Tuesday, 21 September 2010
INFO SEMINAR UNTUK PEMULA terbatas hanya 30 orang
REKOMENDASI TRADER
secara teknikal IHSG sudah sangat harus waktunya ada koreksi ke level 3340..
namun karena pasar global sangat baik sehingga cukup mendukung IHSG untuk bergerak naik sementara di kisaran 3380 - 3390.. hati2 bila terjadi pembalikan ke 3375..
UNVR rally ke 17300..
saham UNVR secara teknikal masih akan menuju ke 17300..
namun jika ingin buy bisa ambil di 16600..
target jangka panajng masih optimis di 18100.
AALI rally ke 22.000
saham aali masih akan menuju ke 22.000 dalam jangka pendek ini..
namun jika ingin buy di harga 20.700 - 20.800
target AALI masih optimis ke harga 25.000 untuk jngka menengah..
ADRO masih akan rally melambat ke harga 2200.
saham ADRO bgus untuk simpan jangka pendek.. saham ini masih di area buy..
klo ingin buy saham ini di harga 2000 - 2050.. dengan target jual di 2200.. dan akan lanjut ke 2300..
kpd bpk ADJI di RIAU dan STAFF kantor PT .......
menyakan saham INDF... Target jual dan ulasan?
INDF sell 5850..
secara teknikal saham ini masih di area akan naik secara jangka pendek..
namun jika anda ingin bermain di jangka pendek sell di 5600...
dan buy kembali di 5300 -5400...
jika jangka menengah simpan dengan target 5850.. jika saham ini tembus di area harga itu maka saham INDF akan rally ke 6200...
why?
secra teknikal untuk hari ini saham INDF akan terjadi koreksi sementara di kisaran harga 5350... dan kemudian saham ini akan rebound ke 5600..
dan secra teknikal jangka menengah saham ini masih bagus untuk di investasikan.. jadi jng ragu jika ingin jangka pendek target saham ini masih di kisaran 5850.. dan juga bukan saham yang sudah terlalu mahal melainkan saham ini mempunyai peningkatan harga yang cukup bagus..
THX...
GBU.. dan SALAm CUAN...
REKOMENDASI SECURITIES
IHSG Ikut Menunggu Rapat The Fed
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin akhirnya mengalami koreksi setelah terus menerus melonjak menembus rekor tertingginya. Namun penguatan saham Bakrie 7 berhasil menahan laju penurunan IHSG.
Pada penutupan perdagangan Senin, (20/9/2010), IHSG ditutup melemah 13,671 poin (0,40%) ke level 3.370,982. Sedangkan Indeks LQ 45 juga turun 4,703 poin (0,73%) ke level 634,599.
Setelah koreksi tersebut, IHSG masih dalam posisi yang rawan koreksi. Kendati potensi penguatan IHSG masih ada selama perdagangan Selasa (21/9/2010) ini.
"Kami melihat indeks berpotensi bergerak terbatas dengan menunggu hasil pertemuan oleh The Fed pada hari ini yang akan membahas kebijakan moneter di negara tersebut," jelas eTrading Securities dalam analisisnya.
"Indeks masih rawan terkoreksi, pergerakannya dalam jangka pendek cenderung mixed. Pergerakan indeks kami perkirakan berkisar antara 3310-3403," ulas Erdikha Sekuritas dalam rekomendasinya.
Sentimen positif datang dari penguatan bursa-bursa utama dunia. Bursa Wall Street melesat ke titik tertingginya dalam 4 bulan terakhir, dipicu optimisme investor setelah adanya kabar yang menyebutkan resesi di AS secara resmi sudah berakhir sejak Juni 2009.
Pada perdagangan Senin (20/9/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 145,77 poin (1,37%) ke level 10.753,62. Indeks Standard & Poor's 500 juga mengat 17,12 poin (1,52%) ke level 1.142,71 dan Nasdaq menguat 40,22 poin (1,74%) ke level 2.355,83.
Sementara Bursa Jepang yang baru saja libur panjang juga langsung menguat. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Selasa dengan kenaikan 74,79 poin (0,78%) ke level 9.700,88.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Pada perdagangan hari Senin (20/9) IHSG ditutup melemah 0.4% ke level 3,370.98. Penguatan IHSG pada hari kemarin kembali dipimpin oleh grup B7 dan saham-saham second liner. Asing tercatat melakukan net buy sebesar 61 miliar dimana pembelian banyak terjadi pada sektor coal mining, metal dan semen.
Untuk rekomendasi hari ini, kami melihat saham B7 serta saham second liner masih layak untuk dicermati. IHSG kami perkirakan bergerak pada kisaran 3,340 – 3,400, kami melihat indeks berpotensi bergerak terbatas dengan menunggu hasil pertemuan oleh The Fed pada hari ini yang akan membahas kebijakan moneter di negara tersebut. Saham pilihan untuk hari ini adalah BNBR, BBKP dan NIKL.
Kresna Graha Sekurindo:
Minimnya katalis hari ini membuat sebagian pelaku pasar mulai melakukan profit taking sehingga IHSG berada di teritory negative. Stochastic dan RSI menunjukkan sebagian big cap telah berada di area jenuh beli sehingga rawan koreksi. Untuk hari ini IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3,330-3,415 dengan UNVR dan AALI.
Erdikha Sekuritas:
IHSG ditutup melemah 13.67 point menjadi 3370.98 (-0.40%). Saham-saham sektor perbankan menjadi salah satu pemicu pelemahan indeks, Namun kenaikan saham grup Bakrie dan sektor konsumsi membuat pelemahan indeks tidak dalam. Indeks masih rawan terkoreksi, pergerakannya dalam jangka pendek cenderung mixed. Pergerakan indeks kami perkirakan berkisar antara 3310-3403. Saham-saham sektor konsumsi masih menarik untuk dikoleksi.
Finan Corpindo Nusa:
Aksi profit taking sejumlah saham unggulan seperti PGAS, ASII dan BMRI menyebabkan IHSG terkoreksi namun aksi beli saham-saham Grup Bakrie berhasil menahan penurunan indeks. Untuk Selasa, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3.345 hingga 3.400.
REKOMENDASI PASAR
jakarta - Pergerakan IHSG pada Selasa (21/9) diperkirakan sektor perbankan dan batubara akan menguat, bila indeks masih tertekan. Saham pilihan BBRI, ADRO, ASII dan INDF.
Hal itu dikutip dari hasil riset analis senior HD Capital, Yuganur Wijanarko kemarin. "Bila masih terjadi penekanan lebih lanjut di IHSG rekomen akumulasi on weakness di beberapa emittem consumer, perbankan & batubara yang sempat terimbas koreksi dan siap untuk rebound kembali," katanya.
Indeks kemarin ditutup turun 15,05 poin (0,44%) ke level 3.369,61. Volume perdagangan mencapai 10,3 miliar lembar saham dengan nilai Rp4 triliun. Total pembelian asing mencapai Rp1,1 triliun dan penjualan asing sebesar Rp1,05 triliun.
Saham pilihan, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan koreksi di sektor perbankan akibat kenaikan Giro wajib minimum BI dari 5 ke 8% telihat berlebihan dan sudah mulai tecermin dalam harga. Apabila koreksi terus berlangsung di pemain UKM dengan ROE tertinggi di sektornya dengan agenda stock split untuk menambah liquiditas ini rekomen akumulasi.
Saham BBRI disarankan beli dengan target harga di 10.500 dari penutupan kemarin di 10.200. Strategi masuk pertama di 9.850 dan kedua di 9.600 dengan cut loss di 9.500.
Saham Adaro Energy (ADRO) direkomendasikan buy on weakness karena persero masih optimis effisiensi perusahaan dapat menaikan produksi batubara di 2011-2012. Walaupun ada langkah downgrade proyeksi produksi batubura dan earnings atau laba per saham FY2010 (EPS) sebesar 15%. Hal ini akibat ketakutan kinerja laporan keuangan 1H 2010 yang memburuk mengakibatkan profit taking dan koreksi yang dapat mengakibatkan ADRO mengalami pullback.
Saham ADRO disarankan beli dengan target harga di 2.150 dari penutupan kemarin di 2.050. Strategi masuk pertama di 2.000 dan kedua di 1.925 dengan cut loss di 1.870.
Saham Astra International (ASII) dapat menggunakan koreksi sehat ini sebagai kesempatan akumulasi. Hal ini dengan optimisme pasar bahwa kinerja laba di 2011 masih dapat terus tembuh dari momentum penjualan mobil & motor. Selain itu kontribusi dari unit agribusiness dari kenaikan harga komoditas (CPO).
Saham ASII disarankan beli dengan tingkat harga di 56.500 dari penutupan kemarin di 54.500 dengan strategi masuk pertama di 53.400 dan kedua di 51.500 dengan cut loss di 50.500.
