Solusi Saham

SELAMAT DATANG DI SOLUSISAHAM SANGAT SENANG JIKA DAPAT MEMBANTU ANDA , SEMUA YANG DATANG SEBAGAI TAMU AKAN TINGGAL SELAYAKNYA SAUDARA

ARTIKEL

Friday, 18 March 2011

Rekomendasi Trader : By andre mahardika

Rekomendasi Trader : By andre mahardika

IHSG
IHSG masih akan berpotensi turun tipis di sesi 1.. namun penurunan IHSG ini hanya sementara jika di lihat dar sthocastic dan DMI IHSG masih akan bergerak side way atau tetap di kisaran harga 3475.. dan masih ada kemungkinan bullish di kisaran 3490 - 3510..















BJBR
Secara teknikal saham BJBR masih cukup bagus untuk di koleksi.. namun jika anda ingin mendapatkan Best buy saran saya BUY BJBR di bawah 1130 .. dengan rekomendasi BUY 1110 - 1120.. dan jika anda ingin one day dapat buy di 1130 dan sell 1150.. target saham BJBR adalah di harga 1170 sell kuat...














=================================================

LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN:

UNSP : profit 219 %
















SGRO : Profit 60%















INTP: Profit 17%















HMSP : Profit 26%















==================================================

Technical Analyst Comment
IHSG ternyata turun sebesar 1,3% dan cukup mendebarkan bagi kami karena IHSG menembus Support kami di 3480.
Namun ternyata IHSG berbalik arah di sesi terakhir dan akhirnya IHSG kembali membentuk Lower Shadow dan IHSG
akhirnya tutup mendekati garis Support dari Up Trendline yang bisa ditarik sejak awal Februari 2011 di. Masih dengan
menggunakan Moving Average, sekalipun ada potensi Death Cross, kami masih melihat kombinasi Moving Average saat ini
sebagai fase konsolidasi sehingga kami tetap yakin akan potensi Bullish. Kami memprediksi IHSG akan bergerak Mixed
dengan kecenderungan naik dalam range 3460 – 3530.

Top Buy Recommendation
AALI (21750) - Buy , Stop Loss < 21500 , Target Price +/- 22400
BRPT (980) - Speculative Buy , Stop Loss < 950 , Target Price +/- 1020

AALI (21750) – BUY
Stop Loss < 21500, Target Price +/- 22400
AALI berpotensi Rebound setelah gagal menembus Support di 21550. AALI pun masih
bertahan di Down Trendline yang kami tarik dari awal Januari 2011. Stochastic Oscillator
mulai memasuki area Oversold. AALI kemungkinan masih akan Sideways dalam range
21000 – 23000. Expert Says : Investor dapat mengambil Aksi Beli dengan target harga di
+/- 22400.

BRPT (980) – Speculative BUY
Stop Loss < 950, Target Price +/- 1020
BRPT membentuk Dragonfly Doji tepat di Support yang beberapa kali tidak tertembus di
level 960. Stochastic Oscillator sudah mendekati Area Oversold. Expert Says : Investor
dapat mengambil Aksi Beli dengan target harga di +/- 1020. Aksi ini cukup spekulatif.


=================================================

What Move the market?

Stock Markets Jump on Positive Tendency from Japan, Oil Climbs Back To $103

NEWS HIGHLIGHTS

Jasa Marga : Tambah Investasi Menjadi Rp 35 Triliun

Indocement Tunggal Prakarsa : Cetak Laba Rp 3.2 T

Astra Internasional : Produksi Terganggu

Bumi Resources : Raup Penjualan Rp 37.38 Triliun

Tiga Pilar Sejahtera : Akan Terbitkan Obligasi US$ 70 Juta

Mitrabahtera Segara Sejati : Harga IPO Rp 1600

TECHNICAL HIGHLIGHTS

AALI (21750) - Buy

BRPT (980) - Speculative Buy

FY10 RESULT HIGHLIGHTS

Sampoerna Agro

Bakrie Sumatera Plantations

HM Sampoerna

Indocement Tunggal Prakarsa

What Move the Market?

Stock Markets Jump on Positive Tendency from Japan, Oil Climbs Back To $103

Memanasnya kembali kondisi Libya membuat harga minyak melonjak +2,5% ke $103 di pasar NYMEX. Pasukan pemerintah pro Khadafi menyerang kubu pemberontak dari Benghazi pada hari Kamis dan meluncurkan serangan udara. Indeks Dow Jones rebound +1,40% ke 11.774,59% akibat adanya tendensi positif dari bencana nuklir di Jepang. S & P 500 naik 16,84 poin atau +1,34%, ditutup pada 1,273.72. Nasdaq naik 19,23 poin, atau +0,7%, ditutup pada 2,636.05. Bursa saham Eropa juga naik dari level terendah tiga bulan terakhir. Kenaikan dipimpin saham sektor asuransi setelah pernyataan mereka sanggup menanggulangi semua klaim yang berasal dari Jepang. FTSE +1,75%, CAC +2,43%, DAX +2,2%.

IHSG ditutup di zona negative mengikuti bursa regional dan Amerika. IHSG kehilangan 47,267 poin (+1,34%) ke level 3.484,210., sementara Indeks LQ 45 turun 9,727 poin (-1,55%) ke level 619,752. Pelemahan dipimpin saham TLKM -3,54%, BMRI -2,45%, ASII -1,47%, AUTO -4,11%, UNVR -2,71%. Saham produsen baja Krakatau Stell mengalami kenaikan +0,86% akibat ekspektasi kenaikan jumlah permintaan baja dunia untuk rekonstruksi Jepang. Indeks Nikkei pagi ini melonjak 3% setelah kelompok G7 setuju untuk mengintervensi kenaikan mata uang Yen Jepang untuk mendukung keadaan Jepang akibat nuklir. Mata uang Yen sudah mulai melemah -3% akibat aksi intervensi tersebut.

Kami prediksi pagi ini IHSG akan rebound mengikuti bursa kawasan. Namun di sesi akhir perdagangan, terbuka peluang indeks mengalami koreksi akibat ketidakpastian global serta faktor akhir pekan yang membuat investor mengamankan portofolio. Strategi trading jangka pendek masih menjadi pilihan untuk hari ini dengan memilih saham yang memiliki rentang pergerakan luas. Kami sarankan agar aksi ambil untung segera dilakukan jika harga sudah naik. Saham pilihan pagi ini adalah BUMI dan CPIN untuk trading buy.

