Solusi Saham

SELAMAT DATANG DI SOLUSISAHAM SANGAT SENANG JIKA DAPAT MEMBANTU ANDA , SEMUA YANG DATANG SEBAGAI TAMU AKAN TINGGAL SELAYAKNYA SAUDARA

ARTIKEL

Tuesday, 9 June 2009

BERITA GLOBAl

Berita

Saham Sektor Finansial Senggol Wall Street

Bursa Wall Street berhasil ditutup menguat tipis, pada perdagangan Senin (8/6/2009) waktu setempat, setelah sejumlah investor melakukan aksi melepas saham hingga menit terakhir perdagangan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com

Harga Minyak Kembali Tertekan di Level USD68

Harga minyak mentah dunia pada perdagangan Senin (8/6/2009) waktu setempat, kembali tertekan dan kembali menyentuh USD68 per barel, setelah empat bulan terakhir berhasil rally.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com

Ssst! Saham BKSL Berpotensi ke Rp300

Rencana PT Sentul City Tbk (BKSL) untuk mengembangkan kawasan Puncak tahap II akan di manfaatkan sejumlah broker untuk mengakumulasi saham tersebut dalan jangka pendek.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

RUMOR PASAR INVESTOR DAILY 9 Juni 2009

SEJUMLAH broker dikabarkan akan mengerek harga saham PT Sentul City (BKSL) menuju level Rp 300 dalam jangka pendek. Menurut sumber Investor Daily, pengembangan kawasan Puncak tahap II dan beroperasinya Bogor Ring Road (BRR) masih akan dijadikan momentum kenaikan harga BKSL.

Potensi Koreksi Rupiah Minim

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Selasa (8/6) diperkirakan menguat terbatas terkait fundamental ekonomi Indonesia yang positif. Koreksi yang terjadi kemarin akibat penguatan dolar AS dinilai hanya sentimen teknikal semata.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

IHSG: Akumulasi INDF Cermati BUMI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (9/6) berpeluang menguat. Saham yang direkomendasikan adalah INDF yang akan menguat jelang pemilu seiring peningkatan belanja masyarakat. Sementara BUMI patut dicermati.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Harga Minyak Merosot Akibat Aksi Ambil Untung

Harga minyak mentah merosot pada Senin, setelah melesat mencapai posisi tertinggi tujuh bulan di atas 70 dolar AS pada akhir pekan lalu, karena para investor melakukan aksi ambil untung di tengah pemulihan mata uang AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara News.

Saham AS Mundur Kembali di Tengah Kehati-hatian

Saham-saham AS dibuka melemah pada Senin waktu setempat, di tengah kehati-hatian pasar bahwa kenaikan besar dalam beberapa pekan terakhir mungkin sudah terlalu jauh, sementara ekonomi masih terperosok dalam resesi, kata para dealer.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara News.

Rupiah Konsolidasi Dulu

Pergerakan rupiah diprediksi agak kalem karena pelaku pasar banyak yang memilih konsolidasi. Mulai tertahannya arus dana yang masuk ke pasar modal membuat rupiah tidak lagi lincah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Nikkei Tersandung Biaya Pengapalan ke 9.808,23

Saham Jepang tertekan dimotori oleh produsen logam dan perusahaan perkapalan, karena harga tembaga dan biaya pengapalan turun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Menneg BUMN: Beli Saham ELSA Bila Harga Cocok

Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil akan menyetujui rencana PT Pertamina membeli 37,15% saham PT Elnusa Tbk (ELSA) apabila harganya cocok serta dapat meningkatkan sinergi kedua perusahaan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Dow Jones Ditutup Menguat 0,02% dalam 20 Menit Terakhir

Kemarin (8/6), Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) bergerak cukup fluktuatif. Meski sempat melemah 1,3%, DJIA berhasil menguat 0,02% dan berakhir pada 8.764,49 di akhir sesi perdagangan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

Kinerja IHSG Terbaik se-Asia Tenggara

Dana panas dari investor asing sepertinya bakal kian deras membanjiri pasar modal Asia Tenggara. Tengok saja, Credit Suisse Group AG kemarin menaikkan status investasi di Thailand dan Filipina dari underweight menjadi overweight. Sebelumnya, Credit Suisse juga menaikkan status investasi di Indonesia dan Singapura menjadi overweight.

Dolar Menguat, Harga Emas Merosot

Harga emas kembali surut. Pada pukul 19.47 WIB kemarin, harga emas untuk pengiriman Agustus 2009 di New York Mercantile Exchange (NYMEX) berada di posisi US$ 951,3 per troy ounce (31,1 gram).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

Kawasan Industri DILD Selesai Akhir Tahun

Pengembang properti PT Intiland Development Tbk (DILD) berniat menyelesaikan proyek Ngoro Industrial Park II (NIP II) tahap pertama di Mojokerto Jawa Timur. Proyek tahap awal ini menelan biaya US$ 2 juta atau Rp 20 miliar (kurs Rp 10.000 per dolar AS).

SMAR Bagi Dividen Rp 180 per Saham

Investor PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) siap memetik untung dari produsen minyak sawit mentah dan turunannya ini. Sebab, emiten berkode saham SMAR itu akan membagikan total dividen Rp 516 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

Bagikan Dividen Rp 516,99 Miliar, SMAR Siapkan Capex Rp 1 Triliun

PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 1 triliun untuk kebutuhan ekspansi tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Tiga Perusahaan Resmi Menawar Saham ELSA

PT Pertamina, Ciptadana Securities, serta konsorsium Northstar dan Saratoga Capital akan bertarung memperebutkan 37,15% saham PT Elnusa Tbk (ELSA) milik PT Tridaya Esta. Penasihat investasi Tridaya Esta, Bahana Securities, memastikan, ketiganya telah menyodorkan penawaran pembelian saham ELSA. Batas akhir penawaran pun sudah ditutup sejak Jumat (5/6) lalu.