Saham Indofood Sukses Makmur (INDF) memiliki beberapa sentimen positif seperti paska IPO CPB prima yang akan menarik dana Rp3 triliun untuk pembayaran utang induk INDF. Hal ini dapat menaikan nilai jual perseroan dengan rasio utang (DER) yang sekarang 2.4x berkurang hingga 1.4x sehingga proyeksi EPS (laba per saham) & rasio profitabilitas (NPM, OPM) naik karena tidak tergerus biaya debt servicing utang.
Saham INDF disarankan beli dengan target harga di 5.700 dari penutupan kemarin di 5.350 dengan strategi masuk pertama di 5.300 dan kedua di 5.150 dengan cut loss di 4.900.BERITA GLOBAL
NEW YORK. Mayoritas saham-saham di bursa AS melesat. Kondisi itu mengantarkan indeks Standard & Poor's 500 ke level tertinggi dalam empat bulan.
Catatan saja, pada pukul 16.00 waktu New York, Standard & Poor's 500 index naik 1,5% ke posisi 1.142,71. Ini merupakan level tertinggi sejak 13 Mei lalu. Sementara, indeks Dow Jones naik 145,77 poin menjadi 10.753,62.
Salah saham yang mencatatkan kenaikan adalah Lennar naik 8,2% setelah pendapatan perusahaan pengembang ketiga terbesar AS ini melampaui proyeksi. Kenaikan juga dialami Nettezza Corp yang melesat 15%, Aplle Inc naik 2,9%, dan Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc naik 2%.
"Kenaikan yang terjadi hari ini akibat berita positif di pasar. Kecemasan akan terjadinya resesi mulai berkurang," jelas Wasif Latif, vice president of equity investment USAA Investment Management Co. Dia menambahkan, lonjakan bursa saham juga disebabkan oleh kinerja positif perusahaan, adanya aksi korporasi oleh perusahaan sehat seperti akuisisi, pembagian dividen, dan pembelian kembali saham perusahaan.
Sekadar tambahan, bursa AS pada minggu lalu membukukan reli ketiga mingguan. Kenaikan saham dipimpin oleh perusahaan-perusahaan berbasis teknologi.
Catatan saja, kemarin malam, kontrak harga emas untuk pengantaran Desember ditutup pada posisi US$ 1.280,80 per troy ounce atau naik 0,3%. Level tersebut berhasil memecahkan rekor harga emas pada 17 September lalu yang berada di posisi US$ 1.277,50 per troy ounce.
Sementara itu, kontrak harga emas untuk pengantaran Desesmber juga menembus rekor level harian di posisi US$ 1.285,20 per troy ounce. Rekor sebelumnya adalah US$ 1.284,40 per troy ounce yang terjadi pada 17 September lalu.
Menurut Jono Remington-Hobbs, precious metal analyst TheBullionDesk di London, penyebab utama kenaikan harga emas terdongkrak oleh ketidakpastian ekonomi, volatilitas di pasar matta uang, dan adanya kemungkinan penurunan kuantiti yang artinya pembelian obligasi oleh Pemerintah AS.
"Saya rasa besar kemungkinan emas akan menyentuh posisi US4 1.300 dalam sebulan hingga dua bulan ke depan," katanya.
Sekadar tambahan informasi, dalam setahun terakhir, kontrak harga emas sudah reli 26%.
New York - Wall Street meroket ke titik tertingginya dalam 4 bulan terakhir, dipicu pernyataan bahwa resesi di AS telah resmi berakhir sejak Juni 2009.
Reuters melaporkan Biro Riset Ekonomi Nasional AS menyatakan resesi terpanjang yang terjadi sejak perang dunia II secara resmi telah berakhir pada Juni 2009. Namun, bukan berarti perekonomian AS telah berakhir pada kapasitas normalnya.
Kendati demikian, pernyataan tersebut memicu gairah pasar yang terlihat pada penutupan perdagangan Senin (20/9), indeks Dow Jones naik 145,77 poin (1,37%) ke 10.753,62, indeks Standard & Poor's 500 naik 17,12 poin (1,52%) ke 1.142,71, dan indeks Nasdaq naik 40,22 poin (1,74%) ke 2.355,83.
Namun sayangnya, volume perdagangan masih cenderung tipis hanya sebesar 7,16 miliar lembar saham. Angka ini berada di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar lembar saham.
Penguatan terjadi sehari sebelum pertemuan Bank Sentral AS, the Fed, pada Selasa (21/9) ini. Pasar memprediksi, the Fed akan mempertahankan suku bunga rendah di kisaran 0-0,25%. Selain itu, the Fed juga
dinilai akan mempertahankan kebijakan moneternya guna mendukung pemulihan ekonomi AS., Jakarta – Bursa saham Indonesia Selasa (21/9) diperkirakan melanjutkan koreksi. Namun investor masih bisa hold saham grup Bakrie karena potensi peluang penguatan lebih lanjut.
Analis pasar modal dari PT Lautandhana Sekurindo Muhammad Sugiarto mengatakan, IHSG hari ini masih akan melemah. Penguatan bursa selama ini yang sudah sangat tinggi, membuka peluang koreksi.
Apalagi penyesuaian IHSG setelah libur kemarin lebih cepat dari rally bursa regional. “Sepekan kemarin, IHSG naik 4% sedangkan bursa regional hanya naik 2%,” ujarnya kepada INILAH.COM.
Di tengah kondisi ini, investor disarankan untuk melanjutkan profit taking, merealisasikan keuntungan untuk saham unggulan, terutama dari sektor perbankan. “Sehingga hari ini akan ada tekanan pada saham perbankan,” ucapnya.
Namun, khusus untuk saham Bakrie, Sugiharto melihat masih ada peluang penguatan lebih lanjut, terutama setelah pada perdagangan kemarin mulai bangkit. Tren besarnya, saham grup ini masih lagging sehingga masih ada peluang trading. “Untuk trading, grup Bakrie masih bisa hold. Jangan segera profit taking, karena masih ada penguatan,” katanya.
Sementara untuk PT Bumi Resources (BUMI) dan PT Bakrie & Brothers (BNBR), investor masih bisa melakukan trading buy. Pasalnya, BNBR mulai bergerak naik setelah selama ini terhenti cukup lama di Rp50 per lembarnya. Sedangkan earning per share (EPS) BUMI sebesar 13,2 kali masih cukup murah dibandingkan industri batubara sebesar 16,4 kali. “Dengan valuasi BUMI yang murah, ada katalis untuk menguat,” paparnya.
Sentimen lain untuk BUMI berasal dari antisipasi proses penerbitan saham baru tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), yang ditargetkan selesai akhir September ini. Terutama karena sudah ada beberapa investor strategis yang diketahui akan menyerap non-preemptive issue BUMI ini. “Saham BUMI masih bisa menguat ke level Rp2.200,” pungkasnya.
Pada perdagangan Senin (20/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 13,671 poin (0,40%) ke level 3.370,982. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia sangat ramai, dimana volume transaksi tercatat 11,888 miliar lembar saham senilai Rp5,070 triliun dan frekuensi 150.538 kali.
ROMOR PERUSAHAAN
Jakarta - PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) diisukan bakal terkerek menuju level Rp200-250 dalam waktu dekat ini.
Kabar di kalangan pelaku pasar menyebutkan perseroan akan membentuk perusahaan patungan atau joint venture di bidang properti perhotelan. Perseroan akan menjalin kerja sama dengan pemilik hotel terbesar di Asia. Kabarnya lagi, konsorsium asing maupun lokal tengah memburu saham BKDP.
Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa kemarin (20/9) harga saham BKDP ditutup naik Rp4 ke Rp109.Jakarta - Para bandar akan mengerek harga saham PT Ciputra Property Tbk (CTRP) ke level Rp500 dalam waktu dekat.
Hal ini terkait dengan rencana perseroan yang akan melakuan pembelian saham kembali atau buyback oleh induk perusahaan, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) pada harga buku.
Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa kemarin (20/9) harga saham CTRP ditutup turun Rp10 ke Rp330.BERITA SEPUTAR EMITEN
| 21/09/2010 08:10:06 WIB | |
| JAKARTA, INVESTOR DAILY PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) akan memenuhi kewajiban melapor kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) jika rencana kerja sama bisnis berbasis code division multiple access (CDMA) telah rampung. Selain itu, perseroan bakal meminta izin terlebih dahulu kepada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah mengatakan, pihaknya memastikan bakal melapor ke KPPU jika kerja sama bisnis berbasis CDMA tersebut sudah disepakati. Kewajiban untuk melapor ke KPPU harus dilakukan agar aksi korporasi tersebut tidak Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. "Kami harus lapor ke KPPU agar tidak berada dalam posisi monopoli. Selain KPPU, kami harus minta izin dulu ke BRTI, karena lembaga ini yang mengurus spektrum," ujar Rinaldi di Jakarta, Senin (20/9). Rinaldi mengungkapkan, hingga kemarin rencana konsolidasi dengan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) itu masih dalam pembahasan. Perseroan tidak hanya bernegosasi dengan manajemen Bakrie. “Kami bicara juga tidak hanya dengan satu pihak. Belum tahu kapan selesainya,” ujar dia. Telkom dan Bakrie disebut-sebut bakal menjalin kongsi bisnis berbasis code division multiple access (CDMA). Kedua perusahaan telekomunikasi tersebut akan memerger Flexi dan Esia. Flexi adalah produk CDMA Telkom sedangkan Esia milik Bakrie. Namun, rencana merger tersebut hingga kini belum jelas kapan terealisasi. Menteri BUMN Mustafa Abubakar bahkan meminta Telkom mengkaji kembali rencana sinergi dengan perusahaan Bakrie tersebut. Belakangan, KPPU mengendus potensi monopoli bila Telkom dan Bakrie menjalin kongsi dalam bisnis CDMA. Kedua perusahaan tersebut diminta mengonsultasikan rencananya dengan KPPU agar tidak melanggar pasal 28 dan 29 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Flexi dan Esia saat ini mendominasi pasar seluler berbasis CDMA di Indonesia. Karena itu, sangat beralasan bila kedua market leadertersebut akan mengarah pada praktik monopoli jika sudah tidak ada lagi kompetitornya. Pasalnya, Flexi merupakan pesaing ketatnya Esia. Merger dan akusisi yang memenuhi threshold, harus dilaporkan ke KPPU sesuai yang diatur dalam PP No 57 Tahun 2010 tentang Penggabungan atau Peleburan Badan Usaha dan Pengambilalihan Saham Perusahaan yang dapat Mengakibatkan Terjadinya Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Apabila memang berpotensi mengakibatkan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat, KPPU berwenang untuk membatalkan merger tersebut. |
| Mandiri-BNI Danai PAL US$ 173 Juta | | |
JAKARTA, INVESTOR DAILY PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan mengucurkan total pinjaman senilai US$ 173 juta atau sekitar Rp 1,55 triliun kepada PT PAL Indonesia. Pinjaman tersebut digunakan untuk mendanai pembuatan kapal. Direktur Utama PAL Indonesia Harsusanto mengatakan, BNI berkomitmen menggelontorkan pinjaman sebesar US$ 78 juta, sedangkan Bank Mandiri US$ 95 juta. “Sampai saat ini, BNI sudah mengucurkan dana US$ 73 juta, sehingga sisanya US$ 5 juta. Kalau Bank Mandiri belum,” kata dia di Jakarta, Senin (20/9). Harsusanto mengungkapkan, pihaknya akan menggunakan pinjaman dari BNI untuk membiayai pembuatan tiga unit kapal. Ketiga kapal tersebut terdiri atas dua kapal tanker kimia dan satu kapal kargo Star 50. Total investasinya mencapai US$ 78 juta. |
Friday, 17 September 2010
REKOMENDASI TRADER
sell BMRI diharga 6900... karena untuk saham ini akan naik sementara..
SELL BBRI
sell BBRI 10.700.. karena secara teknikal akan mengalami koreksi ke 10.500.
SELL BBCA
Sell BBCA di harga 6600... secara teknikal masih akan mengalami kenaikan tapi hanya sementara..
SELL ADRO
sell adro di harga 2125.. secara teknikal saham ini akan ada poembalikkan arah sementara.. namun dapat buy lagi di 2050..
SELL TINS
Sell di harga 2900.. saham tins sudah mulai mengalami over bought di harga 2900.. sell dahulu.. namun secara teknikal jangka panjang saham ini masih akan mengalami kenaikan..
SELL PGAS
Sell pgas di harga 4025.. secara teknikal saham ini akan mengalami kenaikan yang signifikan ke 4700..
saham pilihan hari ini
"IHSG masih terbuka lebar untuk menguat dengan level support 3.315 dan level resistance 3.385. Mudah-mudahan tidak ada goncangan pada indeks Dow Jones nanti malam (semalam)," ujar pengamat pasar modal Willy Sanjaya, saat dihubungi INILAH.COM, Kamis (16/9).
Willy menambahkan IHSG juga akan dipengaruhi oleh kenaikan harga nikel, timah dan emas pada perdagangan saham Jumat (17/9). Selain itu, potensi penguatan IHSG akan berpengaruh terhadap pergerakan rupiah.
Sementara itu, pengamat pasar modal, David Ferdinandus mengatakan pergerakan IHSG sudah normal. IHSG juga masih dipengaruhi faktor indeks Dow Jones dan pembukaaan bursa saham Asia pada perdagangan saham Jumat (17/9). Tapi, David menilai IHSG ada potensi menguat untuk perdagangan saham besok (hari ini). "Faktor bursa saham global akan mempengaruhi bursa saham kita. Apakah indeks Dow Jones akan positif dan bursa saham Asia akan dibuka positif. Bila bursa saham global negatif maka IHSG akan melemah dan aksi profit taking akan berlanjut," tambah David.
David merekomendasikan saham sektor perbankan, pertambangan dan telekomunikasi. Ketiga sektor saham tersebut dinilai masih akan banyak ditransaksikan oleh pelaku pasar. Ada pun saham-saham yang direkomendasikan antara lain saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Sementara itu, saham sektor pertambangan yang direkomendasikan antara lain saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), saham PT Timah (Persero) Tbk (TINS), saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan saham telekomunikasi yang direkomendasikan saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan saham PT Indosat Tbk (ISAT). "Saham Adaro, Bank Mandiri dan PT Perusahaan Gas Negara masih cukup bagus. Saya rekomendasikan buy," tambah David.
Sementara itu, Willy merekomendasikan saham PT International Nickel Tbk (INCO), saham PT Timah Tbk (TINS), saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). Menurut Willy, kenaikan harga nikel, timah dan emas mempengaruhi saham sektor energi. "Saya rekomendasikan strong buy untuk saham ANTM, TINS, ENRG dan INCO," kata Willy.
Seperti diketahui, IHSG pada perdagangan saham Kamis (16/9) ditutup melemah 0,46% atau di level 3.341 setelah Rabu (15/9) IHSG mencetak rekor naik 3,9% ke level 3.357. Willy menilai, pelemahan IHSG ini wajar. Hal ini dikarenakan ada aksi profit taking akibat IHSG sudah melesat cukup tajam pada Rabu (15/9).BERITA IHSG
Rekomendasi: Indeks masih dibayangi aksi ambil untung
Oleh: Yeni H. Simanjuntak JAKARTA: Pada perdagangan hari ini, indeks diprediksi bergerak mixed dan masih dibayangi aksi ambil untung. Indeks diperkirakan bergerak di kisaran 3.312-3.377. Saham-saham yang layak untuk dicermati, a.l., BBKP, INCO, ITMG, BTEL, BBTN, PWON, dan BMRI.Berikut rekomendasi dua perusahaan sekuritas:
Sinarmas Sekuritas
Pada perdagangan hari ini, indeks diprediksi bergerak mixed dan masih dibayangi aksi ambil untung, dengan rentang gerak indeks 3.312-3.377. Saham-saham yang layak untuk dicermati antara lain: BBKP, INCO dan ITMG.
Pada perdagangan kemarin, investor asing masih terus berburu saham, di tengah aksi ambil untung yang dilakukan pemodal domestik. Investor asing membukukan nilai beli bersih Rp745,41 miliar.
Asia Securities
Perdagangan kemarin cukup ramai, dengan IHSG yang akhirnya ditutup terkoreksi tipis 0.46% menjadi 3.341.63. Ke depan, trend IHSG masih bullish. Untuk perdagangan hari ini, indeks diprediksi bergerak di kisaran 3.319,62-3.375,45. Saham yang direkomendasikan antara lain: BTEL, BBTN, PWON, dan BMRI.
Pengamat pasar modal Irwan Ibrahim mengatakan, koreksi teknikal yang terjadi pada bursa kemarin, masih bisa berlanjut pada perdagangan hari ini. Terutama mengingat valuasi bursa yang tinggi beberapa pekan terakhir. Namun, masih ada sentimen positif dari aliran dana asing. "Kondisi ini menyebabkan IHSG bisa mencapai level 3.500 hingga akhir tahun," katanya.
Menurutnya, investor global masih akan ‘melirik’ emerging market untuk berinvestasi. Salah satu sektor yang diburu asing adalah tambang. Hal ini terkait pelemahan dolar AS yang berdampak pada naiknya harga komoditas.
“Investor melakukan hedging terhadap komoditas karena berlanjutnya potensi pelemahan dolar,” tuturnya. "Saat ini, harga emas dan minyak mentah dunia sudah mulai naik, dan hal ini akan diikuti oleh harga komoditas lainnya."
Pasar kini menaruh perhatian pada pergerakan dolar AS. Adapun greenback ini terus saja melemah terhadap mata uang kuat lainnya, meskipun data ekonomi AS menunjukkan perbaikan.