Jasa Marga (JSMR, 3200)

Tambah Investasi Menjadi Rp 35 Triliun

PT Jasa Marga siap meningkatkan investasi dari Rp 25 triliun menjadi Rp 30-35 triliun. Perseroan berencana membangun 10 ruas jalan tol dalam tiga hingga empat tahun mendatang. Selain jalan tol, perseroan juga berencana mengembangkan usahanya di bidang property dengan menggandeng PT PP. –Investor daily

Indocement Tunggal Prakarsa (INTP, 14.300)

Cetak Laba Rp 3.2 T

PT Indocement Tungal Prakarsa membukukan laba bersih Rp 3.2 triliun selama 2010 atau naik 17% dibandingkan tahun 2009. Volume penjualan tumbuh 3% menjadi 13.8 juta ton, pendapatan bersih naik 5% menjadi Rp 11.1 triliun dan laba kotor naik 8% menjadi Rp 5.5 triliun. Perseroan telah mengoperasikan dua cement mill baru dengan total kapasitas 1.5 juta ton pada Agustus 2010 dengan nilai investasi mencapai US$ 35 juta. –Investor Daily

Astra International (ASII, 53.500)

Produksi Terganggu

PT Astra Internasional dan anak usahanya PT United Tractors mengalami gangguan produksi menyusul tersendatnya pasokan komponen dari Jepang. Beberapa produsen komponen di Jepang berhenti beroperasi sejak terjadinya gempa. Saat ini perseroan masih menunggu laporan prinsipal dari Jepang terkait dengan strategi yang harus dijalankan. Sepanjang tahun lalu, pendapatan Astra mencapai Rp 14.37 triliun atau naik 43.3% dari tahun sebelumnya. –Bisnis

Bumi Resources (BUMI, 3000)

Raup Penjualan Rp 37.38 Triliun

PT Bumi Resources membukukan penjualan batubara senilai US$4.2 miliar atau setara dengan Rp 37.38 triliun pada tahun lalu. Perseroan menargetkan pemangkasan utang senilai US$700 juta lagi pada tahun ini. –Bisnis

Tiga Pilar Sejahtera (AISA, 700)

Akan Terbitkan Obligasi US$ 70 Juta

PT Tiga Pilar Sejahtera berencana menerbitkan obligasi konversi sebesar US$ 60 -70 juta paling lambat semester I/2011 untuk menuntaskan pembelian 12.000 ha kebun sawit. Selain penerbitan obligasi, perseroan juga berencana mengambilalih pabrik beras dengan nilai pembelian sekitar Rp 210 miliar. –Bisnis

Mitrabahtera Segara Sejati (Not Listed)

Harga IPO Rp 1600

PT Mitrabahtera Segara Sejati menetapkan harga IPO saham sebesar Rp 1600. Saham perusahaan pelayaran ini sebelumnya ditawarkan pada harga Rp 1500-1900 dan oversubscribed delapan kali. Perseroan berencana melepas sebanyak-banyaknya 215 juta saham atau sekitar 12.3% kepemilikan dengan proyeksi perolehan dana Rp 344 miliar. Perseroan telah menunjuk Mandiri Sekuritas dan OSK Nusadana sebagai underwriter. –Investor Daily

Thursday, 17 March 2011

REKOMENDASI TRADER by: Andre mahardika

REKOMENDASI TRADER by: Andre mahardika

LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN

PT PP.tbk
















PT BBNI. Tbk

















PT BBKP.tbk

















Technical Analyst Comment

IHSG berhasil ditutup positif sebesar 0.2% pada perdagangan kemar in dan tetap menyisakan Low er Shadow yang panjang
pada Candlestick. Kami tetap melihat Lower Shadow ini sebagai hal yang posit if karena diikut i dengan kenaikan (White Body
Candlest ick). Dengan menggunakan kombinasi Moving Average 5, 20 dan 60, terlihat saat ini IHSG sedang bersiap untuk
memasuki Bullish dalam jangka menengah. Moving Average 5 telah Golden Cross dengan Moving Average 60 dan saat ini
Moving Average 20 sedang menuju Moving Average 60 untuk Golden Cross. IHSG terlihat memasuki fase Pullback setelah
terjadi Golden Cross. Kami masih tetap memprediksi IHSG bergerak Mixed namun dengan kecenderungan menguat dalam
range 3480 – 3560.

Top Buy Recommendation
SMRA (1000) - Buy , Stop Loss < 970 , Target Price +/- 1080
LSIP (2300) - Buy On Weakness , Stop Loss < 2200 , Target Price +/- 2400

SMRA (1000) – BUY
Stop Loss < 970, Target Price +/- 1080
SMRA terlihat mulai Rebound pada level Support – nya di +/- 970. Stochastic Oscillator
mulai terlihat akan melakukan Bullish Crossover walau masih di atas 20 dan dibawah 50.
Pola Candlestick yang terbentuk selama tiga hari ini menyerupai pola Morning Doji Star
(dengan bentuk yang kurang bagus). Expert Says : Investor dapat mengambil Aksi Beli
dengan target harga di +/- 1080.

LSIP (2300) – BUY On Weakness
Stop Loss < 2200, Target Price +/ - 2400
LSIP membentuk pola Candlestick yang cukup valid menyerupai Morning Star. Stochastic
Oscillator mulai terlihat melakukan Bullish Crossover di sekitar middle area. Volume
mulai terlihat meningkat yang kami yakin merupakan tanda Bullish yang cukup baik.
Expert Says : Investor dapat mengambil Aksi Beli dengan target harga di +/ - 2400. Kami
menyarankan Investor menunggu LSIP di sekitar +/- 2275.

============================================================

What Move the market?

US & Japan Markets Slipped; Will Indonesian Market Follow?

NEWS HIGHLIGHTS

Aneka Tambang : Cari Utang US$ 1 Miliar

Telekomunikasi Indonesia : Siapkan Dana Akuisisi Rp 1 T

Delta Dunia : BUMA Cari Dana US$ 750 Juta

Indika Energy : Jajaki Obligasi US$ 300 Juta

Perusahaan Gas Negara : Komit Pasok Gas ke PLN

TECHNICAL HIGHLIGHTS

SMRA (1000) - Buy

LSIP (2300) - Buy On Weakness

FY10 RESULT HIGHLIGHTS

Pembangunan Perumahan

Bank Bukopin

Bank Negara Indonesia

Multistrada Arah Sarana

What Move the Market?

US & Japan Markets Slipped; Will Indonesian Market Follow?