Morgan Stanley Kuasai Mayoritas MIRA

Morgan Stanley & Co Intl Plc menguasai mayoritas saham PT Mitra Rajasa Tbk (MIRA) sebanyak 759,37 juta unit atau 19,17%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

l

Monday, 8 June 2009

RUMOR HARI INI

Rumor
RUMOR PASAR INVESTOR DAILY 8 Juni 2009 Submitted by Editor01 on Mon, 06/08/2009 - 08:12.
Harga saham PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) berpotensi menuju level Rp 550-650 dalam jangka pendek. Menurut sumber Investor Daily, rencana pembelian kapal baru untuk ekspansi di bidang migas senilai US$ 500 juta dan kerja sama dengan perusahaan asal Norwegia akan menjadi momentum kenaikan harga RUIS.
»
Read more

RUMOR HARI INI

Rumor
RUMOR PASAR INVESTOR DAILY 8 Juni 2009 Submitted by Editor01 on Mon, 06/08/2009 - 08:12.
Harga saham PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) berpotensi menuju level Rp 550-650 dalam jangka pendek. Menurut sumber Investor Daily, rencana pembelian kapal baru untuk ekspansi di bidang migas senilai US$ 500 juta dan kerja sama dengan perusahaan asal Norwegia akan menjadi momentum kenaikan harga RUIS.
»
Read more

ANALISA IHSG

Analisa
Jalan IHSG Dihalau Profit Taking Submitted by Editor01 on Mon, 06/08/2009 - 08:03.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pekan ini bakal mendapat rintangan. Saham-saham yang sudah tinggi harganya akan menjadi sasaran aksi ambil untung.
Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.nsial

BERITA GLOBAL

Berita
Saham ENRG Cetak Gain TertinggiSubmitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 07:29.
Saham PT Energi Mega Persada Tbk mencetak keuntungan ter?tinggi hingga 441,67%, dibandingkan dengan 395 saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Suspensi AQUA DilanjutkanSubmitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 07:26.
Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi melanjutkan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Aqua Golden Mississippi Tbk sampai penawaran tender saham terkait dengan go private tuntas.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Utang Anak Usaha CMNP Akan DirestrukturisasiSubmitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 07:20.
PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) berencana mendukung restrukturisasi utang anak perusahaannya yang bersifat material dan akan meminta restu pemegang saham pada 29 Juni 2009 atas rencana transaksi material dan terafiliasi itu.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Komoditas di Tangan China & India?Submitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 07:15.
Setelah mengantongi predikat sebagai emerging market dengan laju pertumbuhan paling positif pada masa resesi saat ini, China dan India kini menyandang status motor penggerak perekonomian dunia.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kredit 3 Ruas Jalan Tol Dikaji UlangSubmitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 07:15.
PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dan PT Bank Mandiri Tbk mengkaji ulang skema pembiayaan tiga ruas jalan tol senilai Rp7,75 triliun, karena ada perubahan pelaksana kontraktor dan eskalasi proyek.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Dekom Tolak Tambah SahamSubmitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 04:42.
Dewan komisaris PT Pertamina (Persero) secara resmi menolak keinginan kuat direksi BUMN migas itu untuk menambah porsi 37,67% saham PT Elnusa Tbk karena harganya terlalu mahal.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

'Pengaruh Tol tak Signifikan'Submitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 04:35.
PT Jasa Marga Tbk meminta agar rencana kenaikan tarif jalan tol tidak dijadikan pengusaha sebagai alasan untuk menaikkan tarif angkutan barang ataupun jasa.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

'Indonesia Cepat Lalui Krisis'Submitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 04:26.
Indonesia memiliki daya tahan yang cukup baik dan kemampuan untuk pulih dengan cepat pada masa krisis, seperti tecermin dalam hasil stress test IMD 2009 yang menempatkan RI di posisi 33, dari 57 negara.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Rupiah Menguat, Toyota Pertahankan Harga JualSubmitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 04:26.
PT Toyota Astra Motor (TAM) berupaya mempertahankan harga jual kendaraan, setidaknya selama 3 bulan ke depan guna mendorong penjualan seiring dengan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Pemodal Tunggu Sinyal Positif EkonomiSubmitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 03:47.
Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam 8 hari secara terus-menerus diperkirakan tertahan sementara karena pemodal cenderung mengambil untung.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Capital Inflow, Rupiah Makin Greng!Submitted by Editor02 on Mon, 06/08/2009 - 08:38.
Nilai tukar rupiah Senin (8/6) awal pekan ini diperkirakan masih dapat melanjutkan penguatan. Arus dana yang masuk (capital inflow) menjadi pendorong utama kenaikan rupiah selain peralihan investasi ke sektor komoditas.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Hari ini 5 Emiten Bursa Gelar RUPSSubmitted by Editor01 on Mon, 06/08/2009 - 08:29.
Hari ini lima emiten Bursa Efek Indonesia akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) yakni Cowell Development, Bintang Mitra Semestaraya, Tunas Alfin, Ristia Bintang Mahkotasejati dan SMART.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Rupiah Jaga Tren PenguatanSubmitted by Editor01 on Mon, 06/08/2009 - 08:26.
Rupiah diprediksi masih akan berada di teritori hijau karena tren penguatan masih akan terjadi untuk jangka pendek. Rupiah tetap mengandalkan dana-dana asing yang masuk alias hot money.
Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