Hal ini karena pasar masih ragu akan pemulihan ekonomi, terutama dengan volatilenya beberapa data yang dirilis, seperti tenaga kerja. “Dolar AS hingga akhir tahun masih berpotensi melemah terhadap euro ke level 1,5 dan terhadap yen di level 50,” ucapnya.
Di tengah situasi ini, Irwan masih merekomendasikan saham tambang logam seperti PT Aneka Tambang (ANTM), PT International Nickel (INCO) dan PT Timah (TINS). Sedangkan saham tambang batubara pilihannya adalah PT Bumi Resources (BUMI), PT TB Bukit Asam (PTBA) dan PT Indo Tambangraya Megah (ITMG). “Rekomendasi akumulasi beli untuk emiten-emiten ini,” katanya.
Pada perdagangan Kamis (16/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 15,400 poin (0,45%) ke level 3.341,632. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi mencapai 6,139 miliar lembar saham, senilai Rp6,042 triliun dan frekuensi 134.537 kali.
BERITA PERBANKAN
Jakarta - Rasio kredit bermasalah (NPL) perbankan Indonesia berpotensi naik hingga ke level 31,5% pada kuartal III-2011.
Hal ini termuat dalam hasil stress test Dana Moneter International (IMF) terhadap perbankan Indonesia seperti yang termuat dalam laporan Financial System Stability Assessment (FSSA) yang dirilis, Kamis (16/9) malam. "Kenaikan kredit bermasalah ini bisa terjadi jika ada goncangan terhadap kondisi makroekonomi," tulis laporan tersebut.
Dijelaskan sistem perbankan Indonesia, meski sudah memiliki modal yang cukup, tapi masih rentan terhadap risiko kredit bermasalah, terutama untuk bank kelas menengah dan besar.
Stress test ini dilakukan terhadap 121 bank dengan menggunakan analisis to down, sementara terhadap 12 bank besar menggunakan top up.BERITA GLOBAL
Indeks Dow Ditutup Dengan Kenaikan Kecil
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 22,10 poin (0,21 persen) menjadi 10.594,83 pada penutupan perdagangan, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq meningkat 1,93 poin (0,08 persen) menjadi 2.303,25.
Namun, indeks S&P 500 lebih luas kehilangan 0,41 poin (0,04 persen) menjadi 1.124,66 poin, setelah turun di bawah 1.119 poin di sekitar tengah hari.
"Fakta bahwa pasar ulet, enggan untuk memberikan kembali apapun, cukup mengesankan," kataCantor Fitzgerald analis dari Marc Pado.
Sesaat sebelum bel pembukaan, departemen tenaga kerja merilis angka yang menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran jatuh lebih cepat dari yang diperkirakan pekan lalu, memperpanjang penurunan empat minggu.
Klaim untuk sepekan hingga 11 September jatuh menjadi 450.000, turun 3.000 dari angka revisi minggu sebelumnya, lebih baik daripada ekspektasi kebanyakan ekonom 460.000 klaim baru.
Tetapi, Andrew Gledhill, analis di Moody`s Economy.com, mengatakan bahwa dengan angka klaim pengangguran saat ini, "pemulihan pasar tenaga kerja jauh untuk berjalan."
"Klaim pada tingkat ini menunjukkan bahwa bisnis masih cemas dan pemotongan gaji pada kecepatan yang lebih cepat daripada apa yang khas dalam ekspansi," katanya.
Perdagangan juga dihidupkan oleh laporan raksasa perusahaan jasa pengiriman Fedex yang keuntungannya untuk kuartal yang berakhir pada 31 Agustus lebih dari dua kali lipat menjadi 380 juta dolar dari triwulan sebelumnya, tetapi jatuh di bawah ekspektasi.
Fedex, yang mengirim ke seluruh dunia, dilihat oleh banyak analis sebagai indikator kunci terhadap kesehatan AS dan ekonomi global. Sahamnya merosot 3,75 persen.
Data lain pada Kamis mengatakan, defisit transaksi berjalan AS melebar pada kuartal kedua untuk keempat kalinya berturut-turut karena impor melebihi ekspor.
Departemen perdagangan mengatakan, defisit transaksi berjalan meningkat menjadi 123,3 miliar dolar dari 109,2 miliar dolar pada kuartal pertama, sedikit di bawah perkiraan konsensus analis.
Federal Reserve Philadelphia juga merilis data yang menunjukkan kegiatan pabrik di wilayah ini telah mengalami kontraksi untuk kedua bulan berturut-turut, yang lebih lanjut memicu keprihatinan.
Saham-saham berakhir dengan keuntungan kecil pada Rabu, karena investor mengabaikan data manufaktur yang lebih lemah dari perkiraan.
Pasar obligasi merosot karena para investor mencari keselamatan.
Hasil pada obligasi Treasury 10-tahun AS naik menjadi 2,759 persen dari 2,723 persen pada Rabu, sedangkan pada obligasi 30-tahun naik menjadi 3,923 persen dari 3,874 persen. Hasil dan harga obligasi bergerak dalam arah yang berlawanan.
Dolar AS Terus Naik Terhadap Yen Jepang
Mata uang Asing/ilustrasi. (ANTARA/Grafis)
Dolar naik menjadi 85,90 yen pada 2100 GMT dari 85,72 yen pada Kamis, ketika melonjak sekitar tiga persen setelah mencapai tingkat terendah dalam 15 tahun terhadap mata uang Jepang.
Jepang melakukan intervensi di pasar uang pada Rabu, dalam upaya untuk membantu perekonomian negara yang goyah karena yen Jepang yang kuat menempatkan banyak eksportir pada posisi yang kurang enguntungkan terhadap saingan asingnya.
Tokyo diperkirakan telah menjual setidaknya satu triliun yen (11,7 miliar dolar) selama sehari menurut laporan media.
Euro naik menjadi 1,3078 dolar di New York pada 2100 GMT dari 1,3009 dolar pada Rabu, setelah Spanyol berhasil menghimpun dana empat miliar euro melalui lelang obligasi jangka panjang.
Departemen tenaga kerja AS merilis angka yang menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru tunjangan pengangguran turun lebih cepat dari yang diperkirakan pekan lalu, memperpanjang penurunan empat minggu, meningkatkan kepercayaan diri.
Angka itu meredakan spekulasi bahwa Federal Reserve akan memperkenalkan kembali kebijakan belanja era krisis jika perekonomian tertatih-tatih.
"Beberapa data menunjukkan bahwa ekonomi AS tidak memerlukan pelonggaran kuantitatif," kata David Gilmore dari Foreign Exchange Analytics.
Terhadap mata uang utama lainnya, dolar naik menjadi 1,0154 franc Swiss dari 1,0035 pada Rabu, sedangkan pound Inggris naik menjadi 1,5629 dolar dari 1,5623.
Harga Minyak Terus Turun
Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Oktober, meluncur turun 1,45 dolar AS menjadi 74,57 dolar per barel.
Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November turun 94 sen menjadi 78,48 dolar.
Harga minyak merosot "pada harapan bahwa saluran pipa minyak mentah Kanada-AS akan beroperasi kembali setelah gangguan selama seminggu," pialang Phillip Futures mengatakan dalam sebuah laporan.
"Enbridge mengatakan perbaikan pada saluran pips 6A perusahaan telah diselesaikan pada Selasa, tapi pihaknya akan menunggu departemen energi AS untuk menentukan apakah pipa dapat mulai diopersikan kembali pada akhir pekan," katanya menambahkan.
Penutupan pipa pada Kamis lalu, yang membawa 670.000 barel minyak mentah dan sintetik ringan per hari, merupakan sepertiga ekspor minyak Kanada ke Amerika Serikat, mendukung harga hingga Selasa.
Pasar minyak terhindar dari timbulnya kerugian lebih lanjut oleh data yang dirilis Rabu oleh departemen energi AS yang menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah.
Kelanjutan dari jalur pipa Enbridge ditambah dengan data pengangguran yang "suam-suam" pada Kamis "adalah sebuah perwujudan bahwa perekonomian tidak cukup kuat di titik ini untuk mempertahankan harga minyak 75 dolar plus," kata John Kilduff analis Again Capital.
Harga Emas Dunia Cetak Rekor Dekati USD1.278
Batangan Emas. Foto: okezone
LONDON - Harga emas kembali mendekati angka tertingginya sepanjang masa ke level USD1.278 per ounce dalam perdagangan di London, Kamis waktu setempat.
Dilansir dari AFP, Jumat (17/9/2010), harga emas mencapai rekor sebesar USD1.277,90 per ons di London Bullion Market. Angka ini akhirnya mencapai titik tertingginya di atas hampir USD1.275 pada Selasa lalu, memecahkan rekor bulan Juni yang berada di posisi USD1.265.