Berbeda dengan bursa di Asia yang mengalami rebound kemarin, bursa Asia dan Eropa terkoreksi akibat kombinasi kekhawatiran bencana nuklir di Jepang, penurunan rating kredit Portugal, dan kerusuhan yang masih berlanjut di Bahrain. Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup dengan kehilangan -242.12 poin (-2,04%) di 11.613.3,sementara S & P 500 turun -1,95%, dan Nasdaq turun -1,89%. Rilis di Amerika pada hari Rabu menunjukkan data harga grosir melonjak akibat tingginya harga energi dan bahan pangan. Rilis data menunjukkan ekspor minyak dan bahan pangan Amerika mampu mengurangi jumlah defisit anggaran pemerintah. Di pasar Eropa, Jerman DAX 30 ditutup turun -2%, sedangkan indeks CAC 40 turun -2,2%, dan FTSE terkoreksi -1,70%. Saham Eropa mengalami penurunan pada akhir perdagangan setelah Guenther Oettinger, komisaris energi Uni Eropa, mengungkapkan ketakutannya bahwa situasi di pabrik nuklir Jepang yang rusak bisa segera memperburuk keadaan.

Perdagangan saham di BEI kemarin bergerak secara mixed, di mana indeks dibuka di zona positif namun selanjutnya terjadi koreksi sepanjang perdagangan dan mencapai titik terendah di 3.493,61, sebelum aksi beli terlihat di satu jam sebelum perdagangan ditutup. IHSG ditutup naik sebanyak 6,99 poin di 3.531, 48 dengan ditopang kenaikan saham-saham perbankan yang berkapitalisasi pasar besar seperti BCA(+0,75%), Mandiri(+1,67%), dan Danamon(+3,97%), yang diikuti pula oleh saham-saham sektor konsumer seperti Indofood(+1,53%), ICBP(+3,66%), Unilever (+0,61%), dan Charoen Pokphand Indonesia(+7,98%). Sementara itu, saham Astra International dan Telkom masing-masing ditutup turun -1,1% dan -1,4% kemarin.

IHSG kami prediksi hari ini akan mengalami tekanan jual merespon jatuhnya Nikkei yang pagi ini sudah turun hingga -3,35%, namun secara teknikal indeks masih memiliki peluang untuk menguat. Sentimen negatif dari Jepang masih sangat kuat sehingga investor cenderung akan mengamankan portofolio. Peluang untuk melakukan aksi trading buy on weakness terbuka untuk beberapa saham yang memiliki rentang pergerakan yang luas, seperti KRAS, HEXA, dan LSIP.

Aneka Tambang (ANTM, 2150)

Cari Utang US$ 1 Miliar

Untuk membiayai pembagunan pabrik feronikel di Maluku, saat ini PT Aneka Tambang tengah mencari utang senilai US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 8.8 triliun. Total investasi pabrik tersebut mencapai US$ 1.65 miliar. Perseroan tengah mengkaji dua opsi yaitu, pinjaman bank dan obligasi. Rencananya, pabrik tersebut akan memiliki kapasitas 27 ribu ton. Pembangunan akan dimulai semester II-2011 dan ditargetkan selesai pada 2014. –Investor daily

Telekomunikasi Indonesia (TLKM, 7050)

Siapkan Dana Akuisisi Rp 1 T

PT Telekomunikasi Indonesia menyiapkan dana akuisisi sebesar Rp 1 triliun tahun ini yang berasal dari kas internal. Saat ini perseroan tengah menjajaki akuisisi operator seluler di Kamboja. Menurut kabar, perseroan juga tengah menjajaki merger dan akuisisi dengan StarOne milik Indosat selain dengan Esia milik Bakrie Telecom. –Investor Daily

Delta Dunia Makmur (DOID, 1100)

BUMA Cari Dana US$ 750 Juta

PT Bukit Makmur Mandiri Utama, anak usaha PT Delta Dunia mencari fasilitas pinjaman bertenor 7 tahun senilai US$ 750 juta untuk pembiayaan ulang pinjaman sebesar US$ 600 juta. Saat ini perseroan tengah melakukan negosiasi dengan 12 – 15 bank guna memperoleh fasilitas tersebut. Buma berencana melakukan pembiayaan kembali pada Maret ini atau April mendatang. -Bisnis

Indika Energy (INDY, 3850)

Jajaki Obligasi US$ 300 Juta

PT Indika Energy akan menerbitkan obligasi senilai US$ 300 juta bulan depan untuk membiayai kembali obligasi yang jatuh tempo pada 2012. Perseroan telah menunjuk Citi, Goldman Sachs, Standard Chartered dan UBS sebagai pengatur penjualan obligasi. –Bisnis

Perusahaan Gas Negara (PGAS, 3650)

Komit Pasok Gas ke PLN

Perusahaan Gas Negara akan tetap mempertahankan komitmennya untuk memasok 100mmcfd gas ke PLN. PGN masih memiliki kontrak selama lima tahun. Selama ini, gas yang dialokasikan untuk PGN dialihkan ke Chevron’s Duri untuk menopang produksi crude oil sejak Februari 2010. -Bisnis

Wednesday, 16 March 2011

Rekomendasi Trader by : Andre Mahardika

Rekomendasi Trader by : Andre Mahardika

IHSG:

secara teknkal IHSG di tutup kemaren 3520 dan itu adalah trend pembalikan arah yang positif.. sehingga pada hari ini IHSG masih akan di prediksi akan rebound tipis di 3527 - 3542..
masih di prediksi IHSG dapat menembus 3700 selama masih berada di atas 3520..
















===================================================
BLTA
secara teknikal saham BLTA masih cukup bagus untuk di koleksi.. jika di lihat dari trend harga kemaren saham BLTA berada di range harga 345 - 390.. apabila ingin melakukan BUY saham ini anda dapat BUY di harga 345 - 350 dengan target sell kuat di 370..














==============================================

TINS

secara teknikal saham TINS masih akan turun di kisaran 2525.. namun jika di lihat secara sthocastic oscilator dan dmi nya saham ini akan berpotensi ke 2750 apabila dapat menembus harga 2675.. dan kemungkinan hari ini apabila saham TINS dapat naik ke 2600 maka saham ini optimis menembus 2650 - 2675 hari ini.. BUY aman di harga 2575 dan stop loss di 2525..