MEDC Lepas 25% Hak Partisipasi Blok Kakap PSC Submitted by Editor01 on Mon, 06/08/2009 - 08:19.
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melalui anak usahanya, Medco Strait Services Pte.Ltd dan Medco Kakap Holdings Pte Ltd, melepas 25% hak partisipasinya pada blok Kakap kontrak bagi hasil (PSC) kepada Star Energy Holdings Pte Ltd.
»
Read more

IMF Perbaiki Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RISubmitted by Editor01 on Mon, 06/08/2009 - 08:06.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengeluh lembaga internasional seperti IMF sering salah membuat proyeksi pertumbuhan ekonomi RI.
Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

BISNIS-27 Naik 10,41% SepekanSubmitted by Editor01 on Mon, 06/08/2009 - 08:02.
Selama sepekan pertama Juni, indeks BISNIS-27 berhasil membukukan gain 10,41% ditutup di level tertinggi baru sejak diluncurkan yaitu 191,12.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

4 Negara Kaya Timteng Siapkan Mata Uang Tunggal Submitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 07:39.
Negara-negara kaya, Gulf Cooperation Council mengambil sebuah langkah penting dengan pembentukan Dewan Kerjasama Moneter, sebelum akhirnya menuju ke mata uang tunggal.
Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Bursa Denda 15 EmitenSubmitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 07:32.
Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan peringatan tertulis kedua dan denda Rp50 juta kepada 15 emiten yang belum menyerahkan laporan keuangan per 31 Maret 2009 tepat waktu.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

UNIC Bagi DividenSubmitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 07:32.
PT Unggul Indah Cahya Tbk memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp39 per saham atau total setara dengan Rp14,95 miliar.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Prospek Pertumbuhan INKP LambatSubmitted by Redaksi on Mon, 06/08/2009 - 07:30.
Kapasitas produksi pulp di Indonesia pada 2008 mencapai 7,9 juta ton pertahun, naik 1,4 juta ton dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya. Memasuki krisis, harga pulp dan kertas dunia sempat anjlok dengan nilai terendah pada akhir tahun lalu. Namun, harga pulp dan kertas tahun ini mulai naik.
»
Read more


Batal Terbitkan Sukuk, APEX Pilih Utang Bank Submitted by Editor02 on Mon, 06/08/2009 - 09:14.
PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) akhirnya batal menerbitkan surat utang syariah alias sukuk. Sebagai gantinya, perusahaan penyedia jasa pengeboran minyak itu kini aktif bernegosiasi dengan perbankan. Emiten yang akan hengkang dari bursa (delisting) itu berharap bisa meneken perjanjian kredit dari bank sebelum Juni berakhir.
»
Read more
Valuasi Mahal, ‘Hold’ BBCA!Submitted by Editor02 on Mon, 06/08/2009 - 09:13.
Pergerakan saham PT Bank Central Asia (BBCA) Senin (8/6) diprediksi terbatas. Pasalnya, valuasi BBCA dinilai mahal melampaui harga historisnya. Investor direkomendasikan hold atas saham dengan transaksi terbesar di sektor perbankan itu.
»
Read more
Yes! Saham BTLA Layak BeliSubmitted by Editor02 on Mon, 06/08/2009 - 09:11.
Saham PT Berlian Laju Tangker (BLTA) lalay dikoleksi dengan target harga Rp 1.000 per saham yang saat ini masih di Rp 910 per saham karena fundamentalnya masih bagus.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Saham BIPP Layak Dilirik!Submitted by Editor02 on Mon, 06/08/2009 - 09:08.
Penurunan Bi rate dipastikan akan meramaikan kembali bisnis properti, begitu juga dengan saham-saham properti yang ada di bursa.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Depresiasi Yen & Laporan Kerja Angkat Saham AsiaSubmitted by Editor01 on Mon, 06/08/2009 - 08:58.
Saham Asia mendaki, mengangkat indeks MSCI Asia Pacific di hari kedua, setelah yen tertekan dan pengurangan tenaga kerja di AS lebih rendah dibandingkan bulan lalu.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Rupiah Menuju Kejayaan di Bawah Rp10.000Submitted by Editor02 on Mon, 06/08/2009 - 08:49.
Masih sangat positifnya sentimen dalam negeri masih mampu menggiring rupiah pada teritori yang lebih tinggi lagi.
Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com

Melemah, Rupiah Masih di 9.000-anSubmitted by Editor02 on Mon, 06/08/2009 - 08:44.
Awal pekan ini rupiah bertengger di 9.980 atau mengalami pelemahan 50 poin dibandingkan penutupan pada akhir pekan lalu di 9.930.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Saham RUIS Berpotensi Rp650Submitted by Editor02 on Mon, 06/08/2009 - 08:41.
Harga saham PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) berpotensi menuju level Rp550-650 per saham dalam jangka pendek.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Bursa Jepang Menanjak Setelah Merosotnya Yen Submitted by Editor01 on Mon, 06/08/2009 - 08:39.
Bursa saham Jepang kelihatan menanjak setelah terjadinya pelemahan Yen terhadap US Dolar. Pergerakan saham-saham terutama terjadi pada peruahaan-perusahaan Jepang yang banyak mendapatkan penghasilan dari luar negeri.
»
Read more

Friday, 5 June 2009

RUMOR PASAR

Rumor

RUMOR PASAR INVESTOR DAILY 5 Juni 2009

BROKER asing dan lokal sedang mengakumulasi saham PT Central Korporindo International Tbk atau Cenko (CNKO). Menurut sumber Investor Daily, harga CNKO berpeluang mencapai Rp 100-125 dalam jangka pendek. Apalagi, kata dia, kabar yang beredar di pasar menyebutkan bahwa perseroan bakal memenangi tender PLTU terkait proyek 10 ribu MW tahap II.