Hal ini dikarenakan investor mencari keselamatan di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti. Sekadar informasi, emas dipandang sebagai investasi safe haven dan juga mempunyai lindung nilai terhadap inflasi.
Seperti diberitakan sebelumnya, harga emas diproyeksikan bakal mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dari harganya sekarang ini, ke level USD2.400 per ounce dalam kurun waktu dua hingga lima tahun ke depan. Di mana hal ini akibat perkembangan kondisi global yang diproyeksikan bakal memburuk.
Wakil Presiden dan Analis PT Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere menuturkan kondisi global itu akan membuat investor beralih ke emas, dan akan membuat harga komoditas ini akan melejit.
"Harga emas akan sebesar USD2.400 untuk dua hingga lima tahun," jelas Nico di kantornya, Jakarta belum lama ini.
Dia menjelaskan jika pemulihan ekonomi yang sekarang ini hanya bersifat semu. Sehingga, dunia akan masuk kepada resesi dan depresi yang lebih hebat lagi.
Selanjutnya, bank sentral negara maju tak akan membiarkan itu dan mereka akan cetak uang lagi sehingga dunia akan dibanjiri uang. Lalu, nilai uang itu sendiri lambat laun akan menurun. Beda dengan emas yang konstan atau stabil.
New York - Saham berjuang untuk menyelesaikan perdagangannya Kamis (17/9) yang berkahir mixed akibat reli dua pekan kehilangan momentum.
Berita dari pembatasan oleh FedEx Corp juga mengecewakan pembeli. Saham telah naik lebih banyak di September, tetapi volume luar biasa kecil akibat skeptisisme terhadap ekonomi. FedEx, seorang pemimpin ekonomi, mengumumkan akan memangkas 1.700 pekerja untuk menghemat keuangan bisnis angkutan truk AS.
AP melaporkan pedagang menjadi hati-hati akibat indeks Standard & Poor S & P 500 yang menjadi tolok ukur paling sering digunakan oleh investor profesional, berakhir mendekati level tertinggi pada perdagangan baru-baru ini. Investor sering ragu-ragu selama naiknya indeks utama S&P di luar batas baru-baru ini karena takut bahwa program penjualan otomatis bisa menendang dan mengirim harga ke tingkat yang lebih rendah.
Selama beberapa hari terakhir indeks S & P telah mendekati level 1.131, yang belum pernah tersentuh sejak Juni. Analis pasar telah lama memberikan perhatian terhadap level teknik perdagangan seperti ini, tapi itu sekarang sangat penting karena perdagangan elektronik sangat umum.
Menurut perhitungan sementara, rata-rata industri Dow Jones naik 22,10 poin atau 0,2 persen ke 10.594,83. Dow telah meningkat di 10 dari 12 hari terakhir, tapi masih 5,5 persen di bawah penutupan tertingginya di 2010 yang dicapai pada 26 April. Indeks Standard & Poor 500 jatuh 0,4 poin atau 0,04 persen ke 1.124,66. Indeks masih naik 7,2 persen untuk September, yang biasanya merupakan bulan pelemahan untuk saham. Indeks komposit Nasdaq naik rata-rata 1,93 poin atau 0,08 persen ke 2.303,25.
Volume perdagangan konsolidasi mencapai 3,5 miliar lembar saham atau turun dubanding sesi sebelumnya. Volume perdagangan sangat rendah dalam beberapa pekan terakhir karena banyak investor yang lahi menepi dari bursa. Mereka bisa sama sekali meninggalkan bursa jika sentimen pasar tiba-tiba memburuk.
Wall Street mixed Kamis (16/9) meski beberapa berita menggembirakan pada perekonomian. Departemen Tenaga Kerja mengatakan pertama kali klaim tunjangan pengangguran jatuh ke titik terendah dalam dua bulan ke 450.000. Mereka masih jauh di bawah tingkat yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi. "Bottom line, setiap orang khawatir tentang perekonomian berada dalam bentuk yang mengerikan," kata Dennis Paul, manajer portofolio senior di Rosenau Paulus / Hightower Group Advisors. "Tapi itu tidak lebih buruk lagi." Sebuah laporan terpisah Kamis menunjukkan bahwa harga di tingkat grosir naik lebih dari yang diperkirakan bulan lalu, mengurangi kekhawatiran terhadap deflasi.
Indeks Harga Produsen membuat harga Treasury turun dan yield naik. Hasil pada catatan Treasury 10 tahun, naik menjadi 2,76 persen dari 2,72 persen pada hari Rabu malam. "Saya tidak berpikir deflasi adalah sepenuhnya debunked teori, tapi cukup dekat," kata Jamie Cox, managing director Harris Financial Group. Saham FedEx jatuh $ 3,22 atau 3,8 persen menjadi $ 82,72. Saingannya UPS Inc juga jatuh setelah munculnya laporan dari The Fed. UPS turun 94 sen menjadi $ 66,72.Ulasan BUMI
Jakarta - Saham BUMI, Jumat (17/9) diprediksikan kembali menguat. Investor menghitung ulang berapa harga saham ini setelah IHSG tembus 3.300. Target harganya di level Rp2.300 per saham.
Aji Martono, pengamat pasar modal dari Capital Bridge Indonesia mengatakan, potensi penguatan saham PT Bumi Resources (BUMI) akhir pekan ini semata faktor teknikal. Menurutnya, investor menghitung ulang berapa seharusnya harga saham sejuta umat ini setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 3.300.
Menurutnya, harga saham PT Adaro Energy (ADRO) sudah tembus level Rp2.100 dan PT Gajah Tunggal (GJTL) sudah mencapai Rp2.025. Karena itu, tidak mungkin saham BUMI stagnan di level Rp1.800.
“Logikanya, saham BUMI memiliki potensi penguatan kembali, dengan support di level Rp1.760 dan Rp1.910 sebagai level resistance-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (16/9).
Pada perdagangan kemarin, saham BUMI ditutup melemah Rp10 (0,54%) menjadi Rp1.820 dibandingkan sebelumnya di level Rp1.830. Harga tertingginya mencapai Rp1.860 dan terendah Rp1.800. Volume transaksi mencapai 118,4 juta unit saham senilai Rp217,1 miliar dan frekuensi 3.692 kali.
Aji menegaskan, secara teknikal, pola up trend saham BUMI masih terlihat jelas. Bahkan menurutnya, koreksi saham BUMI kemarin pun hanya bersifat teknikal setelah IHSG mencapai penguatan tertinggi hampir 4% pada perdagangan sebelumnya.
Justru, lanjut Aji, secara teknikal, pergerakan BUMI kemarin sangat tertib. Setelah mencapai level terendah di level 1.800, ditutup di level Rp1.820. “Secara teknikal, saya masih melihat adanya potensi penguatan di saham BUMI,” tandasnnya.
Lebih jauh, Aji mengatakan, secara teknikal, target price BUMI berada di level Rp2.300. Angka ini masih memungkinkan tercapai dalam dua-tiga pekan ke depan (middle term). “Ekspektasi untuk jangka menengah panjangnya, BUMI tetap dalam penguatan,” timpal Aji.
Menurutnya, perlakuan investor atas saham BUMI semakin memperjelas, potensi penguatan pada akhir pekan ini. “Ini jadi satu bargaining bagi investor,” ungkapnya.
Aji menambahkan, apabila aksi profit taking atas saham bluechips sudah mulai berkurang, BUMI juga akan mendapat ‘berkah’ untuk mulai kembali diborong oleh investor. “Karena itu, BUMI berpeluang lepas landas dari level Rp2.000,” tuturnya.
Begitu juga dengan saham grup Bakrie secara umum yang akan diawali dengan penguatan BUMI di sektor pertambangan khususnya batubara yang belum menguat. “Potensi penguatan secara teknikal masih lebih tinggi dibandingkan potensi terjadinya koreksi,” paparnya.
Sementara itu, menurut Aji, pengaruh dari ketidakpastikan Initial Public Offering (IPO) PT Bumi Resouerce Mineral (BRM), anak usaha BUMI tidak berpengaruh pada laju sahamnya akhir pekan ini. “Saya tidak melihat adanya pengaruh. Secara teknikal, saham BUMI sendiri yang lebih berperan pada pergerakannya,” tukasnya.
Dia menegaskan, setelah BUMI melewati level support Rp1.500, dan terus menguat sehingga tetap berada di atas Rp1.800-an, menandakan banyaknya investor yang masih melakukan bargaining position di saham ini.
Di sisi lain, penurunan mayoritas harga komoditas, menurutnya, tidak akan berpengaruh negatif pada pegerakan saham BUMI akhir pekan ini. Sebab, hal itu sudah terefleksi pada koreksi kemarin.
Di antaranya, harga batubara di Newcastle mengalami penurunan 1,06% ke level 92,90 per metrik ton dan harga minyak mentah dunia melemah 1,05% ke level US$75,22 per barel .
