federal Reserve AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

The Fed Pertahankan Kebijakan

Federal Reserve tetap membuka pintu bagi penyelamatan pasar keuangan dan perekonomian di Amerika Serikat, meskipun perekonomian mulai menunjukkan kebangkitan dari resesi terburuk dalam lima dekade terakhir.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

MEDC Garap HTI Seluas 37.000 ha

Perusahaan hutan tanaman industri (HTI) milik kelompok usaha Medco, PT Selaras Inti Semesta sejak Januari hingga April 2009 meralisasikan penanaman seluas 37.000 hektare (ha) dari 169.000 ha lahan yang memiliki izin konsesi dari pemerintah.

TelkomVision Pakai Solusi Irdeto

PT Telkom Tbk menunjuk Irdeto, perusahaan penyedia solusi dan layanan proteksi konten, untuk memasok solusi Conditional Access dan Digital Rights Management (DRM) bagi Telkomsel.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ISAT Rilis BES Korporasi

Indosat mengeluarkan layanan BlackBerry Enterprise Solusion (BES) untuk segmen korporasi dalam upaya memberikan solusi telekomunikasi yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi suatu korporasi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.