ANALISA IHSG

Analisa

PREDIKSI INVESTOR DAILY 5 Juni 2009: Indeks Bergerak Bervariasi

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi bergerak bervariasi hari ini. Aksi ambil untung (profit taking) bisa mengoreksi indeks, meskipun harga minyak dan komoditas dunia cenderung menguat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Minyak Melejit, IHSG Andalkan Saham Tambang

Pergerakan saham-saham tambang akan menjadi andalan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir pekan ini seiring dengan naiknya lagi harga minyak dunia di level US$ 68 per barel.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

BERITA GLOBAL

Berita

Harga Minyak Kembali Mencuat ke Level Termahal

Harga minyak mentah dunia kembali menguat ke level tertingginya sejak tujuh bulan terakhir, mendekati level USD70 per barel. Ini terjadi setelah bank investasi AS Goldman Sachs memproyeksikan harga minyak mentah dapat mencapai USD85 per barel pada akhir tahun 2009, sehingga perekonomian global akan kembali pulih.

Harga Minyak Dunia Dekati 70 Dolar AS

Harga minyak mentah dunia bergerak mendekati 70 dolar AS per barel pada Kamis waktu setempat, setelah sebuah proyeksi baru dari bank investasi AS Goldman Sachs mengharapkan pemulihan ekonomi global, kata para pedagang.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara.

Rupiah Kejar Peluang ke 10.000/US$

Rupiah akan mengejar peluang ke 10.000 per dolar AS dengan mengandalkan aliran dana di pasar modal. Namun pengejaran ke level tersebut bisa terhambat jika terjadi aksi ambil untung.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Goldman Proyeksikan Harga Minyak Capai 85 Dolar

Harga minyak mentah dapat mencapai 85 dolar AS per barel pada akhir tahun 2009, karena ekonomi global pulih dan munculnya kekurangan energi, bank investasi AS Goldman Sachs memproyeksikan pada Kamis.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara.

Minyak Dekati US$ 70/Barel, Wall Street Melaju

Harga minyak mentah dunia kembali melonjak mendekati level US$ 70 per barel. Bursa Wall Street pun ikut bergairah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Minyak Naik Jadi US$68,85 per Barel

Minyak tidak banyak berubah setelah naik ke level tertinggi dalam 7 bulan kemarin setelah Goldman Sachs Group Inc menyatakan harga bisa mencapai US$85 per barel akhir tahun menyusul pulihnya permintaan dan menciutnya pasokan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Permintaan Dorong Emas Naik Jadi US$982,30

Emas naik akibat spekulasi anjloknya dolar AS akan memicu inflasi sehingga mendorong daya tarik logam mulia sebagai lindung nilai sementara platina naik lebih dari US$55 per ounce ke level tertinggi sejak September.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Nikkei Naik 0,9% Jadi 9.752,51

Bursa Jepang bergerak naik pagi ini setelah para analis menaikkan rekomentasi atas saham-saham finansial di AS dan dampak melemahnya yen ke level terendah dalam sepekan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Return Reksa Dana Saham Capai 55,91%

Tingkat pengembalian (return) reksa dana sepanjang Januari-Mei 2009 rata-rata mampu mencapai 55,91% atau lebih tinggi dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu yaitu -10,45%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Aksi Beli Saham Bank Angkat Bursa AS

Rekomendasi analis agar membeli saham-saham perbankan dan tingginya harga minyak mengangkat bursa AS kemarin meski sempat terbebani oleh laporan kinerja sektor ritel selama Mei yang mengecewakan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Garap Sektor Ritel, BMRI Andalkan Tunas Finance

PT Bank Mandiri Tbk. segera mengalihkan bisnis kredit pembiayaan ke anak usahanya, PT Tunas Financindo Sarana atau Tunas Finance. Perusahaan pembiayaan yang diakuisisi Bank Mandiri tahun lalu itu bakal menjadi ujung tombak ekspansi kredit ritel. "Kami sedang menyiapkan sumber dayanya," kata Direktur Bank Mandiri Zulkifli Zaini, kemarin.

JSPT Percepat Pembayaran Utang

Perusahaan properti PT Jakarta Setiabudi International Tbk (JSPT) tahun ini akan mempercepat pembayaran utang sebelum masa jatuh tempo (prepayment loan). Langkahnya itu antara lain bertujuan mengurangi kerugian kurs.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

Selasa Depan, BEI Beberkan Hasil Penilaian Aksi BUMI

Kepastian boleh tidaknya PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengakuisisi tiga perusahaan tambang batubara akan terungkap pekan depan. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berjanji akan membuka hasil penilaian Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) terhadap aksi korporasi BUMI pada Selasa depan (9/6).

KLBF Bagikan Dividen Rp 13,85 Miliar

Emiten farmasi, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) akan membagikan sebagian laba bersihnya tahun lalu kepada pemegang sahamnya. Perusahaan obat milik pemerintah ini akan membagikan dividen sebesar 25% dari laba bersih 2008 yang sebesar Rp 55,4 miliar.