BERITA PERUSAHAAN
Demikian publikasi resmi CPIN di Jakarta, Jumat (17/9). Persentase buyback ini dari seluruh jumlah saham yang telah dikeluarkan perseroan. CPIN sudah menganggarkan dana sekitar Rp50 miliar yang berasal dari saldo kas perseroan.
Tujuan dari buyback ini untuk mencapai pertumbuhan kinerja keuangan perseroan sehingga meningkatkan nilai pemegang saham dengan mengembalikan kelebihan arus kas bebas (excess free cast flow) kepada pemegang saham. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan nilai laba bersih per saham serta menciptakan struktur permodalan yang lebih efisien.
Harga buyback yang telah disetujui adalah Rp7.600 per saham, yaitu satu fraksi lebih tinggi dari harga penutupan tanggal terakhir 16 September 2010. Rencana buyback ini dilakukan 18 hari setelah RUPSLB, sedangkan RUPSLB belum dijadwalkan.
Sementara itu, struktur pemegang saham CPIN adalah PT Central Agromina menguasai 1,8821 juta lembar saham (55,45%, dan publik 1,463 juta lembar saham (44,55%).Jakarta - PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) dikabarkan akan menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk mendanai akuisisi 6 anak usaha Grup Domba Mas.
Kabar ini sudah terdengar di beberapa kalangan bandar yang siap mengkerek saham UNSP hingga ke level Rp350 per saham dalam waktu dekat. Bahkan, PNM dikabarkan menginginkan kepemilikan 10% di Grup Domba Mas.
Pada perdagangan kemarin, saham UNSP ditutup flat di level Rp285.Wednesday, 15 September 2010
REKOMENDASI TRADER
Buy 9400 dengan target di level 9700..
karena untuk jangkan pendek masih mengalami penurunan namun jangka panjang masih cukup menjanjikan..
PT Bank Mandiri (BMRI) ( untuk bpk achmad thx )
Buy 6000 -6100
target BMRI masih cukup tinggi.. saham ini masih akan melanjutkan ke harga 6750..
namun klo mau ambil harga yang paling bagus di kisaran 6000.. untuk profit lebih maksimal karena secara jangka pendek masih akan mengalami penurunan..
PT Telkom Indonesia (TLKM)
Sell di harga 9100, tlkm masih akan naik namun perusahaan ini sudah terlalu mahal akan terjadi koreksi di kisaran harga 8500.. sell dulu aja..
PT Gas Negara (PGAS)
( untuk ibu betty thx)
BUY di harga 3700 -3750
secara teknikal jangka pendek saham ini masih akan terkoreksi di harga 3700, namun secara jangka panjang saham ini masih tergolong di harga murah ditambah harga emas mulai naik target saham pgas di harga 3900 jika tembus akan lanjut ke harga 4100.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
sell 4950.. secara janka pendek indf akan terjadi koreksi yang cukup signifikan di kisaran 4200 - 4400. namun saham ini masih kuat untuk menuju di harga 5200.. sell dahulu dan buy lagi di harga 4400...
PT Ultra Jaya Tbk (ULTJ)
Sell di 950.. untuk potensi jangka pendek akan mengalami penurunan yang signifikan untuk ke berapanya masih belum di ketahui namun jaga2 untuk saham ini apabila volume transaksi berkurang.. jng ambil saham ini..
PT United Tractor Tbk (UNTR)
BUY untr di 19500.. saham ini secara jngka pendek masih akan naik ke 19800..
dan didukung juga dari MACD nya saham ini kemaren mengalami awal golden cross maka target saham ini di kisaran 21000..
PT Bank Danamon Tbk (BDMN). ( untuk GROUP BII di SOLO )
BUY Bdmn di harga 5500 - 5600..saham hari ini akan naik di harga 5900.. namun akan terjadi koreksi sedikit.. namun jangan panik sebab saham ini masih mempunyain target ke arah 6100..
karena secara MACD saham ini memasuki awal golden cross di harga 5500... buy 5500 -5600 dan sell harga tertinggi,..
Bursa bangun dari tidur.... hemm bagaimana ya KONDISINYA..
Jakarta – Usai Lebaran, perdagangan saham diperkirakan akan semarak. Tapi, sebelumnya akan diwarnai aksi profit taking. Itulah saat bagi investor untuk membeli.
Tidak seperti biasanya, menjelang libur Lebaran kemarin, perdagangan saham berlangsung meriah. Bukan hanya saham-saham unggulan yang banyak dibeli investor, tapi juga saham-saham kelas di bawahnya.
Lihat saja, siapa yang menyangka kalau efek semacam PT PT Global Mediacom (BMTR), PT Alam Sutera Reality (ASRI) dan PT Bakrieland Development (ELTY) akan menjadi sasaran di kala menjelang libur panjang.
Sehingga, pada Selasa (7/9) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di level 3.229. Sebuah rekor baru tercipta lagi. Padahal, menjelang libur panjang semacam sekarang, investor biasanya mengurangi pembelian untuk menghindari hal-hal yang buruk yang terjadi di kala liburan.
Bahkan tidak sedikit yang melepas barang, karena merasa lebih aman menggenggam uang kontan. Lantas akan seperti apa kondisi pasar setelah lebaran?
Banyak jawaban untuk pertanyaan yang satu ini. Tapi mayoritas analis yang dihubungi INILAH.COM tampaknya cukup optimistis. Mereka memperkirakan transaksi akan tetap ramai, sebab asing tak melihat adanya sentimen negatif yang mengganggu bursa Jakarta.
Betul, pasar saham di AS sono yang selama ini selalu menjadi kiblat bagi perdagangan efek di manca negara, masih panas dingin. Bahkan di akhir pekan (8/9), Indeks Dow Jones (DJIA) kembali mencatatkan penurunan yang siginifikan, yakni menciut 1,03% menjadi 10.340.
Tapi jangan terlalu khawatir. “Sejak beberapa pekan terakhir bursa kita tak selalu mengekor Wall Street,” kata seorang kepala riset di sebuah perusahaan sekuritas asing.
Ia memprediksikan, setelah Lebaran, indeks akan kembali melakukan pendakian. Sehingga, target 3.300, cepat atau lambat akan tercapai jua. Namun, itu terjadi tidak akan secara langsung. Bursa tetap akan diwarnai dengan aksi ambil untung. Maklum, saat ini, sudah banyak saham yang menjanjikan gain menawan.
Nah, ketika terjadi koreksi itulah, investor dianjurkan melakukan koleksi. Para analis menyarankan, sebaiknya pemodal berkonsentrasi pada saham-saham unggulan.
Pertimbangannya, kendati potensi penguatannya tipis, saham-saham kelas satu ini menjanjikan sebuah kepastian. Paling tidak, kalaupun terkoreksi, harganya tidak akan jatuh terlalu dalam. “Tidak akan seperti saham-saham kelas di bawahnya,”
IHSG Siap-Siap Cetak Rekor Baru!
Rabu, 15 September 2010 - 08:02 wib
Positifnya kondisi global pasca-Lebaran ini tampaknya menjadi vitamin bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG pun siap menembus rekor terbarunya.
Analisa eTrading Securities menjelaskan jika indeks bakal menjajal level resistance 3.258 pada perdagangan perdana usai libur panjang Lebaran. "IHSG pada hari ini akan bergerak di dalam kisaran 3.212-3.258," jelasnya kepada okezone di Jakarta.
Di mana, menurutnya saham yang dapat diperhatikan pada hari ini antara lain PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Ultra Jaya Tbk (ULTJ), PT United Tractor Tbk (UNTR) dan PT Bank Danamon Tbk (BDMN).
Sementara, data ritel yang positif memicu optimisme pelaku pasar bahwa recovery ekonomi masih berjalan sekarang ini, walau tiga indeks Wall Street ternyata ditutup melemah tipis.
Pelaku ritel tampak mereguk untung besar di mana data penjualan ritel AS meningkat pada bulan Agustus mengalami penguatan palig significan selama lima bulan terakhir.
Pada perdagangan Selasa (14/9/2010) waktu setempat, Dow Jones turun 17,64 poin atau 0,17 persen ke 10.526,49. Indeks Standard & Poor's bergerak tipis 0,80 poin atau 0,07 persen ke 1.121,1 begitu juga dengan Nasdaq naik 4,06 poin atau 0,18 persen ke 2.289,77.
Sementara yen juga berada menembus posisi terkuatnya atas USD selama 15 tahun terakhir. Beberapa hari terakhir ini pun indeks Asia tampak cukup atraktif. Hal ini terjadi akibat Perdana Menteri Jepang Naoto Kan memenangkan pemilihan pimpinan Democratic Party of Japan (DPJ), dan berarti posisinya PM akan tetap aman.