======================================================
LAPORAN KEUANGAN ELSA
















====================================================

Technical Analyst Comment
IHSG terkena dampak Tsunami Jepang seperti halnya Indeks Saham di Asia dan Global. Namun sepertinya Panic Selling
tersebut mulai terlihat berkurang dan emosi Investor mulai ter lihat stabil dengan terbentuknya Candlest ick bernama Takur i
yang merupakan Hammer dengan Shadow (Low er Shadow) lebih dari 3x panjang Body Candlestick. IHSG berpeluang untuk
Rebound atau setidaknya Takuri tersebut dapat mengindikasikan IHSG tidak akan jatuh ter lalu dalam lagi hari ini. Kami lebih
memilih memprediksi IHSG akan tetap bergerak Mixed dengan kecenderungan melemah dalam range 3480 – 3550.


Top Buy Recommendation

BMRI (6000) - Trading Buy , Stop Loss < 5850 , Target Price +/- 6200
PNLF (172) - Speculative Buy , Stop Loss < 167 , Target Price +/- 179

BMRI (6000) – Trading BUY
Stop Loss < 5850, Target Price +/ - 6200
BMRI membentuk Doji pada Middle Band dari Bollinger Band dimana Middle Band
tersebut, yang t idak lain adalah Moving Average, mengarah ke atas. Stochastic Oscillator
jangka pendek menunjukkan sinyal Oversold. Expert Says : Investor dapat mengambil
Aksi Beli dengan target harga di +/- 6200.

PNLF (172) – Speculative BUY
Stop Loss < 167, Target Price +/- 179
PNLF berpeluang Rebound setelah Extreme Stochastic Oscillator mengeluarkan sinyal
Buy. Candlestick yang terbentuk pun adalah Doji pada saat PNLF telah terkoreksi selama
beberapa hari . Expert Says : Investor dapat mengambil Aksi Beli dengan target harga di
+/- 179.

===================================================

What Move the market?

Market Rebound, Don't Too Afraid To Japan!

NEWS HIGHLIGHTS

Telekomunikasi Indonesia : Laba Bersih FY10 Diprediksi Stagnan

Bank Negara Indonesia : Berencana Akuisisi Bahana

Bumi Resources : Bapepam akan Kaji Prospektus Vallar

BW Plantations : Anak Usaha Raih Pinjaman Rp 237.06 M

TECHNICAL HIGHLIGHTS

BMRI (6000) - Trading Buy

PNLF (172) - Speculative Buy

FY10 RESULT HIGHLIGHTS

Elnusa

What Move the Market?

Market Rebound, Don't Too Afraid To Japan!

Tindakan panic selling akibat kemungkinan bencana radiasi nuklir di Jepang yang akan menghambat pemulihan ekonomi dari gempa bumi terburuk sepanjang sejarah menyebabkan indeks Nikkei rontok hingga 10,6%, memimpin koreksi di pasar saham global. Di pasar AS, Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 1,15%, Nasdaq kehilangan 1,25%, dan S & P 500 jatuh 1,12%. Pasar saham Eropa juga mengalami koreksi besar, DAX Jerman kehilangan 3,19%, Paris CAC 40 jatuh 2,51%, dan FTSE 100 turun 1,38%.

Pagi ini Nikkei dibuka naik 1,88%, dan saat ini sudah rebound sebesar 6,33%, setelah mengalami penurunan lebih dari 20% dalam 2 hari berturut-turut. Kenaikan dipimpin oleh saham perusahaan eksportir, seperti Toshiba(+5%) dan Mazda(+10%). Indeks KOSPI di Korea juga sudah rebound hampir 2% dipimpin oleh Samsung Electronics (+2,9%) dan KEPCO Engineering & Construction (+3,6%). Indeks S&P/ASX 200 di Australia juga naik 1,08% dipimpin oleh perusahaan produsen Uranium, yaitu Paladin dan Energy Resources of Australia.

Bursa Indonesia juga kemarin mengalami tekanan jual terseret kondisi global dan regional, IHSG -1,27% di level 3.524, 48. Penurunan dipimpin saham sektor Keuangan dan Pertambangan. BMRI -2,43%, BUMI -0,81%, UNTR -1,33%, ASII -0,89%. Saham ITMG tampil beda sendiri dengan naik 3,29%. Hari ini kami prediksi rebound juga akan terjadi untuk saham-saham yang sudah mengalami koreksi yang berlebihan. Investor boleh memperhatikan saham ASII, UNTR, dan HEXA mengingat koreksi yang terjadi sudah cukup dalam. Ada peluang pembalikan arah ke zona positif terjadi pada saham-saham itu untuk hari ini.

Telekomunikasi Indonesia (TLKM, 7150)

Laba Bersih FY10 Diprediksi Stagnan

PT Telekomunikasi Indonesia akan mempublikasikan laporan keuangan tahun buku 2010 pada akhir Maret ini. Manajemen mengindikasikan pendapatan tumbuh sebesar 2-3% YoY dan laba bersih tumbuh 1% YoY. Pada tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan naik 8-9% dengan pendapatan untuk broadband, selular dan jasa IT ditargetkan tumbuh 40%, double digit dan 30%. –Investor daily

Bank Negara Indonesia (BBNI, 3675)

Berencana Akuisisi Bahana

PT Bank Negara Indonesia akan mengambil alih Bahan Sekuritas dengan menukarkan obligasi rekapitulasinyanya sebagai dampak dari menurunnya modal Bahana akibat kewajibannya untuk menyerap IPO saham Garuda. Aksi korporasi ini akan dikaji dengan melihat sisi sinergitas dengan lini usaha perseroan. -Bisnis

Bumi Resources (BUMI, 3025)

Berau Coal Energy (BRAU, 540)

Bapepam akan Kaji Prospektus Vallar

Bapepam-LK akan mengkaji prospectus yang dikeluarkan oleh Vallar Plc yang akan memuat skema detail transaksi dengan Bumi Resources. Beberapa fakta baru mencakup demonstrasi yang diiikuti oleh pekerja tambang Darma Henwa menyebabkan produksi berkurang hingga 560 ribu ton atau setara dengan US$56 juta dengan mengacu pada harga Newcastle. Fakta lainnya adalah, pemilik hak eksklusif pemasaran batubara produksi PT Berau Coal adalah Maple Holdings. Prospektus itu juga mengungkapkan Vallar menyiapkan skema penguasaan maksimal 51% saham Bumi dari 25% yang telah dimiliki saat ini. -Bisnis

BW Plantations (BWPT, 1080)

Anak Usaha Raih Pinjaman Rp 237.06 M

Anak usaha PT BW Plantations, PT Adhyaksa Dharmasatya mendapatkan fasilitas pinjaman Rp 237.06 miliar dari BNI yang akan digunakan antara lain untuk membayar utang kepada pemegang saham dan ekspansi bisnis. Sebesar Rp 65 miliar akan digunakan untuk membangun pabrik kelapa sawit. -Bisnis

Tuesday, 15 March 2011

REKOMENDASI TRADER by Andre Mahardika

REKOMENDASI TRADER by Andre Mahardika

IHSG:

secara teknikal IHSG masih bergerak sideway hari ini.. namun IHSG masih akan berpotensi naik di kisaran 3610.. prediksi hari ini IHSG kemungkinan koreksi tipis di harga 3550 - 3560 .. namun koreksi ini sifatnya sementara jadi buy apabila ada pembalikan IHSG ke 3570..