Hari Ini Batas Akhir Penawaran Harga Final ELSA

Hari ini adalah batas akhir bagi para calon pembeli 37,15% saham PT Elnusa Tbk (ELSA) milik PT Tridaya Esta mengajukan penawaran harga final. Harga final akan menentukan apakah PT Pertamina, PT Ciptadana Securities, atau konsorsium Northstar dan Saratoga Capital yang keluar sebagai pemenang.

EXCL Siap Jual 700 Unit Menara

PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL) masih membuka peluang bagi investor yang ingin membeli 700 unit menaranya. Memang, EXCL belum membuka tender penjualan menara itu. "Tapi jika ada yang berminat, kami bisa saja menjualnya tahun ini," kata Johnson Chan, VP Corporate Finance EXCL, kemarin (4/6).

SAN MIGUEL BATAL BELI ADRO, Pertamina Naikkan Penawaran

PT Pertamina berencana menaikkan harga pembelian 37,15% saham PT Elnusa Tbk (ELSA) yang dimiliki PT Tridaya Esta dari Rp 290 menjadi Rp 451 per saham pada penawaran final (final bid) yang ditutup hari ini (Jumat, 5/6).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

San Miguel Tak Tertarik Lagi ADRO

Produsen bir asal Filipina, San Miguel, menyatakan tidak tertarik lagi memiliki saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO). San Miguel tadinya mengincar bagian dari 17% saham perusahaan tambang tersebut yang bakal dilepas Goldman Sachs, Citigroup dan Farallon.

Pertamina Akan Tawar ELSA Lebih Tinggi?

PT Pertamina sepertinya benar-benar mengincar 37,15 persen saham PT Elnusa Tbk (ELSA) yang dimiliki PT Tridaya Esta. Besar kemungkinan perusahaan negara itu bakal menaikkan harga penawaran, untuk meloloskan penambahan kepemilikannya menjadi 78,2 persen, dari 41,1 persen saat ini.

Saham Finansial Angkat Indeks Wall Street

Bursa Wall Street melanjutkan penguatan, setelah sejumlah pelaku pasar yakin jika pemulihan perekonomian global nantinya, akan berdampak nyata untuk pertama kalinya pada sektor perbankan dan perusahaan energi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com


SMRA dan 3 Emiten Lainnya Gelar RUPS Hari Ini

Hari ini empat emiten Bursa Efek Indonesia akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) yakni Nusantara Infrastruktur, Unggul Indah, Summarecon dan Duta Pertiwi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

ABDA Incar Kenaikan Laba 80%

PT Abdi Bangsa Tbk (ABBA) menargetkan pertumbuhan laba bersih tahun ini sebesar 80,50% menjadi Rp 3,7 miliar. Peningkatan laba seiring dengan proyeksi pertumbuhan pendapatan dan efisiensi perseroan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Dana Asing Masih Dukung Rupiah

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat (5/6) diperkirakan melanjutkan penguatan. Hal ini dipicu membaiknya kondisi perekonomian global, berlanjut munculnya risk appetite yang mengundang masuknya dana asing ke pasar domestik.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

IHSG: Akumulasi Tambang & Bank

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (5/6) masih akan melanjutkan penguatan. Beberapa saham yang direkomendasikan adalah saham tambang ADRO dan BUMI serta saham perbankan seperti BBNI, BBCA dan BBRI.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Goldman Sachs Lepas ADRO? Wajar!

Pelepasan 3,9% saham Goldman Sachs, lembaga investasi terbesar dunia di PT Adaro Energy (ADRO) diprediksi sebuah aksi wajar mencari keuntungan. Harga saham ADRO pun tak akan banyak terpengaruh kecuali sentimen harga minyak.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Wow! Harga Minyak Dekati US$70

Harga minyak mentah dunia bergerak mendekati US$70 per barel pada Kamis waktu setempat, setelah sebuah proyeksi baru dari bank investasi AS Goldman Sachs mengharapkan pemulihan ekonomi global.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Cermati Saham KARK!

PT Dayaindi Resources International Tbk (KARK) dikabarkan akan mengakuisisi perusahaan pelayaran.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Pendapatan Jakarta JSPT Naik 14%

PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) tahun 2008 memperoleh pendapatan Rp924,1 miliar atau meningkat 14% dibandingkan pada tahun sebelumnya yakni sebesar Rp811,8 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Perbankan dan Energi Kerek Wall Street

Pelaku pasar bertaruh, pemulihan perekonomian akan berdampak pertama kali pada perbankan dan perusahaan energi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Thursday, 4 June 2009

RUMOR PASAR

Rumor

RUMOR PASAR INVESTOR DAILY 4 Juni 2009

SEJUMLAH broker dikabarkan tengah memburu saham Grup Charoen, termasuk PT Central Proteinaprima Tbk atau CP Prima (CPRO). Sumber Investor Daily mengatakan, harga CPRO akan diangkat ke level Rp 125-150 dalam jangka pendek.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

ANALISA IHSG

IHSG Konsolidasi, Saham Unggulan Aman

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (4/6) akan mengalami konsolidasi lanjutan. Beberapa saham unggulan yang direkomendasikan adalah BDMN, AALI, TLKM, dan UNTR.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

IHSG Kerangkeng Level 2.000

Setelah tembus posisi 2.000, Indeks Harga Saham Gabungan harus kerja keras mengerangkeng level tersebut. Karena aksi ambil untung yang terus mengintai akan membuat IHSG berbalik arah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

PREDIKSI INVESTOR DAILY 4 Juni 2009: Indeks Akan Konsolidasi

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) akan cenderung konsolidasi setelah menguat tajam beberapa hari terakhir. Pada perdagangan kemarin, indeks ditutup menyetuh level terbaru 2.010,91 setelah terkerek 12,27 poin (0,61%).