REKOMENDASI ETRADING
Market Prediction
IHSG pada hari Rabu (7/9) ditutup menguat dengan asing yang masih mencatat net buy. IHSG pada hari ini masih akan diperkirakan naik sesuai dengan trend yang masih meningkat dengan level support di 3130 dan resistance di 3283. Hal ini didorong oleh penguatan indeks Dow Jones yang meningkat 79 point selama liburan. Dengan saham-saham yang perlu diperhatikan a.l. BRAU, MNCN, ITMG, TLKM, INDF, dan ADRO.
News & Analysis
JSMR : Jasa Marga Investasi Rp500 Miliar Kembangkan Properti
LPKR : Lippo Karawaci Bagi Dividen Interim Rp 50 Miliar
SMGR : Semen Baturaja Bangun Pabrik Baru, Sinergi SMGR
Commodity
Rekor harga emas baru terukir di level US$ 1.276,5
Economic & Strategy
Menkeu Siapkan Insentif Tax Holiday
Terapkan Basel III, BI Fokus Penguatan Modal dan Likuiditas
Chart in Focus
BRAU (SoS) TLKM (Sell)
MNCN (Trading Buy) INDF (SoS)
ITMG (Trading Buy) ADRO (SoS)
BERITA PERUSAHAAN
Adaro bidik proyek railway di Kalteng
Selasa, 14/09/2010 16:56:46 WIBOleh: Yuda Prihantoro JAKARTA: PT Adaro Energy Tbk membidik pengerjaan railway, alias pembangunan rel kereta api, di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang nilai investasinya mencapai US$2,2 miliar.
"Kami sudah mengajukan proposal untuk tender railway itu. Saat ini tendernya masih jalan. Pengumuman pemenangnya tidak tahun ini," ujar Sekretaris Perusahaan Adaro Andre J. Mamuaya kepada Bisnis, sore ini.
Proyek railway tersebut diselenggarakan Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan merupakan proyek dengan skema public private partnership (PPP).
Meski demikian, Andre enggan menjelaskan lebih detail terkait dengan proyek tersebut dengan alasan masih dalam proses tender. Begitupun ketika ditanyai perihal darimana sumber pendanaan proyek tersebut jika Adaro menjadi pemenangnya.
Selain mengincar proyek railway, produsen batu bara tersebut juga tengah memproses dua tender proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), yakni PLTU Pemalang yang memiliki kapasitas 2x1.000 megawatt (MW) dan PLTU Kalimantan Selatan yang berkapasitas 2x100 MW.
"Pengumuman pemenang tender PLTU Pemalang, Oktober ini. Kalau untuk PLTU Kalsel pengumumannya kemungkinan sekitar awal tahun depan," jelas Andre.
Untuk tender PLTU Pemalang, Adaro menggandeng tiga perusahaan asing yakni Japan Power, CDF Suez, dan Itochu. Pada proyek tersebut Adaro merencanakan untuk memiliki saham sebesar 20%.
Adapun proyek PLTU Kalimantan Selatan, Adaro menggandeng mitra asal Jepang, Mitsui. Sayangnya, Andre pun enggan menjelaskan nilai investasi dari kedua proyek PLTU tersebut.
Jasa Marga investasi Rp500 miliar garap properti
Rabu, 15/09/2010 03:20:38 WIBOleh: Antara JAKARTA: PT Jasa Marga Tbk akan melakukan ekspansi di bidang properti melalui pengembangan kawasan di sekitar jalan tol dengan investasi sekitar Rp500 miliar.
"Kita berniat memperluas bisnis di sektor properti, membangun dan mengelola lahan di kawasan jalan tol," kata Direktur Keuangan Jasa Marga, Reynaldi Hermansjah, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, hari ini.
Untuk mewujudkan rencananya itu, Jasa Marga akan menggandeng perusahaan lain baik sesama BUMN ataupun perusahaan swasta.
"Kami menilai bisnis properti cukup menarik. Kami bisa bersinergi dengan perusahaan BUMN atau menggandeng swasta," ujar Reynaldi.
Direktur Utama Jasa Marga Frans Sunito menuturkan pihaknya kini sedang mengkaji beberapa perusahaan yang akan dilibatkan dalam mengembangkan bisnis properti tersebut.
Dia menyebutkan salah satu perusahaan yang disertakan dalam pengembangan kawasan di sekitar jalan tol adalah PT Pembangunan Perumahan Tbk. Meski begitu, Frans tidak merinci lebih lanjut berapa besar pembagian porsi saham kedua perusahaan itu.
Dia hanya menjelaskan selain properti, Jasa Marga juga akan mengembangkan jalur kabel optik di sepanjang jalan tol.
Di bisnis serat optik ini, Jasa Marga memaksimalkan lahan di sekitar jalan tol yang dikelola perusahaan. Untuk merealisasikan rencana tersebut, Jasa Marga akan menggandeng perusahaan jasa telekomunikasi.
"Kami masih melakukan seleksi melalui beauty contest untuk mencari calon mitra di bisnis serat optik," ujar Frans.
Pada Oktober 2010, Jasa Marga akan menerbitkan obligasi senilai Rp1,5 triliun.
Menurut dia, surat utang diterbitkan itu berjangka waktu 10 tahun senilai Rp1 triliun, dan bertenor 3 tahun senilai Rp500 miliar.
Selain untuk pengembangan bisnis properti, Jasa Marga akan menggunakan dana itu unutk membiayai kembali utang dengan total nilai Rp1 triliun.
Utang yang dilunasi itu meliputi kewajiban obligasi sebesar Rp650 miliar yang jatuh tempo pada akhir 2010, serta pinjaman bank sebesar Rp350 miliar.
Guna membantu penerbitan surat utang itu, Jasa Marga telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Bahana Securities penjamin emisi.
BERITA GLOBAL
Wall Street Ditutup Bervariasi
Dow Jones Industrial Average merosot 17,64 poin (0,17 persen) menjadi ditutup pada 10.526,49, sedangkan yang lebih luas indeks S&P 500 turun 0,80 poin (0,07 persen) menjadi mencapai 1.121,10 poin.
Namun, indeks teknologi Nasdaq menguat 4,06 poin (0,18 persen) menjadi 2.289,77.
Ketiga indeks diperdagangkan di wilayah negatif pada awal perdagangan, melayang-layang di sekitar garis datar sepanjang hari.
"Ini telah menjadi hari sangat fluktuatif," kata Lindsey Piegza analis pada FTN Financial.
"Kami mendapat beberapa angka penjualan ritel yang cukup bagus namun pasar tampaknya mengabaikannya, kami terkejut melihat itu."
Tepat sebelum bel pembukaan, departemen perdagangan merilis data yang menunjukkan penjualan ritel AS naik untuk kedua bulan berturut-turut pada Agustus, naik 0,4 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Warga Amerika mengeluarkan lebih pada makanan dan pakaian, tapi kurang pada mobil dan elektronik, katanya.
Angka ini sedikit lebih baik dari perkiraan sebagian besar ekonom, bergabung membunuh indikator ekonomi positif dalam beberapa pekan terakhir yang meningkatkan optimisme atas pemulihan ekonomi terbesar di dunia.
Tapi di Eropa, angka yang dikeluarkan pada Selasa menunjukkan kepercayaan investor Jerman merosot buruk pada September, menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat baru-baru ini mungkin melambat.
Pada Senin, Wall Street ditutup lebih tinggi karena para pedagang didorong dengan reformasi kunci bank global yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan bank dalam krisis serta data ekonomi yang kuat dari China.
Di antara saham terkemuka, pengecer elektronik Best Buy memperlihatkan sahamnya melambung hampir enam persen setelah melaporkan laba kuartalannya naik 61 persen, memukul ekpektasi dan juga mengangkat prospeknya.
Saham ban-bank terlihat menurun setelah kenaikan tajam pada Senin, menyusul berita tentang reformasi perbankan global, dengan saham Bank of America jatuh 1,9 persen, Wells Fargo turun 1,66 persen dan JP Morgan kehilangan hampir satu persen.
Sementara pasar obligasi sedikit naik.
Hasil pada obligasi Treasury 10-tahun AS turun menjadi 2,666 persen dari 2,741 persen pada Senin, sedangkan pada obligasi 30-tahun turun menjadi 3,786 persen dari 3,842 persen. Hasil dan harga obligasi bergerak dalam arah berlawanan.
Siap-Siap, Emas Bakal Sentuh USD2.400 per Ounce
Rabu, 15 September 2010 - 07:12 wib
Emas. Foto: Reuters
JAKARTA - Harga emas diproyeksikan bakal mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dari harganya sekarang ini, ke level USD2.400 per ounce dalam kurun waktu dua hingga lima tahun ke depan. Di mana hal ini akibat perkembangan kondisi global yang diproyeksikan bakal memburuk.
Wakil Presiden dan Analis PT Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere menuturkan kondisi global itu akan membuat investor beralih ke emas, dan akan membuat harga komoditas ini akan melejit. "Harga emas akan sebesar USD2.400 untuk dua hingga lima tahun," jelas Nico di kantornya, Jakarta belum lama ini.