=============================================
PGAS
Secara teknikal saham PGAS masih akan terjadi koreksi tipis di kisaran 3700 - 3725 ..
jika di lihat dari candle stick PGAS mengkonfirmasi BULLISH lanjujutan ( masih akan rebound tipis hari ini di kisaran 3775 - 3825 .. ) saran saya wait to sell karena apabila PGAS menyentuh 3825 maka arah trend selanjutnya di harga 3900..














========================================================
BJBR
Saham ini cukup bagus untuk di koleksi selain arah chart atau teknikal sudah mengkonfirmasi buy signal pada harga 1130 .. dan fundamental laporan keuangan saham profit 25% saran saya hold atau buy saham bjbr di harga 1120 - 1140 karena apabila bjbr menembus 1170 maka trend selanjutnya di harga 1220..














===========================================
LAPORAN KEUANGAN NIKL. tbk

















========================================================

Technical Analyst Comment

IHSG masih bergerak di sekitar range yang kami perkirakan namun ternyata IHSG ditutup naik. Stochastic Oscillator jangka
pendek kembali menunjukkan sinyal Buy. IHSG masih bergerak dalam Up Trendline kami sehingga kami masih melihat IHSG
tetap Bullish. Candlestick yang terbentuk adalah Spinning Tops yang apabila digabung dengan Candlestick sebelumnya
maka akan menjadi Bullish Harami. MACD masih tetap berada di atas Centerline namun terlihat sedikit mengalami koreksi
yang masih wajar menurut kami. Kami memperkirakan IHSG masih dapat bergerak naik dalam range 3540 – 3600.


Top Buy Recommendation
AALI (22200) - Buy , Stop Loss < 21800 , Target Price +/- 23000
LSIP (2275) - Buy , Stop Loss < 2200 , Target Price +/- 2400
TINS (2625) - Buy , Stop Loss < 2500 , Target Price +/- 2750

AALI (22200) – BUY
Stop Loss < 21800, Target Price +/- 23000
AALI berpotensi Rebound di Support +/- 22000. Candlestick yang terbentuk adalah
Spinning Tops namun bila digabung menjadi Candlestick sebelumnya akan menjadi
Bullish Harami. Stochastic Oscillator jangka pendek sudah menunjukkan sinyal Buy.
Expert Says : Investor dapat mengambil Aksi Beli dengan target harga di +/- 23000.

LSIP (2275) – BUY
Stop Loss < 2200, Target Price +/- 2400
LSIP berpotensi Rebound setelah berada di Middle Band dari Bollinger Band (dan
terlihat Rebound). Middle Band yang juga merupakan Moving Average mengarah ke
atas sehingga Trend ke depan dalam jangka menengah akan Bullish. Candlestick yang
terbentuk adalah Spinning Top namun bila digabungkan dengan Candlestick sebelumnya
akan menyerupai Morning Star. Expert Says : Investor dapat mengambil Aksi Beli
dengan target harga di +/- 2400.

TINS (2625) – BUY
Stop Loss < 2500, Target Price +/- 2750
TINS berpotensi Rebound pada Support di 2550. Stochastic Oscillator terlihat akan
melakukan Bullish Crossover di area Oversold. Candlestick yang terbentuk menyerupai
Morning Doji Star. Expert Says : Investor dapat mengambil Aksi Beli dengan target harga
di +/- 2750.


=======================================================

What Move the market?

Global Focus On Japan, Market Correction To Be Continued.

NEWS HIGHLIGHTS

Jasa Marga : Incar Ruas Tol Rp 5.1 Triliun

Astra Agro Lestari : Produksi CPO Naik 23.7%

Adhi Karya : Jajaki Proyek Rp 40 Triliun

Bank Jabar Banten : Usulkan Dividen Rp 578.61 Miliar

Wijaya Karya: Raih Fasilitas Pinjaman Rp 5.1 T

TECHNICAL HIGHLIGHTS

AALI (22200) - Buy

LSIP (2275) - Buy

TINS (2625) – Buy

FY10 RESULT HIGHLIGHT

Pelat Timah Nusantara

What Move the Market?

Global Focus On Japan, Market Correction To Be Continued.

Bursa global mengalami koreksi akibat kekhawatiran dengan bencana gempa bumi dan tsunami di Jepang. Indeks Dow terkoreksi 51,24 poin (-0,43%) ke 11.993,16 dengan transaksi yang tipis. Pelemahan terutama dialami saham perusahaan nuklir dan emiten lain yang mempunyai eksposur yang kuat terhadap Jepang. Indeks Eropa juga terkoreksi ke level tiga bulan terendah. FTSE –0,92%, CAC -1,29%, DAX -1,65%. Penurunan terutama dipimpin oleh perusahaan-perusahaan asuransi. Harga minyak masih bertahan di level $101 per barel.

IHSG mengalami penguatan di awal pekan ini 27,61 poin (+0,78%) di level 3.569,84. Total volume perdagangan BEI mencapai 3,35 triliun lembar saham dengan nilai total Rp 3,44 triliun. LQ-45 naik 1,05% ke 638,11 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,69% ke 506,31. Asing melakukan pembelian bersih Rp 196 miliar. Penguatan terutama dialami saham sektor pertambangan. ITMG +6,18%, INDY +3,3%, ADRO +3,2%, BUMI +1,66%. Saham GIAA juga mengalami kenaikan 3,7%.

IHSG kami prediksi hari ini kemungkinan akan mengalami koreksi mengikuti yang terjadi pada bursa global. Pagi ini Nikkei sudah mengalami koreksi hingga 6%. Para investor kami sarankan agar berhati-hati dalam melakukan pembelian saham. Pembalikan arah menuju negatif secara tiba-tiba besar kemungkinan terjadi. Kami sarankan investor mengikuti perkembangan kondisi Jepang. Sementara ini, pola trading jangka pendek masih merupakan strategi yang tepat ditengah ketidakpastian yang tinggi.