Investor Berhati-hati Terhadap Aksi Ambil Untung

Kemampuan indeks harga saham gabungan (IHSG) bertahan dalam 2 hari terakhir perdagangan diperkirakan mulai melemah pada hari ini, menyusul kecenderungan pelemahan harga minyak mentah dunia.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BERITA GLOBAL

Berita

BI-Perbankan Bahas Suku Bunga

Bank Indonesia (BI) akan segera melakukan dialog dengan perbankan untuk dapat menemukan solusi menurunkan suku bunga kredit yang lebih responsif.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Dow Berhenti Reli

Bursa kembali melemah, mematahkan kenaikan yang sudah terjadi selama 4 hari. Hal ini terkait dengan dilansirnya data pemesanan untuk pabrik dan sektor jasa.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Angka Pengangguran 8% Sulit Tercapai di 2010

Target angka pengangguran 8% di tahun 2010 tampaknya sulit tercapai. Salah satunya disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang hingga kini masih diganggu oleh krisis global.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Kementerian BUMN Segera Panggil Direksi ISAT dan Qtel

Kementerian BUMN akan segera memanggil jajaran direksi Indosat dan Qatar Telecom berkaitan dengan RUPS BUMN tersebut. Pertemuan itu antara lain akan membahas ada atau tidaknya pergantian direksi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Serangan Profit Taking di Wall Street

Setelah 4 hari berturut-turut menguat, saham-saham di Wall Street akhirnya melemah akibat profit taking. Merosotnya lagi harga minyak mentah dunia memberi kontribusi besar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Wall Street Tertekan PHK & Valuasi Pendapatan

Saham AS tertekan pertama kali dalam 5 hari, meneruskan pelemahan global, karena satu laporan menunjukkan jumlah pemecatan karyawan di negara itu lebih tinggi dari perkiraan, harga komoditas tergelincir dan indeks Standard & Poor’s 500 ditransaksikan termahal dalam 8 bulan.

Menunggu Aksi GGRM

Mengikuti kinerja fantastis triwulan I/2009, saham PT Gudang Garam Tbk di pasar menguat 48% sepanjang bulan lalu. Investasi teknologi di lini pemasaran di tengah membaiknya daya beli masyarakat menjadi pertimbangan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Kesulitan Likuiditas, Dry Port KIJA Molor

Pembangunan dry port PT Kawasan Industri Jababeka Tbk di Cikarang mundur menyusul pengetatan likuiditas yang dihadapi oleh mitra strategis yakni Itochu dan Hutchinson.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BNBR Terus Cari Mitra Strategis

PT Bakrie & Brothers Tbk berencana melanjutkan pencarian mitra strategis untuk mendukung restrukturisasi utang perusahaan investasi itu senilai Rp6,84 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Trust Uji Tuntas ITMA

Trust Energy Resources Pte Ltd sedang menggelar uji tuntas terhadap PT Itamaraya Gold Industry Tbk.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Pefindo Tak Ubah Peringkat ELTY

Lembaga pemeringkat efek PT Pefindo tidak mengubah peringkat Obligasi I/2008 keluaran PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) senilai Rp 500 miliar. Peringkat obligasi itu tetap idBBB+.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

Pefindo Babat Peringkat INDF

Peringkat obligasi seri III dan IV terbitan PT Indofood Sukses makmur Tbk (INDF) turun. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memangkas peringkat (rating) obligasi seri III/2004 dan obligasi IV/2007 INDF yang bernilai total Rp 2,98 triliun dari idAA+ menjadi idAA.

RUIS Incar Proyek di Selat Madura

Perusahaan jasa pengeboran minyak dan gas, PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) tengah mengincar dua proyek besar di Selat Madura. Dua proyek tersebut berupa pembangunan fasilitas pengolahan dan penampungan minyak dan gas bumi terapung atau floating production storage and offloading (FPSO), yang masing-masing senilai US$ 500 juta dan US$ 200 juta.

KLBF Perluas Pabrik di Bekasi dan Cikarang

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) hendak mendongkrak kinerja dengan menambah kapasitas produksi. Caranya, KLBF akan memperluas pabrik obat di Bekasi dan Cikarang tahun ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

Goldman Sachs Lego 1,25 Miliar Saham ADRO

Niat Goldman Sachs cs untuk menjual kepemilikan saham mereka di PT Adaro Energy Tbk (ADRO) ternyata bukan isapan jempol. Atas nama beberapa pemegang saham Adaro lainnya, Goldman Sachs kemarin (3/6) melego 1,25 miliar saham atau sekitar 3,91% dari total saham Adaro.

Asing Tengah Melirik Saham CTTH?

Sebuah perusahaan batubara dikabarkan akan membeli saham PT Citatah Industri Marmer Tbk (CTTH) di harga premium.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Ayo! Cermati Saham CPRO

Rights issue PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO) dikabarkan bakal berjalan mulus. Perseroan menetapkan harga per saham sebesar Rp200.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Rupiah Menuju 10 Ribu per Dolar AS

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis (4/6) diperkirakan masih menguat hingga ke level 10 ribu per dolar AS. Hal ini didukung pelemahan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

BTEL dan ISAT Garap SLI

PT Indosat Tbk mencapai kesepakatan pembukaan interkoneksi layanan Saluran Langsung Indonesia (SLI) milik Bakrie Telecom (Btel).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Minyak Melemah ke US$ 66

Harga minyak kembali melemah usai pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan jumlah minyak yang tidak terkonsumsi pada gudang penyimpanan. Hal ini berdampak pada sektor energi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.