Dia menjelaskan jika recovery ekonomi yang sekarang ini hanya bersifat semu. Sehingga, dunia akan masuk kepada resesi dan depresi yang lebih hebat lagi. Selanjutnya, bank sentral negara maju tak akan membiarkan itu dan mereka akan cetak uang lagi sehingga dunia akan dibanjiri uang. Lalu, nilai uang itu sendiri lambat laun akan menurun. Beda dengan emas yang konstan atau stabil.
"Waktu krisis Eropa pada Mei lalu, orang Jerman pindah ke emas, mereka beli emas dari Swiss dan Jerman. Ada capital outflow dari euro ke emas, ketika krisis pasti investor pindah ke emas," bebernya.
Seperti dilansir dari yahoofinance, pada perdagangan Senin (13/9/2010) emas berada pada level USD1.245,1 per ounce. Harga emas ini mengalami kenaikan dari pembukaan perdagangan yang berada pada level USD1.242,6 per ounce. Kisaran perdagangan harian ada dikisaran USD1.235,6-3.401,5 per ounce.
Harga Minyak Dunia Naik Turun
Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Oktober, merosot 39 sen menjadi 76,80 dolar per barel dari hari sebelumnya.
Sedangkan minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Oktober naik 13 sen menjadi 79,16 dolar per barel.
Pada Selasa pagi, departemen perdagangan merilis data yang menunjukkan angka penjualan ritel AS naik untuk kedua bulan berturut-turut pada Agustus, naik 0,4 persen menjadi 364 miliar dolar dibandingkan bulan sebelumnya.
Angka ini sedikit lebih baik daripada perkiraan kebanyakan ekonom.
"Kami memiliki beberapa data yang cukup bagus sehingga (penurunan harga) adalah sedikit mengejutkan," kata Jason Schenker dari Prestige Economics.
Kekhawatiran dipicu setelah penutupan jaringan pipa Enbridge Kamis lalu, yang membawa minyak mentah dari Kanada ke Amerika Serikat menyusul sebuah kebocoran, yang mendukung harga telah mereda, kata Schenker.
"Tekanan di sekitar harga terkait dengan itu (jaringan pipa) tampaknya telah berkurang," kata dia kepada AFP.
Jaringan pipa, yang membawa 670.000 barel per hari atau sepertiga dari ekspor minyak Kanada ke Amerika Serikat, tetap ditutup pada Senin.
Analis investasi Phillip Capital, Ong Yi Ling mengatakan, ia memperkirakan harga "rebound" cepat.
"Prospek ekonomi sekarang sedang terlihat dalam cahaya yang lebih positif," kata dia kepada AFP, mengatakan data industri China yang kuat serta keyakinan bahwa Amerika Serikat tidak akan tergelincir ke dalam resesi ganda (double-dip) adalah baik untuk harga minyak.
Amerika Serikat dan China merupakan dua negara yang mengkonsumsi energi terbesar di dunia.
Angka-angka resmi dirilis Sabtu, memperlihatkan output (produksi) industri China melaju cepat, naik 13,9 persen pada Agustus setelah 13,4 persen pada Juli.
Tuesday, 7 September 2010
REKOMENDASI TRADER by andre mahardika
IHSG masih akan terus melanjut ke 3300..
namun hati2 dng profit taking yang membayangi libur panjang ini...
sell saham dulu yang sudah profit.. simpan saham consumer good dan infrastructure.
TINS BUY 2350
saham TINS akan mengalami kenaikan apabila dapat menembus 2475...
maka arah tins selanjutnya adalah 2600...
pantau saham ini..
INDF menuju ke 5300
kemaren indf berhasil close di harga 4850..
maka indf akan ke level selanjutnya ke harga 5300 namun jika kita buy sekarang saya rasa kurang tepat karena kenaikan Indf cukup sigkifikan kemaren masih ada kemungkinan koreksi ke 4750.
BHIT akan ke 131..
saham ini masih akan melanjut ke 131..
namun apabila tidak dapat menembus level 127 langsung sell aja...
karena bila tidak dapat menembus 127 saham ini akan ada pembalikkan arah ke 118
ETRADING SECURITEIS
Market Prediction
IHSG pada hari Senin (6/9) ditutup di level tertinggi di 3217 atau menguat 52 point (+1.67%) dengan saham yang menjadi penggerak utama adalah ASII, INDF, EMTK, IDKM, dan beberapa saham–saham blue chip lainnya, asing tercatat melakukan net buy sebesar 1,087 milliar dan jika kita lihat dari IHSG pada hari senin, IHSG telah menembus resistance di kisaran level 3164 dan ditutup di kisaran resistance 2 di level 3212, pada hari ini IHSG bergerak di kisaran 3212 – 3241 dengan saham2 yang dapat diperhatikan antara lain INDF, HMSP, UNTR dan PTBA
News & Analysis
ISAT : Indosat dan Anak Usahanya Lunasi Utang
WIKA : Jajaki Proyek di Papua Nugini
ASII : Honda Perlebar Jarak dengan Yamaha
TLKM : Trafik Flexi Diprediksi Melonjak 30%
Economic & Strategy
Uang Beredar Capai Rp 302 Triliun
RI Butuh Investasi Listrik US$ 9,739 Miliar di 2011
Chart in Focus
BRAU (BoW) LSIP (Trading Buy)
MNCN (Trading Buy) TINS (Trading Buy)
BRPT (Trading Buy) UNTR (Trading Sell)
Monday, 6 September 2010
YP peringkat 3
50 Sekuritas Terbaik Di Indonesia
February 16, 2010 — pinkyanggaPada postingan-postingan saya sebelumnya, telah tersirat bahwa saham adalah salah satu instrumen investasi yang sangat menjanjikan untuk masa depan. Dan apabila anda benar-benar tertarik untuk berinvestasi saham, maka langkah pertama yang harus anda lakukan adalah belajar Belajar mengenai seluk beluk investasi saham, belajar mengenai tips dan triknya, dan seterusnya. Namun satu hal yang harus para investor pelajari adalah sekuritas yang akan kita pilih dan gunakan dalam menginvestasikan dana kita pada dunia saham.
Secara definisi, sekuritas bisa diartikan sebagai perusahaan efek yang diberi kepercayaan oleh KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) untuk berlaku sebagai perantara antara investor dengan bursa efek indonesia dalam melakukan berbagai macam transaksi investasi seperti jual beli saham, bonds, mutual fund, dan yang lainnya. Nah, menurut data pemeringkatan yang dilakukan oleh majalah investor baru-baru ini, ada sebanyak 50 sekuritas yang dianggap terbaik di Indonesia. Pemeringkatan ini mengacu pada berbagai macam kriteria seperti pendapatan dan laba, ROA (Return of Assets), ROE (Return of Equity), maupun NPM (Net Profit Margin). Berdasarkan indikator-indikator itu, terpilihlah 50 perusahaan efek (sekuritas) terbaik 2009 di Indonesia, berikut adalah data lengkapnya :
1. KI Ciptadana Securities
2. OD Danareksa Sekuritas
3. YP Etrading Securities
4. CC Mandiri Sekuritas
5. ZP Kim Eng Securities
6. CS Credit Suisse Securities Indonesia
7. KZ CLSA Indonesia
8. DB Deutsche Securities Indonesia
9. ML Merrill Lynch Indonesia
10. DX Bahana Securities
11. GR Panin Sekuritas Tbk
12. DH Sinarmas Sekuritas
13. BK JP Morgan Securities Indonesia
14. KK Phillip Securities Indonesia
15. CP Valbury Asia Securities
16. FS AM Capital Indonesia
17. BZ Batavia Prosperindo Sekuritas
18. AK UBS Securities Indonesia
19. IP Asajaya Indosurya Securities
20. AI UOB Kay Hian Securities
21. YJ Lautandhana Securindo
22. PI E-Capital Securities
23. KS Kresna Graha Sekurindo Tbk.
24. DR OSK Nusadana Securities Indonesia
25. EP Bhakti Securities
26. BW BNP Paribas Securities Indonesia
27. LG Trimegah Securities Tbk
28. AF Harita Kencana Securities
29. NI BNI Securities
30. LS Reliance Securities Tbk
31. TF Universal Broker Indonesia
32. MI Victoria Sekuritas
33. CM Optima Kharya Capital Securities
34. PG Panca Global Securities
35. AP Pacific Capital
36. SH Artha Securities Indonesia
37. PD Indo Premier Securities
38. XC Primasia Securities
39. TX Dhanawibawa Arthacemerlang
40. LK Recapital Securities
41. HD HD Capital Tbk
42. MG Semesta Indovest
43. PF Danasakti Securities
44. QA Prime Capital Securities
45. II Danatama Makmur
46. TP Transpacific Securindo
47. RO NISP Sekuritas
48. CD Mega Capital Indonesia
49. EL Evergreen Capital
50. MU Minna Padi Investama