Jasa Marga (JSMR, 3300 )

Incar Ruas Tol Rp 5.1 Triliun

PT Jasa Marga menjajaki akuisisi dua ruas jalan tol senilai Rp 5.1 triliun. Kedua ruas itu adalah ruas tol Mojokerto – Kertosono (40.5km) dan tol tengah Surabaya (13.7km). Sebelumnya perseroan telah resmi mengambil alih ruas jalan tol Gempol – Pandaan dengan nilai investasi Rp 1 triliun. Dengan akuisisi tersebut, maka jumlah proyek jalan tol yang dikerjakan perseroan mencapai sembilan proyek. –Investor Daily

Astra Agro Lestari (AALI, 22.200)

Produksi CPO Naik 23.7%

PT Astra Agro Lestari mencatat kenaikan produksi minyak sawit mentah (CPO) sebesar 23.7% menjadi 174.596 ton hingga Februari 2011. Sementara itu, produksi tandan buah segar (TBS) perseroan naik 18.4% menjadi 641.053 ton. Harga rata-rata CPO tahun lalu sebesar Rp 7.027/kg dan volume penjualan perseroan naik 5.2% menjadi 1.1 juta ton. Sepanjang 2010, perseroan mencatat kenaikan laba bersih 21.45% menjadi Rp 2.02 triliun. –Investor Daily

Adhi Karya (ADHI, 800)

Jajaki Proyek Rp 40 Triliun

PT Adhi Karya menjajaki proyek senilai Rp 40 triliun pada tahun ini. Proyek tersebut antara lain, pembangunan jalan tol, gedung bertingkat dan pembangkit listrik. Perseroan optimis dapat memenangkan tender dengan nilai Rp 11.5 triliun yang tengah diikuti. Tahun ini, perseroan menargetkan kontrak baru senilai Rp 12.5 triliun. Perseroan mengincar proyek pembangunan tiga ruas jalan tol senilai Rp 1.9 triliun, kontrak di sektor migas senilai Rp 2.2 triliun, proyek pembangunan gedung senilai Rp 4 triliun dan proyek lainnya Rp 4.4 triliun. –Investor Daily

Bank Jabar Banten (BJBR, 1140)

Usulkan Dividen Rp 578.61 Miliar

Manajemen PT Bank Jabar Banten mengusulkan dividen tahun ini sebesar Rp 578.61 miliar atau setara dengan 65% laba bersih tahun 2010 yang mencapai Rp 890.17 miliar. Tahun ini perseroan tidak berencana untuk menggelar aksi korporasi untuk menambah modal seperti right issue atau emisi obligasi karena rasio kecukupan modal perseroan telah mencapai 22.85%. -Bisnis

Wijaya Karya (WIKA, 630)

Raih Fasilitas Pinjaman Rp 5.1 T

PT Wijaya Karya memperoleh fasilitas pinjaman senilai Rp 5.1 triliun dari delapan bank untuk membiayai ekspansi perseroan tahun ini. Kedelapan bank tersebut adalah: BRI, Bank Mandiri, BNI, Bank Danamon, Bank Panin, Bank Permata, DBS Group dan HSBC Holdings Plc. -Bloomberg


Monday, 14 March 2011

REKOMENDASI TRADER by: Andre mahardika

REKOMENDASI TRADER by: Andre mahardika

LAP keuangan BJBR .Tbk

















========================================

Technical Analyst Comment
 IHSG memang turun sampai titik terendah di 3513. Namun ternyata IHSG berbalik arah di detik – detik terakhir sehingga
kami tidak mengatakan bahwa level 3530 telah tembus dan kami masih mempertahankan rating Bullish untuk IHSG.
Kami menyukai Candlestick hitam yang terbentuk dimana Lower Shadow (Ekor Bawah) yang cukup panjang
menandakan munculnya kekuatan Bull pada perdagangan hari itu. Namun demikian, kami melihat hari ini kemungkinan
IHSG akan bergerak Mixed dalam rentang yang cukup kecil dalam range 3530 – 3580.


Top Buy Recommendation
ADRO (2325) - Buy On Weakness , Stop Loss < 2225 , Target Price +/- 2450
HEXA (6850) - Buy , Stop Loss < 6750 , Target Price +/- 7200
ANTM (2150) - Speculative Buy , Stop Loss < 2150 , Target Price +/- 2225

ADRO (2325) – Buy On Weakness
Stop Loss < 2225, Target Price +/- 2450
ADRO sebenarnya telah turun menembus Support dari Up Trendline kami. Namun
ternyata kembali muncul sinyal Beli dari Stochastic Oscillator jangka pendek dan kami
melihat potensi Support yang signifikan di level 2250. Expert Says : Investor dapat
mengambil Aksi Beli dengan target harga terdekat di 2400. Kami menyarankan agar
Investor menunggu ADRO di harga rendah sekitar +/- 2300.

HEXA (6850) – Buy
Stop Loss < 6750, Target Price +/- 7200
HEXA terlihat Rebound di Moving Average 60. Moving Average 5 telah Bullish Crossover
(Golden Cross) dengan Moving Average 60 dan sekarang Moving Average 20 mendekati
Moving Average 60. Kami melihat potensi Rebound untuk HEXA. Expert Says : Investor
dapat mengambil Aksi Beli dengan target harga terdekat di 7200.


ANTM (2150) – Speculative Buy
Stop Loss < 2150, Target Price +/- 2225
ANTM terlihat tertahan beberapa kali di level Support 2150. Stochastic Oscillator jangka
pendek sudah masuk area Oversold. Kami melihat ada potensi Rebound untuk ANTM
mengingat Support di 2150 termasuk cukup kuat. Expert Says : Investor dapat
mengambil Aksi Beli dengan target harga terdekat di 2225.

=========================================

What Move the market?

Tsunami In Japan, Correction Continues in Global Market.

NEWS HIGHLIGHTS

Bank Tabungan Negara : Tunjuk Tiga Underwriter

Bakrie & Brothers : Ekspansi ke Timur Tengah

Verena Multifinance : Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Waskita Karya : IPO dan Terbitkan Obligasi Tahun Depan

TECHNICAL HIGHLIGHTS

ADRO (2325) - Buy On Weakness

HEXA (6850) - Buy

ANTM (2150) - Speculative Buy

What Move the Market?

Tsunami In Japan, Correction Continues in Global Market.