Saatnya Beli dan Tahan Saham Perbankan, Properti dan Otomotif

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menembus level keramat di angka 2.000. Pada penutupan perdagangan kemarin (3/6), IHSG mendarat di 2.010,91 atau naik 0,61% dari sehari sebelumnya. Apabila merujuk posisi terendah indeks tahun ini, yakni 1.192,52, IHSG sudah meroket 68,63%.

Penguatan Rupiah Tertahan

Reli penguatan rupiah sedikit tertahan dengan sentimen dari bursa dow jones yang terkoreksi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

RUPSLB BUMI tak Bahas Akuisisi

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akhirnya menetapkan agenda RUPSLB pada 26 Juni mendatang. Apa saja agendanya?

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Buruan Beli Saham BTEL

Saham Bakrie Telecom (BTEL) diprediksi memperoleh laba bersih Rp 262 miliar atau naik 91,2%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Harga Minyak Tiba-Tiba Balik Arah

Harga minyak mentah dunia kembali tertekan mencapai tiga persen ke level USD66 per barel, setelah meningkat selama tujuh hari dan nyaris menembus level USD70 per barel, pada perdagangan Rabu (3/6/2009) waktu setempat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com

Awas, IHSG Rawan Digerogoti Profit Taking!

Para investor diingatkan untuk bersikap hati-hati. Bagaimana tidak, di tengah ketidakpastian ekonomi di dunia, indeks saham Tanah Air justru rajin mencetak rekor. Tak heran jika hasrat para investor menjadi terpancing untuk melakukan aksi ambil untung atau profit taking.

Bursa Wall Street Dihadang Si Emas Hitam

Bursa Wall Street kembali melemah pada penutupan perdagangan Rabu (3/6/2009) waktu setempat, setelah empat hari terakhir berhasil rally. Ini diakibatkan aksi investor setempat yang merespons negatif dua laporan pemerintah Amerika.

Wall Street Kembali Mengkerut 66 Poin

Investor meluruhkan perolehan yang selama ini berhasil dibukukan oleh Wall Street lantaran sejumlah data dari perindustrian dan pesanan pabrikan jauh berada dibawah prediksi. Sesungguhnya pesanan pabrikan meningkat di bulan April. Namun, laporan yang ada sudah mengecewakan investor yang sudah menggadang-gadang peningkatan yang lebih besar.

MAPPI Rampungkan Penilaian BUMI

Rampung sudah proses evaluasi dari tim penilai Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) atas akuisisi yang dilakukan oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terhadap tiga perusahaan beberapa waktu lalu. Tim MAPPI kemarin telah menyerahkan hasil penilaian itu kepada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

Tuesday, 2 June 2009

ANALISA GLOBAL

Analisa

PREDIKSI INVESTOR DAILY 2 Juni 2009: Bursa Regional Topang Indeks

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengikuti bursa regional hari ini. Indeks akan mencoba melanjutkan penguatan menuju level resistance 2.030.

berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Tambang & Bank Siap Lecut IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (2/6) berpotensi menguat. Beberapa saham yang direkomendasikan berasal dari sektor perbankan seperti BBCA, dan BDMN, serta tambang batubara seperti ADRO, BUMI dan PTBA.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Erdikha: Indeks Masih Berpotensi Menguat

Pada perdagangan kemarin, indeks berhasil ditutup menguat akibat sentimen regional, pengumuman inflasi Mei 2009 dan kenaikan harga komiditi.

Bursa Tunggu Energi Positif Global

Pemodal pada hari ini diperkirakan menunggu arah bursa regional dan global, sebelum melanjutkan aksi beli yang akan mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level psikologis 2.000.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Monday, 1 June 2009

REKOMENDASI TRADER saat INI

Harga saham sejumlah emiten Bursa Efek Indonesia hari ini setidaknya akan terpengaruh kondisi keuangan perusahaan, aksi korporasi maupun berita-berita seputar perseroan seperti� BNBR, PTBA, CTRS, BAPA, TRIM, TLKM, MPPA, dan ADMF.

ANALISA GLOBAL

Analisa

Awal Pekan, IHSG Jajal level 2.000?

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan semakin agresif dengan menjajal level 2.000 pada perdagangan awal pekan ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Cermati BNBR, PTBA, CTRS, BAPA, TRIM, TLKM, MPPA

Harga saham sejumlah emiten Bursa Efek Indonesia hari ini setidaknya akan terpengaruh kondisi keuangan perusahaan, aksi korporasi maupun berita-berita seputar perseroan seperti� BNBR, PTBA, CTRS, BAPA, TRIM, TLKM, MPPA, dan ADMF.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

PREDIKSI INVESTOR DAILY 1 Juni 2009: Indeks Respons Inflasi

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dipengaruhi data inflasi Mei 2009. Selain itu, faktor regional juga menopang arah indeks hari ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Pasar Menanti Data Inflasi dan BI Rate

IHSG sepekan terakhir menguat 1,8% dibandingkan dengan posisi pada pekan sebelumnya dan masih bergantung pada pergerakan bursa eksternal dan harga komoditas dunia (minyak mentah).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Tetaplah Beli Saham, Tapi Waspada!

Penguatan di bursa saham sangat menggembirakan. Level psikologis telah terlampaui bahkan sepanjang pekan lalu indeks saham berhasil menguat hingga 11%. Tapi, investor disarankan untuk mewaspadai terjadinya aksi ambil untung.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Erdikha: Waspadai Aksi Ambil Untung

Indeks berhasil ditutup menguat akibat penguatan bursa regional dan pengaruh kenaikan harga komiditi pada perdangan akhir minggu lalu.

Rilis Data Inflasi Perkuat Peluang Rally IHSG

Pengumuman inflasi Mei oleh Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini diperkirakan memperluas ruang kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia yang dikepung oleh sentimen positif sejak pekan lalu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BERITA GLOBAL

Berita

Inflasi Melandai Rupiah Sehat

Pengumuman inflasi Mei oleh Badan Pusat Statistik pada Senin siang akan menjadi fokus investor valas. Jika laju inflasi tahunan (year on year) hingga Mei terus melandai maka rupiah akan semakin sehat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

BPFI Tamu Ketiga BEI

PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) akan mencatatkan (listing) 450 juta saham baru atau sekitar 45% di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin 1 Juni ini. Harga saham perdana Batavia sebesar Rp 110 per saham.

Inflasi dan Kabar GM Paling Dinanti Investor Saham

Ada dua berita yang akan menjadi perhatian pelaku pasar di awal Juni ini. Apalagi kalau bukan pengumuman inflasi Juni oleh BPS pada Senin siang ini dan kabar jadi tidaknya pailit terhadap General Motors (GM).

Sejarah Baru Bakal Dicetak GM

Kreditor telah menyetujui rencana restrukturisasi utang General Motors (GM) yang diajukan pemerintah AS. Restrukturisasi GM selanjutnya akan segera difinalisasi oleh Departemen Keuangan AS.

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Keuntungan Anjlok 72,67%, Laba BNBR Tergerus Rugi Kurs

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) selama kuartal I-2009 membukukan laba bersih Rp 22,58 miliar, turun 72,67% dibanding tahun sebelumnya sekitar Rp 82,78 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Batavia Melantai di BEI Hari Ini

Hari ini, PT Batavia Prosperindo Finance mencatatkan saham perdananya (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Berita selengkapnya bisa dibaca di Inilah.com.

Menyikapi Lonjakan Harga CPO

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/ CPO) akhir-akhir ini menguat menyusul spekulasi kekeringan di Argentina akan mendongkrak permintaan CPO. Namun, kenaikan harga CPO ini diperkirakan tak bertahan lama.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

CTRS Tidak Bagi Dividen

PT Ciputra Surya Tbk memutuskan untuk menahan sebagian besar laba bersih pada tahun lalu sebagai modal pengembangan usaha, sehingga tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2008.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Putt Indonesia Lepas Saham

PT Putt Putt Indonesia, pemegang saham Pt Eatertainment International Tbk, kembali melepas sebagian kepemilikannya dengan menjual 50.000 saham berkode SMMT ini pada harga Rp310 per saham.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

CPO Mulai Lepas Kendali

Harga premium minyak sawit (crude palm oil/CPO) pada awal Mei tercatat jauh melampaui tren harga CPO normal dan harga minyak mentah dunia.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.


Aman, Rupiah Tak Alami Banyak Goncangan

Nilai mata uang rupiah tidak akan banyak bergerak, sekalipun indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 2.000. Pasalnya, pihak otoritas perbankan seperti tidak menginginkan rupiah terus menguat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

BPFI Listing di BEI Pagi Ini

PT Batavia Prosperindo Finance Tbk akan melakukan initial public offering (IPO) hari ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Katarina Akan Melantai di BEI 10 Juli 2009

PT Katarina Utama berencana melakukan penawaran umum sebesar 300 juta lembar saham atau setara dengan 33,3 persen dengan nilai nominal Rp100 setiap sahamnya.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Industri CPO Akan Peroleh Insentif Baru

Industri hilir pengolahan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) akan memperoleh insentif baru berupa subsidi bunga, terutama bagi pengadaan mesin-mesin baru dan konstruksi pabrik.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

PTBA Katrol Harga Batubara

PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) mulai menaikkan harga jual batubaranya. Produsen batubara pelat merah itu menaikkan harga jual batubara ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan dan PLTU Bukit Asam.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

BAPA Siap Akuisisi Proyek Baru

PT Bekasi Asri Permai Tbk (BAPA) berencana mengakuisisi proyek perumahan tapak (landed houses) seluas 70 hektare (ha) tahun ini. Langkah ini untuk mengantisipasi lonjakan permintaan rumah dalam beberapa tahun mendatang.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Dolar AS Melemah, Minyak Naik Tipis

Harga minyak mengalami sedikit perubahan mendekati enam bulan tertinggi setelah dolar melemah terhadap euro, memperkuat penampilan komoditas itu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Saham Realestat Jatuhkan Nikkei 225

Saham sektor realestat mengalami penurunan setelah pengembangan Joint Corp. tercatat bangkrut. Saham yang terkait dengan harga komoditas yang lebih tinggi juga terpengaruh.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

BNBR Petik Laba Tipis di Triwulan I-2009

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 22,5 miliar di triwulan I-2009, setelah mengalami kerugian sebesar Rp 15,8 triliun di akhir 2008. Pendapatan sebesar Rp 1,732 triliun, naik tipis 1,3% dari sebelumnya Rp 1,710 triliun.