Mayoritas bursa saham Asia mengalami koreksi yang dalam pada hari Jumat, Nikkei 225 ditutup di 10.254(-1,72%) dan Hangseng tutup di 23.250(-1,55%). Bursa saham Eropa juga meneruskan pelemahan terutama pada saham perusahaan asuransi. FTSE 100 turun 16,62 poin (-0,28%), CAC 40 turun 35,31 poin (-0,89%), dan DAX terkoreksi 81,60 poin (-1,16%). Tetapi bursa saham Amerika masih ditutup dalam zona positif, Dow Jones kembali naik ke level 12.000 (+0,50%) setelah investor melihat peluang kembali untuk rehabilitasi Jepang serta penurunan harga minyak. Indeks Nasdaq dan S&P 500 masing-masing juga naik 0,54% dan 0,71%. Secara mingguan, kebanyakan bursa saham Asia, Eropa, serta Amerika mengalami koreksi. Untuk minggu ini, menurut kami pasar akan dipengaruhi oleh bencana tsunami yang terjadi di Jepang pada Jumat kemarin.

Pada perdagangan hari Jumat, IHSG juga mengalami pelemahan akibat aksi ambil untung terhadap saham-saham berkapitalisasi besar. Bencana tsunami yang terjadi di Jepang juga ikut menekan IHSG di sesi dua hingga turun 1,27%. Penurunan dipimpin oleh saham saham ASII, BBCA, BMRI, UNTR, dan GGRM. Indeks menurun 45,42 poin dan ditutup di 3.542,43. Secara mingguan, IHSG nyaris tidak mengalami perubahan dari awal pekan.

Hari ini IHSG kami prediksi akan mengalami koreksi akibat sentimen bencana alam di Jepang. Pada pagi ini, indeks Nikkei di Jepang sudah mengalami penurunan hebat hingga 4,7%. Di Indonesia, tekanan jual kemungkinan akan terjadi terhadap saham-saham yang memiliki eksposur terhadap Jepang. Saham perusahaan yang bergantung pada ekspor terhadap Jepang akan mengalami penurunan akibat kekhawatiran penurunan jumlah permintaan.

Bank Tabungan Negara (BBTN, 1460)

Tunjuk Tiga Underwriter

PT Bank Tabungan Negara menunjuk Danareksa Sekuritas, CIMB Securities dan Bahana Securities untuk menangani penerbitan obligasi senilai Rp 2 triliun. Kupon obligasi akan dipatok dengan mengacu pada surat utang pemerintah seri FR53 ditambah 60 – 135 basis poin, dengan demikian kupon obligasi diperkirakan di kisaran 8.85% - 9.6% dengan rating AA. -Bisnis

Waskita Karya (Not Listed)

IPO dan Terbitkan Obligasi Tahun Depan

PT Waskita Karya akan melakukan penawaran umum perdana dan menerbitkan obligasi pada tahun depan guna meningkatkan kapasitas finansial perseroan dalam membiayai proyek yang akan digarap. Perseroan rencananya akan menawarkan 35% dari total sahamnya dengan target dana Rp 1 triliun. Untuk obligasi, rencananya perseroan akan menerbitkan obligasi senilai Rp 750 miliar. Kedua rencana tersebut ditargetkan dapat terealisasi pada 2012 mendatang. -Bisnis

Verena Multifinance (VRNA, 122)

Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

PT Verena Multifinance akan menerbitkan obligasi senilai Rp 500 miliar pada 14-15 Maret. Obligasi tersebut memiliki tenor 370 hari, dua tahun dan tiga tahun dengan kupon yang ditawarkan sebesar 9.5%, 10.5% dan 11.25%. –Bloomberg, Investor Daily

Bakrie & Brothers (BNBR, 66)

Ekspansi ke Timur Tengah

PT Bakrie & Brothers dan PT Gunanusa Utama Fabricators bekerja sama dengan Baterjee Holding Company untuk membangun pelataran anjungan dan fabrikasi terkait eksplorasi migas di Timur Tengah. Kesepakatan telah ditandatangani pada 12 Maret lalu. Nilai investasi di Timur Tengah mencapai US$ 2.5 triliun dan Arab Saudi mengucurkan dana US$ 400 miliar. –Investor Daily

Friday, 11 March 2011

REKOMENDASI TRADER by : andre mahardika

REKOMENDASI TRADER by : andre mahardika

IHSG
Secara teknikal IHSG masih akan mengalami penurunan dengan koreksi tipis di kisaran 3550 - 3570.... namun penurunan ini tidak akan mempengaruhi kenaikan IHSG dengan target di 3700..
wait to buy .. Buy saat IHSG di harga 3450 - 3470..














===========================================

TLKM
secara teknikal saham TLKM masih akan rebound tips di 7500.. tapi apabila TLKM naik ke 7600 maka kemungkinan besar saham TLKM akan naik berlanjut ke harga 7800 - 8100..
good luck trading














===========================================
Technical Analyst Comment ( FS )
IHSG akhirnya ditutup turun setelah 5 hari naik berturut – turut. Candlestick IHSG membentuk Hanging Man dimana
umumnya menunjukkan potensi penurunan. Stochastic Oscillator memberikan sinyal Jual di area Overbought. Kami yakin
koreksi yang mungkin terjadi hari ini adalah koreksi yang “sehat”. Kami memperkirakan IHSG masih akan turun hari ini
dengan range 3540 – 3600.

Top Buy Recommendation
JSMR (3325) - Buy On Weakness , Stop Loss < 3150 , Target Price +/- 3400
MYOR (9800) - Buy , Stop Loss < 9300 , Target Price +/- 10200

JSMR (3325) – BUY On Weakness
Stop Loss < 3150, Target Price +/- 3400
JSMR sudah menyentuh Proyeksi Resistance kami di sekitar 3350. JSMR kemungkinan
besar akan turun terkoreksi menuju 3150 – 3250. Stochastic Oscillator sudah berada di
area Overbought dalam beberapa hari terakhir.. Expert Says : Investor dapat mengambil
Aksi Beli dengan target harga di +/- 3400. Ada baiknya Investor menunggu JSMR di +/-
3200.

MYOR (9800) – BUY
Stop Loss < 9300, Target Price +/- 10200
MYOR berpotensi naik setelah membentuk pola Candlestick yang mirip dengan Morning
Star (dengan dua Candlestick pada posisi “Star” – nya). Stochastic Oscillator kembali
memberikan sinyal Buy ke dua setelah sinyal pertama gagal. Kami cukup yakin sinyal
kedua akan cukup valid. Expert Says : Investor dapat mengambil Aksi Beli dengan target
harga di +/- 10200.

===========================================

What Move the market?

It's Just A Reasonable Correction; Watch Consumer Stocks.

NEWS HIGHLIGHTS

Update Bursa : Juli, Jam Perdagangan akan Diperpanjang

TB Bukit Asam : Cari Pinjaman US$ 168 Juta

Perusahaan Gas Negara : Percepat Pelunasan Utang US$ 246.5 Juta

Jasa Marga : Cari Pinjaman Rp 17.5 T

Bank Jatim : IPO Oktober 2011

Jaya Agra Wattie : Berencana IPO Mei 2011

TECHNICAL HIGHLIGHTS

JSMR (3325) - Buy On Weakness

MYOR (9800) – Buy

What Move the Market?

It's Just A Reasonable Correction; Watch Consumer Stocks.

Kombinasi dari data defisit perdagangan AS dan China, kekuatiran lonjakan harga minyak yang dapat mengganggu pemulihan ekonomi global, downgrade rating utang Pemerintah Spanyol, dan penggunaan senjata oleh Polisi Saudi Arabia dalam menangani kerusuhan di kawasan kaya minyak Saudi timur mengguncang kinerja pasar saham global. Perdagangan saham di AS Kamis ditutup dengan koreksi tajam: indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) terpukul -1,9% atau turun 228,48 poin di 11.984,61, hal ini merupakan pertama kalinya indeks DJIA ditutup di bawah 12.000 sejak 31 Januari. S&P 500 turun 24,91 ke 1.295,11, sedangkan Nasdaq Composite terkoreksi 50,7 poin, atau -1,8%, di 2.701,02. Pasar saham Eropa juga mengalami koreksi di mana FTSE 100 turun sebanyak 92 poin (-1,55%), DAX -69 poin (-0,96%), dan Paris-CAC 40 -30 poin (-0,75%). Pasar saham Asia juga terjungkal, dipimpin oleh Nikkei 225 -155 poin (-1,46%), Hang Seng -195 poin (-0,82%), dan Shanghai -47poin (-1,51%).

IHSG ditutup terkoreksi 11 poin (-0,31%) di 3.587,65 setelah sempat mencapai level terendah di 3.564 akibat sentimen negatif dari bursa global. INCO mengalami tekanan jual terbesar (-4,04%) akibat harga nikel yang menurun dalam lima hari terakhir perdagangan di LME (London Metal Exchange), diikuti oleh PGN (-1,3%), Mandiri (-0,8%), Telkom (-0,6%), dan Astra Agro Lestari (-2,6%). Saham sektor konsumsi GGRM masih terus naik (+1,1%). PTBA naik 1,2% setelah memperbaharui kontrak ke PLN dengan harga jual yang lebih tinggi.

Bank Indonesia kemarin mengeluarkan pernyataan akan ada tren naik suku bunga tahun ini. Apresiasi yang terjadi pada nilai Rupiah terhadap US Dollar memaksa BI untuk memperketat likuiditas melalui kenaikan suku bunga. Kami prediksi pasar saham Indonesia akan terkoreksi hari ini mengikuti bursa global. Tingginya ketidak pastian perekonomian global dan dalam negeri masih menjadi perhatian investor. Investor hari ini kami sarankan untuk melirik saham-saham defensive dari sektor consumer, seperti : INDF, KLBF.

Update Bursa

Jam Perdagangan akan Diperpanjang

Bursa Efek Indonesai berencana untuk memulai jam perdagangan satu jam lebih awal pada Juli mendatang. Perubahan ini akan membuat jam perdagangan bursa lebih sejalan dengan bursa Asia seperti Hongkong dan Singapura dan akan meningkatkan volume perdagangan. –Bloomberg

TB Bukit Asam (PTBA, 20.550)

Cari Pinjaman US$ 168 Juta

PT TB Bukit Asam tengah mencari pinjaman sebesar SU$ 168 juta yang akan digunakan untuk membiayai pembangunan pembangkit listrik tenaga uap di Sumatera yang memiliki kapasitas 2x100 megawatt. Investasi proyek ini diperkirakan mencapai US$ 240 juta. Sekitar 30% akan dibiayai dari kas internal dan sisanya dari pinjaman bank. –Investor Daily

Perusahaan Gas Negara (PGAS, 3725)

Percepat Pelunasan Utang US$ 246.5 Juta

PT Perusahaan Gas Negara mempercepat pelunasan utang sebesar US$ 246.5 juta kepada Standar Chartered Bank selaku pimpinan sindikasi. Utang tersebut akan jatuh tempo pada 9 Desember 2012, namun akan dilunasi bulan ini. PGN dan Standar Chartered menandatangani perjanjian SLA senilai US$ 275 juta dengan tenor tiga tahun dengan bunga LIBOR tiga bulan +3.1%. –Investor Daily

Jasa Marga (JSMR, 3325)

Cari Pinjaman Rp 17.5 T

PT Jasa Marga tengah mencari pinjaman perbankan sebesar Rp 17.5 triliun untuk alokasi investasi tiga tahun mendatang. Kebutuhan investasi perseroan tiga tahun mendatang mencapai Rp 25 triliun, sisa dana untuk investasi akan diambil dari kas internal. Perseroan akan mencari pinjaman dari beberapa bank antara lain, Bank Mandiri, BRI dan BCA. Dalam tiga tahun mendatang perseroan berencana untuk membangun 200 km jalan tol. –Kontan

Bank Jatim (Not Listed)

IPO Oktober 2011

Bank Jatim berencana menggela penawaran umum perdana saham pada Oktober mendatang. Perseroan akan melepas 25% saham ke publik dengan target dana Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun. Saat ini CAR perseroan mencapai 15% dengan tingakt LDR sebesar 81% dengan total asset mencapai Rp 20.2 triliun. –Investor Daily

Jaya Agra Wattie (Not Listed)

Berencana IPO Mei2011

Jaya Agra Wattie, perusahaan perkebunan terintegrasi berencana melepas 30% kepemilikan sahamnya ke publik pada akhir Mei tahun ini. Perseroan memiliki 60.000 hektar lahan perkebunan yang memproduksi karet, palm oil, kopi dan teh. Sebanyak 31.000 hektar akan ditanami dalam 3-5 tahun mendatang. Aksi ini akan dibantu oleh, OSK Nusadana Securities dan Mandiri Sekuritas. –Bisnis Indonesia